Back to Kompasiana
Artikel

Agrobisnis

Opa Chiyo

Hobi menulis, dengan menulis walau jauh terdampar di negara lain tapi masih tetap bisa berbagi selengkapnya

Mengapa Pohon Kurma Buahnya Tidak Masak Jika Ditanam Di Indonesia

OPINI | 24 August 2013 | 01:47 Dibaca: 2724   Komentar: 7   3

Mengapa Pohon Kurma Buahnya Tidak Masak Jika Ditanam Di Indonesia

Oleh: Opa Chiyo TKI di Manca Negara

Umumnya kalau sudah bulan Agustus pohon pohon kurma di Negara Negara Timur Tengah sudah mulai di panen. Buah kurma adalah sejenis buah buahan yang hanya bisa masak buahnya di negara negara yang suhunya berkisar diantara 40 hingga 50 derjad celcius. Itulah sebabnya kalau di Indonesia Kurma ini bisa tumbuh dan bisa berbuah, tapi sayangnya buahnya agak sulit untuk masak.

Ini bisa dijelaskan menurut pengalaman pribadi yang berawal dari tahun 1998.

Flash back ke tahun 1998. Pada saat itu awal pertama saya menginjakan kaki di Qatar. Kami sekeluarga berjumlah 6 orang ditempatkan pada sebuah Villa yang hanya berjarak 10 menit dengan Bandara International Qatar. Didepan rumah terdapat sebatang pohon kurma. Maklumlah karena masih baru di Qatar maka rasa kepingin tahu akan pohon Kurma begitu tingginya. Walaupun saya bukanlah alumni sarjana pertanian, tapi gayanya dan rasa curiously sudah seperti calon doktoral S3 IPB Bogor layaknya, itu bisa dilakoni karena sewaktu masih kuliah dulu, setiap hari saya berteman dengan Mahasiswa/I Pertanian dan setiap hari lewat di Laboratorium Pertanian, Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh.

Bermodalkan hal tersebut saya mencoba untuk melakukan personal research, mengapa Kurma sulit buahnya masak di Indonesia. Dari hasil penelitian tersebut saya bisa membuatkan tesis sederhana sebagai berikut yaitu:

1. Pohon kurma tersebut tumbuh didepan rumah

2. Rumahnya menghadap ke Timur, dimana setiap hari Matahari terbit dari Timur dan terbenam ke Barat.

3. Temperature pada bulan Mei, Juni, Juli dan Agustus adalah berkisar 40 hingga 50 derjad celcius

4. Sewaktu panen, buah yang disebelah Timur sudah Masak, tapi yang disebelah Barat belum masak

5. Buah yang disebelah Barat masih mentah, padahal temperatur cukup tinggi yaitu 40 ~ 50 derjad

6. Layaknya ibarat seorang calon doktoral pertanian, maka saya lakukan field research dan ternyata jawabanya mudah yaitu

7. Karena villa yang saya tempati adalah dua lantai, dan pohon kurma tumbuh didepan rumah

8. Rupanya pohon kurma tersebut buahnya terlindung oleh villa, maka buah yang tidak kena sengatan matahari buahnya tidak masak

9. Walaupun mungkin tidak bisa dibuat sebagai GENERALISASI, tapi sekali lagi ibarat seorang calon doktoral Pertanian yang lulus sidang cumlaude, maka saya simpulkan

10. Walaupun di Qatar, kalau buah kurma tidak mendapat sinar matahari yang cukup maka sulit bagi buah kurma akan masak buahnya

11. Apalagi kalau kurma tumbuh di Indonesia yang suhunya hanya maksimum 32 dejad celcius, apalagi kalau sampai diguyur hujan

12. Itulah sebabnya Kurma buahnya sulit menjadi matang, karena diguyur hujan dan juga panas sinar mataharinya tidak cukup untuk terjadinya proses yang dibutuhkan untuk membuat buah kurma di Indonesia bisa matang.

1377302302210686670

Pohon kurma lagi berbuah subur di musim panas di Qatar

13773024521402810034

Pohon kurma lagi berbuah subur di musim panas di Qatar

13773025451520390814

Pohon kurma lagi berbuah subur di musim panas di Qatar

1377302635853867567

Pohon kurma lagi berbuah subur di musim panas di Qatar

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Kasus PR Habibi, ketika Guru Salah Konsep …

Erwin Alwazir | 12 jam lalu

Abraham Lunggana, Ahok, Messi, dan Pepe …

Susy Haryawan | 13 jam lalu

Tentang 6 x 4 …

Septin Puji Astuti | 14 jam lalu

Jokowi dan Kutukan Politik …

Angin Dirantai | 15 jam lalu

PPP dan Kudeta Marwah …

Malaka Ramadhan | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 8 jam lalu

(H-16) Jelang Piala Asia U-19 : Uzbekistan …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Pingin Body Kayak Artis …

Ifani | 8 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Diari Santri: #7 Tamu Misterius …

Syrosmien | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: