Back to Kompasiana
Artikel

Bisnis

Iast Wiastuti

Mengembangkan 12 destinasi pesisir Jakarta Utara demi terciptanya kesejahteraan masyarakat, meningkatkan perekonomian, menghapuskan kemiskinan

Kantor Kelurahan yang Punya Peternakan Cacing Kosmetik

REP | 18 October 2010 | 17:31 Dibaca: 504   Komentar: 0   0

sourcewisatapesisir.comANCOL - Dalam rangka memperdayakan perekonomian masyarakat, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademanagan, mengembangkan pembibitan cacing lumbricus rubellus atau yang lebih dikenal dengan cacing tanah merah untuk bahan baku kosmetik dan obat. Tak pelak, ratusan cacing itu sudah satu bulan ini dibibit dengan menggunakan kandang yang diletakkan di belakang Kantor Kelurahan Ancol.

“Pembibitan cacing ini baru berjalan satu bulan ini yang diambil dari Lembang, Bandung. Nantinya, cacing ini kami akan dikembangbiakkan selama tiga bulan sebelum dipasarkan sebagai bahan pembuatan kosmetik maupun obat. Pasalnya, permintaan di pasar cukup tinggi dengan harga satu kilonya sekitar Rp 250 ribu,” kata Freddy Setiawan, Lurah Ancol, Jumat (15/10/2010) siang.

Ia menuturkan, pembibitan terhadap cacing ini tidak rumit dan beresiko, selain rentan waktu pemeliharaannya cukup singkat hanya membutuhkan waktu tiga bulan. “Nanti setelah dewasa ukurannya mencapai 10-20 cm, kemudian dikembangbiakkan sebelum dilempar ke pasar,”
katanya.

Tak hanya sebagai bahan baku kosmetik dan obat saja, masih kata Freddy, namun juga ada yang digunakan sebagai pupuk tanaman. “Pembibitan cacing tersebut, kami bagi menjadi dua kelompok yaitu untuk kosmetik dan obat serta pupuk tanaman,” kata Fredy.

Lebih lanjut diungkapkannya, untuk menyesuaikan kondisi alam di Ancol, rumah kompos cacing tersebut dibangun semi permanen yang dibagi dalam tiga sekat. Rumah kompos ini, sambungnya, harus tertutup dengan matahari karena cacing tersebut baik dalam suhu yang lembab  namun sedikit terbuka.
Untuk pakannya, cacing ini diberi ampas tahu, sayur, buah ataupun serat kayu.

Ia menjelaskan, pengembangbiakan ini merupakan kerjasama dengan Indonesia Power. Saat ini, baru pihak kelurahan yang mengelolanya dengan melibatkan pemuda karang taruna. “Tiga bulan kemudian akan digulirkan kepada masyarakat,”katanya.

Rencananya setiap RW akan mengembangbiakan ternak cacing ini. Pihak Indonesia Tower sendiri bersedia menyiapkan segala sarana prasarana yang dibutuhkan, hingga menyiapkan tenaga ahli untuk memberikan keterampilan kepada warga Ancol. “Pengembangbiakan cacing lumbrikus rubillus ini baru pertamakali dilakukan di DKI Jakarta. Dan rencananya akan menjadi pilot projek,” katanya.

Sedangkan untuk pemasarannya, sambung Freddy, kerjasama akan dibina kepada perusahaan kosmetik terkenal seperti Mustika Ratu ataupun Sari Ayu. “Dan nanti untuk tahap awal ini, para pemuda karang taruna tersebut akan mempresentasikan pembiakan ini pada warga Ancol,” katanya.

Sedangkan untuk dipasarkan sebagai obat, pihaknya bakal bekerja sama pada gerai-gerai toko obat seperti di Pasar Mangga Dua ataupun Toko Obat Cina Shinshe. Bukan hanya dalam negeri saja yang akan dipasarkan tetapi akan merambah ke luar negeri. “Bahkan kami juga akan memasarkannya melalui jaringan internet. Diharapkan dengan adanya peternakan cacing ini dapat membantu perekonomian warga Ancol,” tandasnya.(Iast)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah 5 Butir Penting Putusan MK atas …

Rullysyah | | 21 August 2014 | 17:49

MK Nilai Alat Bukti dari Kotak Suara …

Politik14 | | 21 August 2014 | 15:12

Sharing Profesi Berbagi Inspirasi ke Siswa …

Wardah Fajri | | 21 August 2014 | 20:12

Meriahnya Kirab Seni Pembukaan @FKY26 …

Arif L Hakim | | 21 August 2014 | 11:20

Haruskah Semua Pihak Menerima Putusan MK? …

Kompasiana | | 21 August 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Dear Pak Prabowo, Would You be Our Hero? …

Dewi Meisari Haryan... | 13 jam lalu

Kereta Kuda Arjuna Tak Gentar Melawan Water …

Jonatan Sara | 14 jam lalu

Dahlan Iskan, “Minggir Dulu Mas, Ada …

Ina Purmini | 15 jam lalu

Intip-intip Pesaing Timnas U-19: Uzbekistan …

Achmad Suwefi | 17 jam lalu

Saya yang Memburu Dahlan Iskan! …

Poempida Hidayatull... | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: