Back to Kompasiana
Artikel

Bisnis

Dwikorahardo Histiajid

Saya bukan orang pintar dan bukanlah seorang penulis, namun ijinkanlah saya untuk belajar menulis. Saya selengkapnya

Perdagangan Berjangka Komoditi

OPINI | 16 March 2010 | 05:55 Dibaca: 2496   Komentar: 0   0

Perdagangan Berjangka Komoditi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan jual / beli dengan penyerahan kemudian (atau tanpa penyerahan kemudian), berdasarkan Kontrak Berjangka dan Opsi atas Kontrak Berjangka.

 

Kontrak Berjangka merupakan bentuk kontrak yang standar, untuk membeli atau menjual komoditi dalam; jumlah, mutu, jenis, tempat dan waktu penyerahan di kemudian hari, yang telah ditetaokan oleh bursa.

 

Kontrak Berjangka yang diperdagangkan:

1. Forex.

 

Pasar forex (foreign exchange) / pasar uang adalah merupakan suatu bentuk perdagangan valuta asing, yang melibatkan pasar-pasar uang utama dunia, yaitu; Tokyo, London dan New York selama 24 jam secara berkesinambungan dengan sistem kontrak gulir.

 

2. Stodex.

Stodex (Stock Index) Futures adalah perdagangan Index Saham Berjangka / berkala (asing), seperti; Nikkei – Jepang (Nikket 225), Hang Seng – Hongkong Kospi – Korea (Kospi 200), Dow Jones, Mini S&P 500 dan Mini Nasdaq, yang didasarkan atas rata-rata harga saham unggulan (bluechip), yang diperdagangkan di Bursa Saham.

 

3. Hard Commodity.

Perdagangan Berjangka Hard Commodity merupakan perdagangan kontrak berjangka komoditi tambang dengan penyerahan atau tanpa penyerahan di kemudian hari, seperti; minyak OPEC dan emas, dalam bentuk Kontrak Gulir dan Kontrak Index.

 

4. CFD

CFD (Contract for Difference) adalah suatu bentuk instrumen finansial bagi para investor yang tertarik berdagang efek-efek utama, index-index dan komoditas.

CFD adalah instrumen derivatif yang diperdagangkan dengan menggunakan margin. Dengan demikian, kinerja ekonomi produk dasar tanpa kompleksitas berdagang barang secara fisik. Hal ini memberi kesempatan kepada spekulan dan investor untuk berpartisipasi dalam pergerakan pasar tanpa harus memiliki saham tersebut.

 

Peserta Perdagangan Berjangka:

 

  1. Pedagang Berjangka
  2. Pialang Berjangka
  3. Hedger (Produsen/Konsumen)
  4. Individu
  5. Dan lain-lain

 

Keunggulan Produk Berjangka:

1. Safe

 

Aman, karena dana nasabah disimpan dalam rekening terpisah di Bank yang ditunjuk, yang disebut sebagai “Segregated Account”, yang disetujui oleh BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi).

 

2. Online Trading

Transaksi, status rekening, berita dan data analisa teknikal dapat diakses setiap hari, setiap saat, dari mana saja.

 

3. Daily Report

Laporan setiap hari untuk transaksi konvensional.

 

4. High Liqudity

Dana dapat ditarik sewaktu-waktu, setiap saat, pada hari itu juga, asalkan masih dibawah jam 12.00 (aturan kinerja Bank). Jika di atas jam 12.00, maka dana baru akan sampai ke rekening nasabah keesokan harinya (H+1).

5. Flexible

Kemudahan dalam prosedur pembukaan rekening maupun penarikan dana.*

 

 

Sumber: mifx

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Australia Jawara Piala Asia 2015 …

Achmad Suwefi | | 31 January 2015 | 18:50

Penyimpangan Perilaku Penyelenggara Siaran …

Budiyanto | | 31 January 2015 | 16:50

Inspirasi, Imajinasi, dan Referensi Dalam …

Ryan M. | | 31 January 2015 | 20:03

Di Indonesia Olah Raga Masih Dianggap …

Den Bhaghoese | | 31 January 2015 | 15:40

Menyantap Roti di Gudang Rottie …

Ariesa Putris | | 31 January 2015 | 15:27


TRENDING ARTICLES

Titik Temu, Catatan Kritis untuk Mata Najwa …

Mahi Baswati | 12 jam lalu

Siapa Adu Domba Jokowi dan Megawati? …

Nusantara Link | 13 jam lalu

Menyorot Sisi Humanitas Kisruh Sawito, Samad …

Nararya | 14 jam lalu

Abraham Samad di Ujung Tanduk …

Inesya Sisca | 14 jam lalu

Niat Jokowi Tidak Akan Torehkan Cacat …

Den Bhaghoese | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: