Back to Kompasiana
Artikel

Manajemen

Amk Affandi

awalnya membaca, kemudian menulis, beranjak ke perbuatan. seorang yang ingin berbagi. coretanku di amk-affandi.com

Menjadi Anggota Perpustakaan dalam Sekejap

OPINI | 20 May 2013 | 00:11 Dibaca: 201   Komentar: 7   2

13689831922101780649

dokumen pribadi

Ahad 19 Mei 2013, saat matahari tepat di atas kepala, saya berkesempatan mengunjungi perpustakaan Sultanah Bahiyah Universitas Utara Malaysia (UUM). Universitas yang berdiri pada tahun 1984 dan menempati sebidang tanah yang luas berada di Sintok, Kedah Darul Aman, Malaysia.

Saya beserta rombongan sangat beruntung dapat memasuki perpustakaan yang lengkap koleksi bukunya. Perpustakaan yang terdiri dari empat lantai ini, berada di salah satu lahan UMM. Dengan teknologi yang modern, perpustakaan Sultan Bahiyah ini dapat melayani kebutuhan mahasiswa untuk memperoleh akses informasi perpustakaan buku dalam bentuk off line maupun on line.

Kurang begitu paham, mengapa dinamakan Sultanah Bahiyah. Kalau dilihat namanya, mungkin ini merupakan wujud penghargaan atas dedikasi seseorang dalam membangun masyarakat di Malaysia. Aroma kerajaan yang masih kental dalam tata kehidupan bermasyarakat.

Teknologi Informasi.

Sebenarnya, perpustakaan yang telah menggunakan jasa Teknologi Informasi sudah termasuk terlambat. Koleksi buku yang dapat diakses lewat computer. Jumlah buku yang tersedia di perpustakaan. Jenis buku yang boleh atau tidak boleh dipinjam. Semua itu dapat dilakukan dalam waktu sekejap dengan bantuan TI. Namun, apabila buku yang hendak dipesan atau dikembalikan dengan bantuan mesin, terus terang saya baru menjumpai.

Meskipun sebenarnya, item buku yang hendak dipinjam dilakukan dengan bantuan petugas, saya masih takjub. Karena peminjam berada dilantai satu, adapun buku berada di lantai empat misalnya. Peminjam tidak perlu repot harus naik ke lantai empat. Cukup menulis identitas buku, tunggu sebentar, buku akan muncul sendiri. Demikian pula kalau akan mengembalikan buku. Cukup tulis identias buku, tunggu sebentar sampai lobang yang disediakan buku terbuka. Masukkan buku di lobang tersebut. Selesai sudah.

13689832821661281987

pinjaman buku

13689833511962886993

mengembalikan buku

Semangat Membaca.

Mungkin teknologi di atas, sudah mulai usang. Perpustakaan lain juga bisa melakukan modernisasi. Namun yang sulit untuk meniru adalah budaya membaca. Sebuah kata kunci yang berlaku untuk perpustakaan apapun, dimanapun. Semangat membaca telah membudaya di universitas tersebut. Bahkan perpustakaan tidak hanya melayani dalam bentuk pinjam meminjam buku. Perpustakaan on line yang sekarang dikembangkan oleh berbagai lembaga (khususnya pendidikan), juga disediakan dengan amat mudah. Saluran listrik diletakkan pada sisi yang dapat dijangkau oleh pengguna. Akses internetnya cepat.

Pengembangan perpustakaan sudah mampu menjalin kerjasama dengan universitas terkemuka di dunia. Sehingga untuk memperoleh abstrak atau bahkan hasil sebuah riset, skripsi, tesis, dapat dengan mudah dijangkau. Kerjasama yang dibangun, bukan saja karena ketersediaan dana, namun atas dasar kepercayaan. Perpustakaan diĀ  universitas yang telah maju (mungkin) tidak begitu membutuhkan dana. Mereka lebih suka dihargai dengan mencantumkan nara sumber. Mereka sangat tidak kompromi dengan plagiator.

13689833931167426063

dokumen pribadi

1368983445743522541

dokumen pribadi

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Klawing: Pusat Perhiasan dari Jaman …

Igoendonesia | | 06 May 2015 | 15:07

Keraton Yogyakarta di Ujung Tanduk? …

Andi Kurniawan | | 06 May 2015 | 12:28

[BANJARMASIN] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:00

Ke Pulau Komodo, Tidak untuk Wisatawan Lokal …

Roman Rendusara | | 06 May 2015 | 17:18

[INFO] Pengembangan dan Perawatan Server …

Kompasiana | | 24 March 2015 | 17:37


TRENDING ARTICLES

Pembegalan dan Pembusukan KPK Melibatkan …

Zulkarnain El Madu... | 4 jam lalu

Jokowi Satria Piningit? …

Antonius Guntur | 5 jam lalu

Jokowi Tak Terpahami …

Vroom Mora | 6 jam lalu

Masa Depan KPK Bersama Penyidik dari TNI …

Muthiah Alhasany | 6 jam lalu

Kita Negara Bola yang Tak Tahu Malu …

Arief Firhanusa | 8 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: