Back to Kompasiana
Artikel

Agrobisnis

Sutrimo

Ketua Kelompok Multiagro Makmur Jenggawah

[Klarifikasi] Kemitraan Cabai Dengan Indofood

REP | 05 March 2012 | 13:57 Dibaca: 849   Komentar: 9   1

Kami atas nama pengurus dan petani anggota kelompok  yang bernaung di Kelompok Binamitra Usaha Tani Multiagro Makmur Jenggawah ingin mengklarifikasi tentang komentar dari saudara Yayok yang ditulis di Kompasiana pada tanggal 03 March 2012 | 01:03 tentang kemitraan Kelompok Tani Cabe di Jember  dengan PT. Indofood CBP Sukses makmur.

Multiagro Makmur Jenggawah adalah salah satu kelompok  tani cabe yang berada di Jember yang sejak tahun 2009 telah menjalin hubungan kerjasama kemitraan budidaya cabe dengan PT. Indofood CBP Sukses Makmur. Dalam rangka  meningkatkan kualitas kemitraan, terutama upaya peningkatan pengetahuan para petani, maka pada awal  Oktober 2011, dangan didasari latar belakang pengetahuan yang kami aggap sangat cukup dan mempunyai misi yang sama dengan para petani lain maka bergabunglah sdr. Yayok dikelompok kami.  Akan tetapi karena satu dan lain hal,  sdr. Yayok  tidak lagi mendampingi dan bergabung dengan kelompok kami sejak awal  bulan Februari 2012, dan untuk selanjutnya sudah tidak terlibat secara langsung terhadap kebijakan - kebijakan yang  ada  di kelompok. Sehingga apapun yang  sdr. Yayok  lakukan  tidak bisa mewakili / merepresentasikan kepentingan atas nama  kelompok kami.

Seperti halnya dalam tulisan dari  sdr Yayok di Kompasiana tanggal 3 maret 2012 tersebut, tentang kemitraan PT. Indofood dengan petani cabe diJember.

Kami tidak melarang saudara Yayok memberi saran ataupun memberi informasi kepada siapapun, asal semua itu benar adanya.  Meskipun seandainya maksudya baik, namun apabila disampaikan dengan cara yang tidak baik dan tidak benar akan menjadi masalah.  Saya minta saudara yayok  bisa membuktikan  kebenaran  pernyataan-pernyataan yang anda tulis. Kami tidak bisa terima kalau keharmonisan kelompok kami yang selama ini sudah kami bina menjadi berantakan karena informasi yang anda sampaikan tidak benar adanya.

Dalam kerjasama kemitraan ini, Indofood memberikan pinjaman permodalan tanpa bunga untuk petani dalam budidaya tanaman cabai besar  melalui kelompok kami dalam bentuk sarana produksi, dengan harapan bisa menjadi stimulan petani dalam mengembangkan usaha kemitraannya. Sistem pengembaliannya pun dilakukan secara bertahap setelah petani mulai panen dan dibeli kembali oleh Indofood dengan harga yang sesuai kontrak perjanjian. Dalam hal ini kedua belah pihak baik petani maupun Indofood sama sekali tidak dirugikan, tidak seperti apa yang diungkapkan oleh sdr. Yayok didalam tulisannya tersebut.

Kami yakin pada  petani-petani anggota kelompok kami sudah memahami arti dari kemitraan, dimana mereka harus bisa menjaga komitmen, yang tidak akan memasukkan hasil panen tetangganya pada saat harga dipasar lebih murah dari harga kontrak, dan sebaliknya tidak akan menjual hasil panen kepasar pada saat harga mahal seperti yang disampaikan sdr Yayok.

Pada prinsipnya kelompok kami masih memegang teguh konsep-konsep kemitraan yang sudah dituangkan dalam perjanjian kontrak kerjasama dengan PT. Indofood CBP Sukses Makmur yang sudah ditandatangani pengurus kelompok pada tanggal 06 Desember 2011, dan apabila ada perubahan-perubahan kebijakan tentang kemitraan, kami selalu mendiskusikan dan bermusyawarah, bukan secara individu.

Ketua Kelompok Multiagro Agricultura Jenggawah

Sutrimo

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Forest Mind: Menikmati Lukisan di Tengah …

Didik Djunaedi | | 22 October 2014 | 22:20

Happy Birthday Kompasiana …

Syukri Muhammad Syu... | | 22 October 2014 | 18:24

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Ngaku Kompasianer Langsung Diterima Kerja …

Novaly Rushans | | 22 October 2014 | 07:36

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 8 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 8 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 9 jam lalu

MH370 Hampir Pasti akan Ditemukan …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Waspada Scammer di Linkedin, Temanku Salah …

Fey Down | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | 12 jam lalu

Apakah Arti Nama Mobil (Idaman) Anda? …

Irawan | 13 jam lalu

Belajar Tertib Itu Mudah (Episode Piring …

Yuni Astuti | 13 jam lalu

Forest Mind: Menikmati Lukisan di Tengah …

Didik Djunaedi | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: