Back to Kompasiana
Artikel

Bisnis

I Made Arimbawa

http://madecerik.wordpress.com

Kerjasama Operasional, Solusi Implementasi SIMRS & Revenue Center Bagi Rumah Sakit

OPINI | 20 March 2012 | 20:39 Dibaca: 432   Komentar: 0   0

Tanggal 28 Oktober 2009, UU Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit disahkan oleh Presiden. Pada Pasal 52 (1) disebutkan “Setiap Rumah Sakit wajib melakukan pencatatan dan pelaporan tentang semua kegiatan penyelenggaraan Rumah Sakit dalam bentuk Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit”. SIMRS (RSUD & RS Swasta) yang dimaksud berbeda dengan konsep Billing System, karena yag diperlukan adalah sistem teknologi informasi (hardware, software, brainware) yang mampu mengintegrasikan seluruh bagian dan sumber daya di rumah sakit bukan hanya di bagian Billing saja. Rumah Sakit adalah organisasi sosio-ekonomi yang komplek, sehingga sistem yang dikembangkan harus mampu mencakup masalah rekam medis, pelayanan medis, penunjang medis, keperawatan, keuangan, logistik medis/non medis dan bagian-bagian lain yang ada di rumah sakit. Kebijakan yang dijalankan oleh Rumah Sakit juga sangat dinamis bergantung dari peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan baik dari Kementrian Kesehatan, Kementrian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah maupun pihak Yayasan jika kepemilikan Rumah Sakit oleh Yayasan.

Kompleksitas kebijakan dan karakteristik RS tersebut tentunya berpengaruh terhadap kebutuhan SIMRS. Salah satu solusi untuk mengembangkan SIMRS adalah dalam bentuk Kerjasama Operasional (KSO) atau Build Operational Transfer (BOT). Menurut PSAK no 39, KSO merupakan bentuk kerjasama antara 2 belah pihak atau lebih dimana masing-masing pihak sepakat untuk melakukan suatu usaha bersama dengan menggunakan asset dan/atau hak usaha yang dimiliki dan secara bersama-sama menanggung resiko atas usaha tersebut. RS mempunyai peluang pasar berupa kunjungan pasien sedangkan konsultan/vendor akan bertindak sebagai investor untuk menyediakan teknologi informasi yang selalu update baik berupa 1)Perangkat keras (Server, PC & Jaringan), 2)Perangkat lunak (Software) maupun sumber daya manusia (Brainware) baik tenaga operator (Data Entry), Programmer maupun tenaga lainnya. Manfaat utama dari kegiatan KSO SIMRS ini adalah adanya jaminan berkelanjutan serta proses pendampingan/transfer knowledge SIMRS, sehingga akan meminimalkan resiko-resiko kegagalan implementasi di pihak RS dan akan menekan cost/biaya yang dikeluarkan untuk investasi teknologi informasi yang senantiasa selalu update.

Pihak rumah sakit berkewajiban untuk menyediakan fasilitas sarana/prasarana untuk menunjang kegiatan operasional KSO SIMRS tersebut. Rumah Sakit akan melakukan pengembalian investasi dengan beberapa alternatif, antara lain pembebanan ke pasien per registrasi/kunjungan/resep atau dana dari komponen unit Bahan Habis Pakai (BHP), komponen unit Jasa Akomodasi maupun dari tingkat efisiensi operasional RS.Pihak konsultan mempunyai kewajiban melakukan pengembangan/update, tailor-made (customize) sistem sesuai kebutuhan RS, Transfer Knowledge dan pendampingan operasional selama masa kerjasama tersebut. Rumah Sakit akan menerima sistem secara keseluruhan baik modul aplikasi, source code maupun blue print sistem pada masa akhir kerjasama sehingga RS diharapkan akan menjadi mandiri dalam mengelola SIMRS pasca masa KSO tanpa ketergantungan dari pihak konsultan dan bisa menjadi revenue center karena bisa mengembangkan sistem yang ada ke RS yang lain.

Silahkan download tulisan ini (pdf) disini

sumber : http://www.madecerik.net

Baca juga Konsep KSO disini


 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menghitung Peluang Jokowi …

Goenawan | | 16 April 2014 | 04:38

Hamil Ikut UN, Boleh? …

Khoeri Abdul Muid | | 15 April 2014 | 21:42

Mengapa Pembunuhan Kennedy Tak Pernah …

Mas Isharyanto | | 16 April 2014 | 06:25

Menilik Macan Putih, Pahlawan Superhero …

Rokhmah Nurhayati S... | | 15 April 2014 | 21:51

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Belum Semua Kartu Jokowi Terbuka …

Hanny Setiawan | 9 jam lalu

Yess, Jokowi Berani Menantang 10 Partai …

Galaxi2014 | 10 jam lalu

Inikah Pemimpin yang Kalian Inginkan? …

Mike Reyssent | 10 jam lalu

The Jakarta Post, The Washington Post dan …

Ira Oemar | 18 jam lalu

Nama Jokowi Muncul di Soal UN, Pencitraan? …

Pical Gadi | 19 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: