Back to Kompasiana
Artikel

Bisnis

Kun Cahyaningrum

Kun Cahyaningrum | Bachelor of Communication Science | Alumnus SHS 1 Batang | Passionate in selengkapnya

Peran Triple Helix Terhadap Industri Kreatif

REP | 25 July 2013 | 22:06 Dibaca: 291   Komentar: 0   0

Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia merupakan wujud optimisme serta luapan aspirasi untuk mendukung mewujudkan visi Indonesia yaitu menjadi Negara yang maju. Didalamnya terdapat pemikiran, cita-cita, imajinasi, dan mimpi untuk menjadi masyarakat dengan kualitas hidup yang tinggi, sejahtera, dan kreatif. Dalam ekonomi kreatif itu sendiri terdapat bagian yang tidak terpisahkan dari ekonomi kreatif, yaitu industri kreatif.

Industri kreatif dapat diartikan sebagai industri yang unsur utamanya adalah kreativitas, keahlian dan talenta yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan melalui penawaran kreasi intelektual. Departemen perdagangan mengklasifikasikan industri kreatif atas 14 (empat belas) sektor meliputi periklanan, arsitektur, pasar barang seni, kerajinan, desain, fashion, film-video dan fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbit dan percetakan, layanan komputer, radio dan televisi. Dalam perkembangannya, para pelaku bisnis dalam industri kreatif ini banyak didominasi oleh para pemilik industri kecil dan menengah.

Pertumbuhan dan perkembangan industri kreatif ini bukan tanpa hambatan. Dibutuhkan komitmen dan kerja nyata dari ketiga aspek yang disebut sebagai Triple Helix, meliputi A (academician), B (businessman), dan G (government). Untuk menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan, Indonesia perlu memberikan dukungan penuh terhadap pemberdayaan para pelaku bisnis yang disinergikan dengan pihak akademisi dan pihak pemerintah itu sendiri.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pasar Lambocca: Pasar …

Anugerah Oetsman | | 28 April 2015 | 05:49

Musibah Gempa Nepal Sedikitnya 4.100 Orang …

Imam Kodri | | 28 April 2015 | 07:13

Blog Competition “Keriaan KAA …

Kompasiana | | 22 April 2015 | 16:49

Kala Kompasianers Narsis Jalan-jalan Naik …

Efii Fitriyyah | | 27 April 2015 | 10:58

Kompasiana dan Kompas Kampus Sambangi 5 …

Kompasiana | | 06 March 2015 | 08:32


TRENDING ARTICLES

Pilpres 2019 Masih Megawati vs SBY …

Syaripudin Zuhri | 3 jam lalu

Soal Pelacuran Ahok Memang Terlalu Polos …

Fadli Zontor | 7 jam lalu

Berbeda dengan SBY, Jokowi Adalah Pengamat …

Axtea 99 | 8 jam lalu

Blunder Terbesar Anggun C Sasmi …

Panjaitan Johanes | 10 jam lalu

Ahok dan Pelacuran …

Muhammad Armand | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: