Back to Kompasiana
Artikel

Manajemen

Lazismu Pusat

LAZISMU, lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana selengkapnya

Rakor LAZISMU 2012

REP | 01 May 2012 | 15:03 Dibaca: 96   Komentar: 0   0

sinergi

sinergi

Rakor LAZISMU:

Optimalisasi Penghimpunan, Merakit Sinergi Antar Jejaring

LAZISMU menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta pada 25 April 2012. Rapat ini dijadwalkan akan berakhir pada 27 April 2012. Perwakilan Majelis dan Lembaga Pimpinan Pusat Muhammadiyah hadir untuk berbagi ide pada acara tersebut. Tidak ketinggalan organisasi kaum perempuan Muhammadiyah khususnya Aisyiyah kehadirannya memberikan suasana semakin cair. Adapun agenda utama rapat koordinasi saat ini adalah menyinergikan program besar LAZISMU dengan lembaga-lembaga terkait untuk satu tahun ke depan.

Pada siang itu acara dibuka oleh Hajriyanto Y. Thohari selaku Ketua Badan Pengurus LAZISMU. Hajriyanto dalam pengantarnya mengutarakan fokus kerja baru LAZISMU adalah menghimpun seoptimal mungkin. Agenda utama ini untuk meningkatkan kinerja pendayagunaan yang nanti akan bersanding dengan majelis serta lembaga baik yang ada di tingkat pusat, wilayah dan daerah, jelasnya. Dia menambahkan lewat keselarasan sinergi diharapkan target yang dicita-citakan dapat dicapai serta dipertanggungjawabkan sehingga segera direspon dan dipublikasikan. Intinya untuk mengantisipasi hal-hal yang diluar prakiraan misalnya lambat dalam merespon suatu program yang sudah diagendakan, tandasnya.

Menurut Khoirul Muttaqin, Ketua Badan Pengurus telah memberikan garis besarnya, hanya saja yang perlu ditekankan saat berbicara LAZISMU berarti bagaimana mengolah kepercayaan (trust) yang tidak saja berhenti pada konsep capaian dan sinergi. Lebih konkretnya adalah menjaga amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena yang menjadi tantangan besar dari LAZISMU program-programnya merupakan cerminan atau potret dari majelis dan lembaga. Idealnya, hal ini perlu tegaskan kepada masyarakat agar lebih menarik, ucapnya.

Sementara itu, Imam Mujadid Rais membeberkan bahwa mengawali kesempatan ini bagaimana mencurahkan rangkaian program lazismu dengan terpadu. Maskan lembaga dan majelis perlu dipertimbangkan agar menjadi rumusan program yang partisipatif dan terintegrasi. Selain itu kita perlu memperkaya data supaya ada identitas yang pasti. Dalam kesempatan yang sama, Syafrudin Anhar menuturkan LAZISMU sekarang juga berperan dalam mendeskrispsikan ide-ide yang muncul dari majelis dan lembaga. Jadi, semuanya saling berpaut menentukan mana program yang populis-produktif terkait tema besar LAZISMU. Sehingga program akan dapat dinilai dan disampaikan ke dewan wali amanah untuk diketahui secara syar’i, katanya melengkapi.

Sementara itu, Nanang Qodir berharap pada rapat kerja periode ini masih ada asa yang besar guna pengembangan program LAZISMU yang edukatif dan produktif kendati perubahan terus berjalan pasti imbasnya dapat dilihat (baca: evaluasi) pada aspek kelembagaan, pola dan sikap stakeholders. Apalagi dalam kacamata yuridis LAZISMU mempunyai celah besar untuk mengeksplorasi kreatifitasnya disaat lembaga kemanusiaan yang lain sibuk manata diri setelah UU zakat yang baru disahkan, tukasnya. Dia berharap setelah rapat koordinasi proses komunikasi dan konsolidasi akan semakin mantap, stabil dan transformatif sesuai perkembangan isu filantropi yang kian cepat berubah trendnya, tuturnya dengan nada optimistis. (Author)

atau Kunjungi Web kami di : LAZISMU

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kabar Buruk untuk Pengguna APTB, Mulai Hari …

Harris Maulana | | 01 August 2014 | 11:45

Aborsi dan Kemudahannya …

Ali Masut | | 01 August 2014 | 04:30

Mendekap Cahaya di Musim Dingin …

Ahmad Syam | | 01 August 2014 | 11:01

Generasi Gadget dan Lazy Parenting …

Umm Mariam | | 01 August 2014 | 07:58

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

ANTV Segeralah Ganti Nama Menjadi TV India …

Sahroha Lumbanraja | 5 jam lalu

Kalah Tanpo Wirang, Menang Tanpo Ngasorake …

Putra Rifandi | 8 jam lalu

Macet di Jakarta Gubernur Disalahkan, …

Amirsyah | 8 jam lalu

SBY-MEGA Damai Karena Wikileak …

Gunawan | 8 jam lalu

Perbedaan Sindonews dengan Kompasiana …

Mike Reyssent | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: