Back to Kompasiana
Artikel

Bisnis

Iwan 83

berbuat baik lah kepada sesama mahluk

Perlunya Kebersamaan dalam Menjalankan Pekerjaan

OPINI | 01 March 2013 | 19:38 Dibaca: 365   Komentar: 0   0

Bisnis atau pekerjaan jenis apa pun itu peningnya kebersamaan dan kekompakan supaya mendapatkan keberhasilan dan menguntungkan,tapi yang paling pentin adalah kebersamaan dan kekompakkan Kalau seorang pengusaha yang sukses itu yaitu memiliki kesabaran dan keuletan dan selalu dekat kepada karywan-karywan agar seoarang pengusaha membuahkan hasil yang baik dan keuntungan.

Seorang pengusaha yang sukses itu memiliki wawasan luas dan tidak mementingkan keuntungan yang besar bagi pengusaha yang penting hasilnya dan kwalitasnya tidak mengecewakan.

Pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan suatu bisnis dan pekerjaan karena itu adalah kunci keberhasilan dan kesuksesan anda dan bisa membuat kamu jadi pengusaha yang tangguh.

Banyak para pengusaha yang gagal dalam menjalankan bisnisnya karena dia tidak ada kekompakan dan kebersamaan dalam melaksanakan pekerjaan sehingga dia tidak membuahkan hasil malahan rugi besar.itu sangat banyak terjadi pada para pengusaha-pengusaha perdana dia hanya tergiur dari nilai-nilai keuntungan yang besar,padahal semuanya akan merugikan perusahaan.


Dari berbagai macam Cv.atau PT. nama perusahaan kalau tidak kekompakan dalam suatu tim maka sangat buruk hasilnya,Saya ada sebuah cerita yang saya liat  dengan mata sendiri dia adalah teman saya sendiri pengusaha muda yang berpengetahuan luas walau pun pendidikan hanya tamat sma aja namun ilmu wawasannya yang luas dan padat teman saya termasuk pengusaha sukses karena dia memulai dari nol sampai kini menjadi sorotan di kota temapat saya tinggal teman saya itu di kenal orang-orang dari kota ampe ke desa-desa pengusaha yang ramah tamah terhadap karywannya.Dia juga sangat membantu setiap desa-desa terpencil teman saya dermawannya sangat tinggi apa lagi kalau bersangkutan dengan ibadah dia sangat menghargai,teman saya ini orang kocak namun pemikirannya sangat perfeck dalam masalah melaksanakan pekerjaan dia juga sangat memahami kepada karywannya dia banyak meluangkan waktunya menghibur karywannya sendiri yang berjuang membangun perusahaannya karena menurut tutur kata dia terhadapku ”’Bahwa karywanlah yang harus kita hormati karena dengan mereka lah teman saya itu berterima kasih karywan-karywanku lah yang membuat aku bisa begini tutur kata teman saya itu.

Banyak penanam modal yang besar mengingkan dia untuk menanam saham kepada dia mengajak berbisnis dari berbagai macam dari perkebunan sampai pertambangan tapi yang dominan adalah ke pertambangan karena keuntungannya lumayan sangat besar.Teman saya tersebut tidak pernah membeda-bedakan karywannya,makanya karywan-karywan dia tetap itu-itu aja jarang berganti kecuali karywan tersebut yang ingin berhenti itu pun dia beri pesangoan yang cukup memadai agar karywannya dia bisa bermodal untuk berdagang atau melakukan bisnis kecil-kecilan.

Karywan-karywan teman saya itu sangat menyayanginya karena sangat mengerti terhadap karywannya,itulah cerita sedikit dari riwayat teman saya yang sukses tersebut.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tentang Keaslian Akun Twitter @jokowi_do2 …

Blontank Poer | | 28 January 2015 | 16:12

Kisah Pencari Logam Mulia di Batu Hijau …

Dhanang Dhave | | 28 January 2015 | 09:59

Esensi “Tongsis” …

Fandi Sido | | 28 January 2015 | 10:42

Harta Karun Tanah Papua …

Rico Tude | | 28 January 2015 | 15:14

Ayah Bunda, Ini yang Sebaiknya Dilakukan …

Achmad Suwefi | | 27 January 2015 | 16:56


TRENDING ARTICLES

Aksi Heroik Raja Salman …

Muhammad Armand | 8 jam lalu

Pencalonan BG Bukan Inisiatif Jokowi! …

Elde | 9 jam lalu

Tim 9 Tidak Independen, Hanya Panggung …

Isson Khairul | 12 jam lalu

Inilah Alasan Effendi Simbolon Menunjukan …

Dean Ridone | 13 jam lalu

Jokowi Perlu Contoh Raja Baru Arab Saudi …

Mustafa Kamal | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: