Back to Kompasiana
Artikel

Bisnis

Apus-pasarpanas

Saya kompasianer udik! lagi belajar menulis dengan segala keterbatasan. Agar sedikit punya arti. Juga Owner Yahya selengkapnya

Perdagangan Bebas Asean 2015, Indonesia Rugi Singapura Untung

OPINI | 20 April 2013 | 13:15 Dibaca: 1166   Komentar: 0   0

Tahun 2015 perdagangan bebas antar negara ASEAN akan diberlakukan AEC (ASEAN Economic Community) semua produk ASEAN akan bebas kemana-mana termasuk produk Indonesia yang juga bebas melakukan penetrasinya ke negara lain. Banyak pengusaha di negeri ini, khususnya skala menengah kecil yang rada was-was. Takut kalah bersaing dengan produk luar. Khususnya dari negara Singapura, Malaysia, dan Thailand. Tiga negara Asean yang terkenal mempunyai banyak pengusaha tajir. Apalagi Singapura. Adalah satu-satunya negara yang perbandingan penduduknya terbanyak pengusahanya. Nah, jika EAC jadi dijalankan di tahun 2015 ini, maka patut dipastikan jika yang paling diuntungkanadalah Negara Singapura. Dan negara yang berpeluang dirugikan adalah Indonesia dan Filipina. Memang AEC ini adalah ujian berat bagi usaha kecil yang memproduksi barang di negara kita, karena dituntut barang yang diciptakan haruslah mempunyai daya saing yang tinggi dari segi kualitasdan harga. Namun untuk usaha yang bergerak di bidang ritael,penyalur barang atau pedagang. Maka ini adalah berkah, dan bisa menjadi peluang yang besar bagi pedagang. Karena seorang pedagang jarang yang loyal terhadap satu produk barang, tapi hanya loyalterhadap suatu produk yang menjanjikan keuntungan yang besar. Oleh karena itu diharapkan para pengusaha pedagang kita mulai dini harus terus ditingkatkan rasa nasionalisme dengan menumbuhkan kecintaan terhadap produk dalam negeri. Dan para pencipta produk dalam negeri juga harus terus meningkatkan kualitas produknya. Jangan sampai kita nantinya hanya menjadi penonton di AEC (ASEAN Economic Community) 2015. Salam Tulisan saya di http://yahyaponsel.wordpress.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pem-bully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 8 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 8 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Milad Himakom UNIFA yang ke-4: Himakom Dulu, …

Komunikasi Universi... | 7 jam lalu

Setelah Kelas Ibu Hamil, Ada Kelas Balita …

Imma Firman | 7 jam lalu

Positif Mengkritik Santun Memberi Saran …

Ferra Shirly | 8 jam lalu

Robohnya Kampus Kami …

Ardi Winangun | 8 jam lalu

Desa Hegarmanah Cidolog Ciamis Tanahnya …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: