Back to Kompasiana
Artikel

Manajemen

Agus Suwandi (mas Sukrok)

Pengagas Sedekah-Unik - sedekah-unik.blogspot.com merupakan blog Sedekah Jalanan yang menerima donasi dari berbagai daerah dan selengkapnya

TEAM ( Team Work, Excellence, Achieving dan Moving Forward )

REP | 02 July 2012 | 04:28 Dibaca: 7618   Komentar: 0   0

“ Kau yang disana yang berjiwa lemah, mendekat padaku dan raih tanganku karena kudisini pantang menyerah. Bersatu kita kuat, bersama kita hebat dan tak terkalahkan “

( Bondan Prakoso & Fade 2 Black )

Untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi yang bisa menumbuhkan rasa percaya diri kita pada kehidupan tidak hanya dengan mendengarkan seminar seorang motivator yang terkenal, banyak cara yang lainnya. Contohnya seperti kalimat diatas adalah syair sebuah lagu yang saat ini lagi tren dikalangan anak-anak muda, kalau kita amati syair lagu diatas mengandung kalimat motivasi yang mampu mengisnpirasi bagi orang yang mendengarkan lagu tersebut.
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa masih banyak cara atau ide-ide yang perlu dilakukan agar bisa menjadi kuat, hebat dan tak terkalahkan, salah satunya adalah bekerja bersama-sama secara TEAM. Yang menjadi pertanyaan adalah mampukah hal ini di lakukan secara maksimal? dengan harapan bisa menjadikan usaha atau bisnis tetap unggul di saat persaingan bisnis semakin ketat, konsumen yang semakin kritis dan pasar global semakin menggila.

Apakah yang dimaksud  TEAM itu?

Sobat, disini kita akan membahas dan mencoba untuk menelaah atau mengartikan kepanjangan dari kata-kata TEAM, kata TEAM merupakan singkatan dari Team Work, Excellence, Achieving dan Moving Forward.Mari kita bersama-sama mencoba untuk menerjemahkan arti kata-kata tersebut kedalaman Bahasa Indonesia, yang mana kata-kata tersebut diatas bisa diartikan sebagai berikut :

Team Work

Team work bisa diartikan kerja tim atau kerjasama, team work atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok dengan keterampilan yang saling melengkapi serta berkomitmen untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi yang paling populer di tim.

Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng-tangan menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.
Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu, bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.
Sementara untuk membentuk dan membangun team work yang solid, tentu tidak semudah kita membalikan telapak tangan, team work yang solid akan menciptakan hasil yang maksimal dalam suatu tim tersebut. Ada beberapa poin-poin penting yang harus diketahui atau perlu di mengerti demi kebersamaan dalam sebuah team work yang baik, adapun poin-poin tersebut adalah sebagai berikut :
1. Teamwork adalah kerjasama dalam tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.

2.      Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.

3.   Filosofi teamwork: ‘Saya mengerjakan apa yang anda tidak bisa dan anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa’.

4.      Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparment harus disingkirkan.

5.      Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.

6.      Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi minus jika tidak ada saling pengertian.

7.      Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi modal sukses bersama.

8.      Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan segera terealisasi.

9.      Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team. Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama bermuara kemana?

10.  Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target.

11.  Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemutusan kerjasama.

12.  Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target tidak perlu waktu yang lama.

13.  Ingatlah selalu bahwa: ‘Teamwork makes the dream work’.

Sobat, teamwork yang solid akan mampu memberikan hasil yang maksimal, tentu karena kerja keras tim yang didukung oleh superman-superman sebagai anggota tim sehingga bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran yang hebat, ide-ide yang super, bisa memberikan hasil yang maksimal dan luar biasa dalam superteam tersebut. Sekiranya seperti itulah pengertian tentang teamwork yang selama ini sering kita dengarkan dan sering kita bicarakan baik dalam lingkup lingkungan kerja dan dalam lingkup saat kita bermasyarakat.
Excellence

Excellence bisa diartikan prima, unggul atau keunggulan yang dapat diartikan sebagai hasil atau output dari proses yang sistematik dan sah atau legal untuk mendapatkan dan menganalisa informasi mengenai pesaing bisnis yang telah ada dan potensial. Outputnya mungkin terdiri atas rencana atau pemikiran yang saat ini dilakukan pesaing, fokus mereka, kegiatan atau program yang sedang dijalankan. Keunggulan juga mungkin terdiri atas penilaian akan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki pesaing serta identifikasi peluang serta hambatan secara keseluruhan yang dibutuhkan perusahaan untuk membuat keputusan yang baik.

Dalam lingkungan yang kompetitif, ketahanan keunggulan bergantung pada kesehatan bisnis yang sehat dan memiliki keunggulan yang kompetitif. Ramuan penting dari keunggulan yang kompetitif adalah pengetahuan akan peluang dan ancaman yang dimiliki pesaing, serta tidak kalah penting adalah pengetahuan akan kekuatan dan kelemahan relatif yang dimiliki pesaing terhadap bisnis kita.
Keunggulan yang kompetitif adalah kemampuan untuk memformulasi strategi pencapaian peluang profit melalui maksimisasi penerimaan dari investasi yang dilakukan. Sekurang-kurangnya ada dua prinsip pokok untuk meraih keunggulan yang kompetitif yaitu adanya nilai pandang pelanggan dan keunikan produk. Jadi ada berbagai macam definisi keunggulan yang kompetitif jika di lihat dari lingkunganya itu sendiri. Jika didefinisikan secara umum keunggulan kompetitif adalah suatu keunggulan atau juga bisa di sebut sebagai potensial yang menunjang suatu unsur yang begitu kompleks.
Peningkatan keunggulan dan peningkatan service harus dilakukan secara terus menerus dan selalu diasah agar pelayanan terhadap pelanggan pun meningkat dari waktu ke waktu. Peran karyawan dalam suatu perusahaan menentukan kelangsungan perusahaan itu sendiri. Apabila mutu pelayanan meningkat, dampak pada perusahaan secara menyeluruh akan dapat dirasakan pula oleh para karyawannya.
Akhir-akhir ini kita sering mendengar kata atau istilah ‘Service Excellence’, kemudian ada juga yang sekarang ini muncul Service Excellence Awardyang baru saja kita raih. Hal ini diharapkan mampu mendorong perusahaan-perusahaan swasta maupun non swasta saling berlomba-lomba untuk memberikan sebuah Service Excellence dan pelayanan yang terbaik kepada konsumennya.
Achieving

Achieving bisa di artikan capai atau mencapai target, yang bisa diartikan keinginan atau tekad untuk bekerja dengan lebih baik atau melampaui standart prestasi atau target, standart tersebut bisa berupa prestasi diri sendiri dimasa lampau, ukuran yang obyektif yang melebihi orang lain, sasaran yang menantang atau sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh orang lain. Hal ini bisa menjadi dorongan untuk bertindak lebih baik dan efisien.

Orang yang tidak berprestasi atau orang yang tidak mempunyai standart prestasi dalam bekerja adalah orang yang tidak menunjukan perhatian khusus terhadap pekerjaannya, hanya melakukan apa yang di butuhkan dan hasilnya tidak memenuhi standart kinerja yang baik. Adapun orang yang berprestasi akan selalu memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Bekerja dengan baik untuk mencapai suatu target

·         Mencoba bekerja dengan baik atau benar.

·         Mengekspresikan keinginan untuk bekerja dengan lebih baik.

·         Merasa tidak puas bila melihat ketidakefisienan di tempat kerja (misalnya mengeluh karena waktu yang terbuang) tapi tidak melakukan tindakan perbaikan yang spesifik.

2. Mencapai standar prestasi yang ditentukan

·         Memenuhi standar prestasi atau target yang ditetapkan oleh manajemen.

·         Bekerja keras untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan (kualitas maupun waktu).

·         Membuat ‘milestone’ (target perantara), jadwal dan tenggat waktu untuk setiap tugas.

3. Meningkatkan kinerja

·         Memperbaiki sistem atau metode kerja untuk meningkatkan kinerja.

·         Bekerja dengan lebih efisien, lebih cepat, dengan biaya lebih rendah.

·         Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

4. Menentapkan dan mencapai sasaran yang menantang

·         Menetapkan sasaran yang menantang dalam arti sasaran yang cukup sulit untuk dicapai namun realistis.

·         Merealisasikan ide-ide baru yang belum pernah dicoba.

·         Membuat target untuk diri sendiri yang melebihi target yang diberikan oleh perusahaan yang mengharuskan untuk bekerja lebih keras tetapi masih dalam batas yang realistis.

5. Membuat analisis cost-benefit

·         Membuat keputusan dan menetapkan prioritas atau memilih sasaran berdasarkan perhitungan input dan output.

·         Memikirkan tentang resiko dan keuntungan yang ditimbulkan dari suatu tindakan.

·         Menganalisa hasil kerja baik dari segi finansial maupun non finansial.

·         Melakukan studi atau analisa kelayakan.

6. Mengambil resiko yang diperhitungkan

·         Membuat komitmen dalam menyediakan sumber daya dan waktu yang signifikan (dalam situasi yang tidak pasti) untuk meningkatkan keuntungan.

·         Mencoba membuat produk baru seraya mengambil tindakan untuk meminimalkan resiko, misalnya melakukan riset pasar.

Luar biasa sobat, mencapai target adalah kewajiban kita semua yang sudah menjadi komitmen terhadap manajemen perusahaan. Tentu banyak hal yang perlu dilakukan untuk mencapai target tersebut dan tetap semangat sobat, kita adalah pemenang dan bisa mencapai target yang luar biasa.
Moving Forward

Moving Forward dapat diartikan bergerak terus-menerus atau melangkah lebih maju kedepan, bisa juga dijabarkan sebagai suatu usaha yang dilakukan secara terus-menerus pada suatu pekerjaan atau usaha tertentu yang bertujuan untuk melangkah lebih maju dan lebih baik dari saat ini. Langkah-langkah untuk menjadi maju, selangkah lebih maju dengan yang lain ( kompetitor ) adalah sangatlah penting dalam suatu perusahaan sehingga bisa terciptakan perusahaan yang dinamis dan mampu mengikuti tren perubahan jaman. Setiap bidang pekerjaan yang geluti pastinya mengikuti kemajuan perubahan jaman maka kita harus siap dengan perubahan tersebut.

Dalam suatu bisnis, tentu kita pernah berangan-angan mengenai masa depan bisnis kita walaupun bentuknya sedikit berbeda dengan kenyataannya. Survivor dalam suatu bisnis perlu berantisipasi dengan memfokuskan pada kebutuhan pelanggan di masa depan. Bisa jadi berfokus pada pelanggan adalah satu-satunya jalan keluar di masa sulit, karena tanpa pelanggan, perusahaan tidak bisa meneruskan bisnisnya.
Ada beberapa faktor-faktor yang mendukung kemajuan perusahaan atau membuat perusahaan lebih maju dari sekarang dalam menjalankan suatu bisnis atau usahanya adalah sebagai berikut :
1.      Product

Product bisa berupa barang atau jasa yang dipasarkan kepada konsumen untuk konsumsi atau untuk digunakan manfaatnya. Suatu product atau jasa yang unggul, berkualitas tinggi dan mampu memberikan manfaat yang lebih kepada konsumen akan menjadikan market atau penjualan menjadi tinggi.

2.      Sistem

Sebuah sistem yang modern dengan mengikuti kemajuan teknologi yang berkembang saat ini akan mampu bersaing dalam suatu bisnis tertentu dan mampu menjawab atau mengikuti tren teknologi yang bertujuan mempermudah pelanggan mencari, membeli dan menikmati suatu product.

3.      Strategi

Perubahan-perubahan yang terjadi dalam suatu product atau jasa dan sistem teknologi yang semakin lama semakin canggih akan mendorong kita untuk berpikir bagaimana strategis yang cocok untuk menentukan langkah. Strategi bisa berjalan dengan dukungan dari product yang unggul dan sistem yang canggih

4.      Karyawan

Dari ketiga faktor tersebut diatas tidak bisa berjalan tanpa adanya karyawan atau user yang menjalankan bisnis, karyawan menjadi faktor yang paling penting dalam hal kemajuan suatu perusahaan.

Kemampuan karyawan akan dapat mengubah dan mempengaruhi orang lain untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa suatu perusahaan untuk memenuhi kebutuhannya, tentu dengan produk yang unggul dan sesuai dengan manfaatnya akan mampu memikat hati pelanggan. Sebuah sistem yang canggih dan strategi modern yang selalu mengikuti tren kemajuan teknologi akan membantu karyawan untuk menjual product kepada pelanggan.
Sekiranya sepertilah sobat untuk menjadikan perusahaan yang maju dengan kita selalu begerak terus-menerus maju kedepan dengan memaksimalkan segala pikiran, ide-ide serta mampu menjalankan rencana masa depan perusahaan.

Sumber : dari beberapa sumber dirangkum oleh Mas Sukrok dan Tim blocknotinspire

Sumber : blocknotinspire.blogspot.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wukuf di Arafah Puncak Ibadah Haji …

Aljohan | | 02 October 2014 | 15:27

Asyiknya Asia Tri ke-9 Jogjakarta …

Esang Suspranggono | | 02 October 2014 | 15:45

2 Oktober, Mari Populerkan Hari …

Khairunisa Maslichu... | | 02 October 2014 | 15:38

Teror Annabelle, Tak Sehoror The Conjuring …

Sahroha Lumbanraja | | 02 October 2014 | 16:18

[DAFTAR ONLINE] Nangkring bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:52


TRENDING ARTICLES

Ternyata, Anang Tidak Tahu Tugas dan Haknya …

Daniel H.t. | 4 jam lalu

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 8 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Dahsyatnya Ceu Popong! …

Aqila Muhammad | 10 jam lalu

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: