Back to Kompasiana
Artikel

Manajemen

M. Arief Gusti Putra

Saya adalah seorang mahasiswa dan rakyat jelata yang berharap negeri ini dapat kembali jaya, berharap selengkapnya

Bagaimana Sih Cara Mengatur Waktu yang Efektif?

OPINI | 09 February 2013 | 08:24 Dibaca: 1349   Komentar: 0   0

manajemen waktu

Tulisan karya @udaarief yang juga dimuat di http://www.ariefgusti.com

Mengatur waktu mungkin menjadi suatu hal yang sulit bagi sebagian orang, apa lagi bagi mereka yang sudah terbiasa hidup bagai air yang mengalir, mengikuti saja apa yang akan terjadi. Membagi waktu mungkin juga akan terasa menyusahkan bagi mereka yang kebanjiran pekerjaan hingga akhirnya sulit membagi waktu dan menentukan prioritas. Hal ini bisa memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan mereka, mulai dari perencanaan kegiatan yang kacau, sakit hingga dapat menimbulkan stress yang berkepanjangan.

Namun, ternyata di sisi lain kesadaran kita untuk mempelajari bagaimana memanajemen waktu masih sangat minim dan rendah. Entah ini karena kita menganggap hal ini hanyalah hal yang sepele atau karena kita ternyata tidak mampu bahkan enggan meluangkan waktu untuk mempelajarinya. Mungkin sudah saatnya bagi kita untuk lebih peduli dengan waktu yang diberikan bagi kita, sehingga kita dapat memaksimalkannya dan menggunakannya efektif.

Apakah manfaat yang akan kita dapatkan? Banyak banget bro. Beberapa manfaat yang akan kita dapatkan antara lain:

-          Full Spirit!! Kita akan selalu bersemangat menjalani hidup

-          Hidup kita menjadi seimbang, baik itu pekerjaan/pendidikan, keluarga dan refreshing

-          Kita dapat mencapai impian kita

-          Selalu termotivasi untuk action!

-          Terhindar dari stress, pusing dan depresi

-          Tugas dapat selesai tepat waktu

Dari sini kita dapat melihat ternyata saat kita mampu untu mengatur waktu kita dengan baik, kita akan mendapatkan banyak sekali keuntungan dan manfaat.

Lalu bagaimana cara mengatur waktu itu? Nah Satria Hadi Lubis dalam bukunya “Breaking The Time” memaparkan ada 5 tahapan untuk memanajemen waktu. Apa saja itu?

1. Membuat misi

2. Menentukan peran

3. Membuat visi peran

4. Membuat rencana pekanan

5. Membuat rencana harian

“Barang siapa hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia celaka. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia merugi. Dan Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia beruntung.”

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalahkan Norwich, Liverpool Kian Dekat …

Achmad Suwefi | | 20 April 2014 | 19:54

Ketagihan “Pecel Senggol” …

Hendra Wardhana | | 20 April 2014 | 16:01

Kebijakan Mobil LCGC Yang Akhirnya Membebani …

Baskoro Endrawan | | 20 April 2014 | 13:30

My Mother Is…? …

Salmah Naelofaria | | 20 April 2014 | 15:03

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Awas Pacaran Sama Bule Player! Tips dari …

Cdt888 | 5 jam lalu

Mari Jadikan Sekolah Benar-Benar Sebagai …

Blasius Mengkaka | 7 jam lalu

Hargai Pilihan Politik Warga Kompasiana …

Erwin Alwazir | 7 jam lalu

Mandi Air Soda di Kampung, Ajaib! …

Leonardo Joentanamo | 9 jam lalu

Prediksi Indonesian Idol 2014: Virzha …

Arief Firhanusa | 9 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: