Back to Kompasiana
Artikel

Bisnis

Josuateacher

It is not enough to be very good, if you have the ability to be selengkapnya

Puisi Untuk Tikus-Tikus Kantor

REP | 05 January 2012 | 05:26 Dibaca: 954   Komentar: 2   0

13256950531532374305

PUISI UNTUK TIKUS-TIKUS KANTOR

tikus-tikus kantor…

dimana saja engkau bekerja…

bertobatlah…

bukan begitu caranya…

mancari nafkah…

mendapat segenggam berlian…

dengan cara yang gampang…

dosa kau tak pandang lagi…

memang engkau rajin beribadah…

tapi kelakuanmu sungguh memalukan

dan tak pantas untuk ditiru…

setan pun sampai geleng-geleng kepala melihat aksimu…

tikus-tikus kantor…dimana saja engkau bekerja…

uang memang bisa beli segalanya…

tapi uang  janganlah menjadi segalanya bagimu…

uang menjadi tuhanmu yang baru

dan engkau rela menjadi hambanya…

sungguh terlalu…

engkau haus akan kedudukan…

silahkan…

ambil saja…

engkau ambisius dengan jabatan

silahkan…

ambil saja…

engkau ngotot dengan kuasa

silahkan…

ambil saja…

sampai engkau mabuk dan lupa daratan…

merasa di awan-awan

silahkan…

tapi jangan sampai…

mengorbankan teman-temanmu…

tak memandang mereka lagi…

yang ada hanya engkau dan dirimu sendiri…

sungguh engkau ini manusia egois dan tamak…

tikus-tikus kantor…dimanapun engkau bekerja…

aku muak melihat aksimu…

aku mual melihat sepak terjangmu…

seolah tiada lawan…

engkau berdoa memohon berkat dariNya…

tapi kelakuanmu sungguh bejat

kolusi, korupsi, nepotisme…

engkau mencuri KemuliaanNya…

tapi engkau tidak sadar…

bagaimana mungkin…

engkau mengasihi Yang Agung…

tapi sibuk menusuki dari belakang teman-temanmu sendiri…

ibadahmu adalah dusta!

Dan kiranya Ia menampar engkau dengan kesusahan…

sebagai tuaian dari apa yang kau tabur

untuk sesamamu…

tikus-tikus kantor…dimana saja kau bekerja…

lakukan apa saja yang kau anggap perlu…

jilatlah sampai bersih…

tapi jangan menjilat aku…

kau boleh tusuk aku dari belakang…

tapi aku tak akan mati…

kuat kuasaku hanya DariNya saja…

kalaupun IA mengijinkan aku jatuh…

IA juga nanti yang akan mengangkat aku…

aku tak akan memakai cara-caramu yang kotor itu…

tikus-tikus kantor…dimanapun engkau berada…

bertobatlah…

takutlah akan DIA!

kiranya puisi ini

sadarkanmu

itu sudah…

@jm060611.1900.

BIG GBU!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Peternakan Nyamuk di Loka Litbang …

Nurlaila Yusuf | | 18 December 2014 | 14:47

Meteorisme, Penyakit Hitler yang …

Gustaaf Kusno | | 18 December 2014 | 12:20

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35

Rangkuman Foto: Menyusuri Monumen Penting di …

Bisurjadi | | 18 December 2014 | 14:42

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Seleb yang Satu Ini Sepertinya Belum Layak …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

Konyolnya Dokumen Hoax Kementerian BUMN Ini …

Gatot Swandito | 9 jam lalu

Menyoal Boleh Tidaknya Ucapkan “Selamat …

Dihar Dakir | 10 jam lalu

Presiden Jokowi Mesti Kita Nasehati …

Thamrin Sonata | 12 jam lalu

Pilot Cantik, Menawan, dan Berhijab …

Axtea 99 | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: