Back to Kompasiana
Artikel

Bisnis

Rapi Radja

Kami mengembangkan peluang bisnis unik, prospektif dan menguntungkan dengan produk pizza. PELUANG BISNIS PIZZA http://radjapizza.com/ Radja selengkapnya

Mengembangkan Bisnis Unik

REP | 11 November 2012 | 13:16 Dibaca: 324   Komentar: 0   0

Di era pasar bebas sekarang ini, perkembangan bisnis dan wirausaha berkembang sangat cepat dan dinamis. Bisnis bisnis baru hadir dengan berbagai macam bentuk. Dari mulai kuliner hingga bisnis service. Disamping bisnis offline, bisnis online juga berkembang sangat cepat. Berbagai website atau blog hadir untuk memasarkan produk dalam tataran online, lebih simple dan cepat.

Untuk memnangkan persaingan bisnis, diperlukan tema yang original, unik sehingga memberikan nilai tambah sebuah bisnis yang dikembangkan. Sebagai contoh bisnis yang dikelola oleh radja pizza http://www.radjapizza.com yang menampilkan produk pizza sebagia dasar produk uniknya.

Seperti yang bisa ditebak, dengan kreatifitas yang tinggi, sekumpulan anak-anak muda yang mengembangkan pizza tersebut cepat mengalami perkembangan. Saat ini proyek rintisan anak muda tersebut berkembang hingga lebih dari 30 cabang di seluruh Indonesia hanya dalam beberapa bulan. Dengan target 1000 cabang , menjadikan mereka bersemangan menjadikan bisnis unik tersebut sebagai leader dalam bidang kuliner dengan konsep waralaba.

Keunikan bisnis tersebut terletak pada produk yang dikembangkan nya. Pizza yang biasa di jual di pasaran harganya sangat tidak bersahabat dengan kantong masyarakat dan rasanyapun belum tentu cocok karena diracik dengan bumbi dari luar negeri. Hal itulah yang menjadikan radja pizza mengembangkan pizza dengan konsep murah dan rasanya lezat serta cocok untuk masyarakat Indonesia.

Inti dari bisnis disini adalah bagaimana menghadirkan produk yang unik serta memiliki nilai tambah di mata customer. Bagi rekan yang ingin memiliki bisnis hendaknya berpikir demikian dengan menghadirkan produk unik.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 12 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 14 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 15 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 16 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 13 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 13 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 13 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 14 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 15 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: