Back to Kompasiana
Artikel

Manajemen

Vence Marines

Learning at the university of life Bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa hanya pembelajar di dunia selengkapnya

Memberikan Pelayanan Kepada Konsumen

OPINI | 28 August 2011 | 08:25 Dibaca: 1724   Komentar: 0   2

13144492531447082446Cepat atau lambat konsumen akan membeli produk dari Anda, yang menjadi permasalahan banyak salesman yang sudah menjual produknya kepada konsumen tetapi setelah itu membiarkan begitu saja tanpa memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan. Pada umumnya salesman membuat keputusan itu setelah produk diterima dan digunakan oleh konsumen. Banyak salesman yang tidak melakukan apa yang menjadi salah satu interaksi dalam memberikan pelayanan yang baik dengan memastikan bahwa konsumen telah puas.

Di dalam psikologi penjualan memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen dapat membantu salesman meningkatkan rasa percaya diri. Tetapi tidak banyak salesman yang tahu bahwa dengan memberikan pelayanan yang baik selain dapat meningkatkan rasa percaya diri juga dapat menciptakan hubungan baik yang pada akhirnya dapat membantu salesman dalam meningkatkan penjualan.

Adapun layanan yang dapat diberikan oleh salesman kepada konsumen sebagai berikut:

a. Layanan prosedural yaitu pelayanan yang diberikan oleh salesman kepada konsumen yang mencakup prosedur bagaimana malakukan segala sesuatu yang baik kepada konsumen.

b. Layanan personal yaitu layanan yang diberikan salesman kepada konsumen di mana layanan ini bersifat hangat dan sering tidak rasional dan tentunya tidak dapat diprediksikan serta ini merupakan sisi layanan yang manusiawi. Layanan ini pada umunya bersifat interpersonal yang meliputi pola-pola sikap, perilaku dan keterampilan verbal yang ada dalam setiap interaksi layanan personal.

Memberikan pelayanan kepada konsumen ini dapat menambah nilai produk kita yang dirasakan dan akan mendorong para konsumen untuk kembali kepada Anda di saat mereka perlu untuk menggantikannya ataupun di saat mereka memerlukan produk lain dalam jangkauan kita.

Dunia mungkin melihat Anda hanyalah seseorang,

tapi berusahalah agar seseorang melihat Anda sebagai dunianya

Terima kasih

Salam mantap

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Istiwak, Jam Kuno di Kota Solo …

Agoeng Widodo | | 23 September 2014 | 11:20

Perang Mulut di Talkshow TV (Mestinya) Cuma …

Arief Firhanusa | | 23 September 2014 | 11:04

Billboard, Sarana Sosialisasi Redam Gepeng …

Cucum Suminar | | 23 September 2014 | 16:30

Mengapa Toga Berwarna Hitam? …

Himawan Pradipta | | 23 September 2014 | 15:14

Lelaki Pengingatku …

Edrida Pulungan | | 23 September 2014 | 17:11


TRENDING ARTICLES

Mendikbud Akhirnya Tegur Guru Matematika …

Erwin Alwazir | 7 jam lalu

Ini Kata Anak Saya Soal 4 x 6 dan 6 x 4 …

Jonatan Sara | 9 jam lalu

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 11 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Kemana Peghuni Eks Bongkaran Tanah Abang dan …

Akhmad Sujadi | 8 jam lalu

Usia Orang Kota Lebih Pendek Dari Orang …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi Oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 8 jam lalu

Waspadai Caries Gigi …

Amallya Luckyta | 8 jam lalu

Kunci Sukses itu Sesungguhnya Ada di Tangan …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: