Back to Kompasiana
Artikel

Agrobisnis

Welly Yusup

Mahasiswa mercubuana tekhnik industri 21 meruya ,jakarta bekerja di PT COLORPAK INDONESIA Tbk, as Staff Produksi. " selengkapnya

Perkawinan silang

REP | 13 April 2013 | 07:55 Dibaca: 151   Komentar: 0   0

Teori perkawinan silang dikemukakan pertama kali oleh Gregor mendel (1822-1884).Mendel adalah seorang rahib Austria disebuah biara kecil kota Brun. pada tahun 1857 mulailah mengadakan penelitian dengan mengadakan perkawinan silang beberapa jenis tanaman ercis ( Pisum sativum ) selama kurang lebih tujuh tahun mengadakan pengamatan dan penelitian secara seksama, pada tahun 1865 ia membawa hasil percobaannya pada pertemuan para ahli ilmu pengetahuan alam.dan pada tahun 1866 hasil penelitian Mendel dicetak dan disebarluaskan oleh dewan pakar tersebut ke perpustakaan di Eropa dan Amerika akan tetapi pada masa itu abat ke-19 tak seorangpun menghargai penemuan Mendel ini yang dianggap terlalu sepele materi yang diteliti. Baru pada abat ke-20 sekitar th 1900an setelah beberapa ahli Biologi diantaranya De vries dari belanda, Tschermak dari Austria yang bekerja sendiri-sendiri di negaranya masing-masing mengkui kebenaran dari teori Mendel  dan menyatakan Gregor Mendel sebagai bapak Genetika.

Perkawinan silang di sebut juga pembastaran.perkawinan silang antara berbagai jenis spesies pada setiap tanaman  bias di sebut Hibridisasi. Hibridasi mempunyai tujuan untuk memperoleh organisme dengan sifat-sifat yang diinginkan dan dapat berfariasi jenisnya. Pada peristiwa hibridisasi akan memperoleh kombinasi genetikyang diperoleh melalui persilangan dua atau lebih tetua yang berbeda genotipnya.di dalam hibridasi biasa di lakukan dengan Emaskulasi atau sering disebut kastrasi.

Kastrasi merupakan pengambilan tepung sari pada kelamin jantan agar tidak terjadi penyerbukan sendiri. Dalam proses pengam,bilan tepung sari tersebut dilakukan pada saat sebelum kepala putik masak agar lebih menjaga dan memperkecil kemungkinan terjadinya penyerbukan. Kastrasi berfungsi agar tanaman dapat lebih menghasilkan ke pertumbuhan vegetatif (penguatan batang yang lebih besar) dan juga untuk merangsang pembentukan bunga betina yang sempurna. Munculnya bunga jantan pada tandan bunga berkisar antara 6-12 hari. Kastrasi dilakukan setiap hari sesuai dengan kemunculan jantan. Ada beberapa cara untuk melakukan kastrasi yaitu dengan menggunakan pompa pengisap, perlakuan dengan alkohol, dan secara manual dengan menggunakan pinset.

teknik - teknik kastrasi dalam pemuliaan tanaman adalah sebagai berikut:

  1. Forching methode : di lakukan dengan cara menghilangkan benang sari dengan membuka katup bunga yang masih menutup dengan paksa.
  2. Bagging methode : di lakukan dengan cara menyelubungi bunga sehingga menjadi panas agar membuka.
  3. Clipping Methode : di lakukan dengan cara menggunting ujung katup bunga ( tinggal putik saja )
  4. Hot water treatment : di lakukan dengan cara Bunga diletakkan di atas air panas sampai membuka
  5. Blowing methode : di lakukan dengan cara Bunga dibungkus kemudian dipanaskan sehingga membuka.
  6. Sucking Methode : di lakukan dengan cara Pujuk bunga dipotong kemudian benang sari di ambil degan pompa penghisap.

Persilangan guna mendapatkan bibit unggul pada tanaman pada hakikatnya bertujuan mengumpulkan sifat-sifat baik dari dua individu yang sejenis,seperti tahan terhadap penyakit,produktivitas yang tinggi,dan memiliki mutu dan kualitas yang baik. Bibit unggul tanaman adalah bibit tanaman yang memiliki kualitas yang lebih baik di bandingkan tanaman lainnya.

macam-macam persilangan sesuai dengan hubungan kekeluargaan tanaman yang akan di silangkan :  

1. Intervarietal.intervarietal merupakan persilangan antara tanaman-tanaman yang berasal dari varietas yang berbeda tetapi masih dalam spesies yang sama. Intervarietal Juga disebut persilangan  Intraspesifik.

2. Interspesifik .interspesifik merupakan persilangan dari tanaman-tanaman yang berbeda spesies tetapi  masih dalam genus yang sama. Juga disebut persilangan Intragenerik. Persilangan ini dilakukan untuk maksud memindahkan daya ressistensi terhadap  hama, penyakit dan kekeringan dari suatu spesies ke lain spesies. Misal : tomat, tebu

3. Intergenerik.intergenerik merupakan persilangan antara tanaman-tanaman dari generasi yang berbeda.Persilangan ini dilakukan untuk menstransfer daya resisten hama,penyakit dan  kekeringan dari genera-genera yang masih liar ke genera-genera yang sudah  dibudidayakan.Misal tebu dan glagah ,lobak dank obis.

4. Introgresive. pada tipe persilangan ini salah satu spesies seolah-olah sifatnya  mendominir sifat-sifat spesies yang lain sehingga populasi hybrid yang  terbentuk seolah-olah hanya terdiri atas satu jenis spesies yang mendominir  tersebut.

Durian basemah salah satu contoh tanaman hasil perkawinan silang antara durian lokal di pagaralam – Sumatra selatan.ciri durian basemah ini berbuah lebat dengan daging buah lebih tebal dan manis di bandingkan durian local lainnya.waktu untuk berbuahnyapun relative singkat,yaitu 3 tahun sampai 4 tahun.dengan fakta itu,kelebihannyapun terlihat dan memberikan dampak positif bagi para petani durian sekitar.( Welly yusup )

Sumber ;

http://boluhjie.blogspot.com/2009/03/manfaat-bioteknologi-dalam-bidang.html

http://blog.ub.ac.id/fitafitriya/2012/06/26/laporan-hibridisasi/

http://blog.ub.ac.id/wiranata/2012/06/17/hibridisasi-2/

http://industri21welly.blogspot.com/2013/01/perkawinan-silang-tanaman.html

http://diaadriansyah4.blogspot.com/2010/01/tanaman-durian-dari-perkawinan-silang-3.html

sumber gambar;

http://www.floristdijakarta.com/2011_06_01_archive.html

Tags: penghijauan

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 8 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 12 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 13 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 11 jam lalu

Wakatobi, Potongan Surga yang Jatuh ke Bumi …

Arif Rahman | 11 jam lalu

Danau Poso, Keelokannya Melahirkan Rindu …

Jafar G Bua | 12 jam lalu

Politik Saling Sandera …

Salman Darwis | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: