Back to Kompasiana
Artikel

Manajemen

Rahmad Agus Koto

"Alam Terkembang Jadi Buku," dibaca, dipelajari, dipahami dan diamalkan… Insyaallah… Belajar sampai nafas terakhir. Suka selengkapnya

Perbedaan Antara Strategi Dengan Taktik, Serta Penerapannya Dalam Bisnis

OPINI | 20 October 2012 | 18:50 Dibaca: 7128   Komentar: 10   3

13507332201070632886

accelerator-group.com/strategy-vs-tactics/

Kedua kata ini, strategi dan taktik, cukup sering kita dengar, misalnya di bidang militer, politik dan bisnis. Disini saya mencoba memaparkan perbedaan kedua kata itu dalam aplikasi bisnis.

Strategi adalah pendekatan (cara) umum yang dilakukan suatu organisasi atau perusahaan untuk mencapai dan memperoleh tujuan. Sedangkan taktik adalah cara-cara yang bersifat spesifik yang dilakukan untuk menerapkan strategi yang dipilih.

Misalnya si Abah, seorang entrepreneur yang baru saja memulai usaha minimarket, dalam istilah klasik “kedai sampah” ^_^

Si Abah bertujuan untuk terus menghidupkan, memajukan dan mengembangkan minimarket tersebut dengan keuntungan bersih minimal 20%. Untuk mencapai dan memperoleh tujuan itu si Abah menerapkan tiga strategi yaitu Nyaman, Murah dan Cepat.

Oh ya, sebelum si Abah membuka usaha minimarket itu, dia telah melakukan penelitian bisnis awal (Start Up Business Research) yang memberikan data-data bahwa potensi bisnis minimarket di lokasi yang dipilihnya sangat menguntungkan (mengenai penelitian bisnis awal, insyaallah dalam tulisan tersendiri).

Dalam merealisasikan ketiga strategi itu, si Abah menerapkan taktik-taktik sebagai berikut:

Strategi Nyaman

Taktik-taktik yang dilakukan adalah:

  1. Suhu ruangan minimarket tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin (adem)
  2. Dinding, rak-rak dan lantai yang bersih
  3. Rak-rak dan produk-produk dagangan disusun rapi, dikelompokkan berdasarkan jenisnya

Strategi Murah

Taktik-taktik yang digunakan adalah:

  1. Membuat tiga hari promo setiap bulannya
  2. Diskon 3 % untuk setiap belanja Rp. 200.000,-
  3. Mengembalikan selisih harga, apabila produk sejenis yang dijual di minimarket lain lebih murah

Strategi Cepat

Taktik-taktik yang dipakai adalah:

  1. Menyediakan recehan yang relatif banyak, dan dikelompokkan berdasarkan nilainya dalam laci kasir
  2. Menyediakan dua meja kasir
  3. Menggunakan price tag scanner

Nah, dengan contoh di atas, jelaslah sudah perbedaan antara strategi dengan taktik ^_^

Berdasarkan data-data hasil evaluasi yang diperoleh setelah menerapkan ketiga strategi dan taktik-taktiknya selama misalnya tiga bulan, akan diketahui efektivitas dan efisiensinya dengan tujuan utama sebagai tolak ukurnya. Data-data tersebut merupakan data primer dalam penilitian bisnis.

Si Abah merencanakan akan melakukan penelitian bisnis setiap tahunnya untuk mengetahui kendala-kendala bisnis yang dihadapi sehingga dapat diketahui hal-hal yang mesti diubah, diperbaiki atau ditingkatkan.

Semoga bermanfaat.

Salam Hangat Sahabat Kompasianers ^_^

[-Rahmad Agus Koto-]

Tulisan Terkait:

  1. Penelitian Bisnis, Keahlian yang Wajib Dimiliki Entrepreneur
  2. Sistem Intelijen Bisnis

Tulisan Berikut: Data Primer dan Data Sekunder Dalam Penelitian Bisnis.

     
    Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
    Siapa yang menilai tulisan ini?
      -
    Processing data ..
    Tulis Tanggapan Anda
    Guest User


    HEADLINE ARTICLES

    Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

    Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

    Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

    Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

    Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

    Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

    Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

    Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

    Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

    Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


    TRENDING ARTICLES

    Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

    Sowi Muhammad | 9 jam lalu

    Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

    Ibnu Purna | 9 jam lalu

    Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

    Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

    Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

    Indartomatnur | 10 jam lalu

    Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

    Bedjo Slamet | 14 jam lalu


    HIGHLIGHT

    Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

    Dwi Hartanto | 8 jam lalu

    Mitos-mitos Seputar Kenaikan Harga BBM …

    Axtea 99 | 8 jam lalu

    Menggali Potensi Diri dengan Travelling …

    Detha Arya Tifada | 8 jam lalu

    Rinni Wulandari Lebih Melesat… …

    Raynadi Salam | 9 jam lalu

    Kecardasan Tradisional …

    Ihya Ulumuddin | 9 jam lalu

    Subscribe and Follow Kompasiana: