Back to Kompasiana
Artikel

Manajemen

Rappi

punya seabrek cita-cita, belum taat beribadah, ingin memperbaiki diri

Dahlan Iskan, Dahlan Iskan, Dahlan Iskan

OPINI | 23 December 2011 | 14:09 Dibaca: 769   Komentar: 13   0

Siapa yang kini paling sering menjadi objek pemberitaan di media massa? Siapa yang wajahnya paling banyak menghiasi layar kaca dan halaman depan media cetak? Siapa yang paling banyak namanya ditulis wartawan?

“Gayus Tambunan” sepertinya sudah basi. Penonton tv, yang senang baca koran, majalah dan pendengar radio sudah alergi dengan pria berkepala separuh botak ini. Tak cuma karena memang kasusnya yang membuat jengkel orang se-Indonesia. Memang era pemberitaan Gayus Tambunan sudah basi.

“Nunun Nurbaeti” sepertinya tidak begitu menarik. Penonton tv, yang senang baca koran, majalah dan pendengar radio mulanya iba dengan ibu satu itu. Namun kini sepertinya rasa iba tak membuat orang ingin mengetahui sosok Nunun. Membaca berita Nunun tak terlalu menarik. Terutama bagi saya. he he he he.

“Ayu Ting Ting” juga tak terlalu menarik. Popularitas Ayu, bak petir disiang bolong saja. Penonton tv, yang senang baca koran, majalah dan pendengar radio memang sempat dikagetkan dengan kehadiran gadis belia itu. Wajahnya yang polos, tubuhnya yang semampai memang menarik untuk dipandang, begitu pun dengan cerita tentang kehidupannya. Tapi sayang belum banyak kisah yang bisa dibagikan, sehingga orang juga tak begitu tertarik.

“Anang dan Ashanty” sekali pun tak juga diminati. Gaya gonta ganti pasangan Anang membuat Penonton tv, yang senang baca koran, majalah dan pendengar radio bosan. “Ah Anang Lagi, Anang Lagi” komentar orang-orang.

“Dahlan Iskan”. Yes. Dialah yang kini menjadi buah bibir. Penghias wajah koran, majalah dan layar kaca. memang banyak sisi menarik dari pria yang pernah “ganti hati” ini. Mulai dari kesukaannya memakai sepatu kets, sampai prestasinya di PLN.

Hari ini saja, media cetak, elektronik, internet dan media sosial ramai membicarakan Dahlan Iskan. Menteri BUMN yang satu ini memang agak nyeleneh. Jarang sekali pejabat sekelas menteri melakukannya apa yang dilakukan.

Ya, hari ini Dahlan Iskan naik kereta api ke Bogor. Menteri mana yang pernah melakukannya, ayo? Kalau pun ada paling dalam rangka mengecek kesiapan angkutan lebaran. itu pun dilakukan berombongan, seremonial saja. Biar kelihatan telah bekerja.

Masih di Bogor, Dahlan Iskan makan soto diwarung pinggir jalan. Lebih “gila” lagi Dahlan Iskan ikut motong-motong daging untuk sotonya. Wah……..wah……memangnya mau buka warung sate juga Pak? Terakhir, habis makan soto, Dahlan Iskan naik ojek menuju Istana Bogor untuk mengikuti rapat. salut deh.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Berani Duduk di Bangku Paling Depan—Cupu …

Frida Kurniawati | | 22 December 2014 | 18:22

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 4 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 5 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 5 jam lalu

Evan Dimas, Tengoklah Chanathip ‘Messi …

Achmad Suwefi | 12 jam lalu

Dampak ‘Mental Proyek’ Pejabat …

Giri Lumakto | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: