Back to Kompasiana
Artikel

Manajemen

Dudi Mardiyansyah

www.MotivatorTransformasi.Com Dudi Mardiyansyah, lebih dikenal dengan brand Motivator Transformasi. Penyandang epilepsi yang melakukan terapi motivasi mandiri selengkapnya

12 Pertanyaan Rahasia untuk Transformasi Kinerja & Produktivitas

OPINI | 16 June 2013 | 10:15 Dibaca: 362   Komentar: 0   1

Sumber: http://motivatortransformasi.com/12-pertanyaan-rahasia-untuk-transformasi-kinerja-produktifitas/

Seperti apakah jawaban kita atau pun team kita, saat disodori 12 pertanyaan ini.

  1. Apakah anda mengetahui, apa sebenarnya yang diharapkan dari pekerjaan anda saat ini.
  2. Apakah anda memiliki sumber daya, alat bantu  yang dibutuhkan untuk melakukan aktifitas kerja
  3. Apakah anda punya kesempatan untuk Transformasi menjadi lebih baik dan lebih produktif dalam pekerjaan selama ini
  4. Dalam sepekan terakhir apakah anda menerima pengakuan, pujian atas apa yang telah anda lakukan dengan baik
  5. Apakah orang-orang dilingkungan kerja anda peduli dengan anda
  6. Adakah seseorang di perusahaan/organisasi ini yang sangat mensupport kinerja dan produktifitas anda
  7. Di dalam posisi anda saat ini, apakah ide, pendapat anda dipertimbangkan untuk kemajuan organisasi
  8. Apakah Visi dan Misi perusahaan/organisasi saat ini membuat anda merasa penting dan menjadi bagian di dalam nya
  9. Apakah rekan kerja ada berkomitemen untuk meningkatkan kinerja dan produktifitas
  10. Apakah anda memiliki sahabat, tempat sharing di tempat kerja anda yang dapat membantu anda meningkatkan kinerja
  11. Pada 6 bulan terakhir ini, adakah yang mengevaluasi progres kinerja anda serta memberikan penghargaan dan masukan
  12. Pada setahun terakhir ini, apakah anda diberi kesempatan untuk belajar tumbuh dan meningkatkan kompetensi

Gallup Organization sejak 1997, melakukan survei dengan memberikan pertanyaan di atas kepada 3 juta karyawan yang bekerja pada 300 unit kerja perusahaan.

Hasinya:

Perusahaan yang karyawan nya memberikan respon jawaban positif untuk setiap pertanyaan di atas memiliki nilai turnover yang rendah, pertumbuhan penjualan yang tinggi, produktifitas dan kinerja yang lebih baik serta loyalitas pelanggan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang karyawan nya memberikan respon negatif.

Dari survei tersebut teridentifikasi:

  • 33% dari karyawan yang benar-benar loyal menyatu dan menikmati serta sangat  loyal terhadap pekerjaannya.
  • 49% memiliki tingkat loyalitas yang lebih rendah
  • 18% selalu ingin keluar dari pekerjaannya.

Yang artinya bila ada 10 orang team:

  • 3 orang team sangat berdedikasi terhadap pekerjaannya, selalu maju terlebih dahulu, memberikan lebih dari apa yang diminta dan memberi contoh teladan bagi team lain nya.
  • 5 orang bekerja sesuai standar yang ada.
  • 2 orang yang selalu “missing in action” karena mereka selalu memiliki prioritas yang berbeda dan tidak menyatu dengan pekerjaan nya saat ini.

Lalu seperti apakah jawaban kita, jawaban team kita saat ini ?  Dimana kah posisi kita saat ini ?

Bagaimana cara meningkatkan loyalitas team ?

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan loyalitas team:

  • Komunikasikan visi misi organisasi, tujuan  pekerjaan dari setiap team, peranan mereka baik secara umum mau pun secara khusus dan pastikan seluruh anggota team memahami tujuan pekerjaan dan peranan nya
  • Lengkapi dengan alat bantu kerja untuk mempermudah aktifitas mereka
  • Dorong team untuk memberikan masukan bagi perbaikan kinerja orgainsasi perusahaan
  • Hargai setiap masukan dari anggota team.
  • Luangkan waktu untuk evaluasi dan diskusi kinerja organisasi serta dan masing-masing anggota team.
  • Beri masukan dan penghargaan untuk setiap kinerja yang telah dicapai.
  • Bekali team dengan kompetensi untuk melakukan pekerjaannya dengan pelatihan, coaching,
  • Berikan kesempatan pada anggota team untuk belajar, tumbuh, berkembang.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Saat Warga Kupang Anti-McDonald …

Yusran Darmawan | | 29 August 2014 | 06:43

Pak Jokowi, Saya Setuju Cabut Subsidi BBM …

Amy Lubizz | | 28 August 2014 | 23:37

Jatah Kursi Parlemen untuk Jurnalis Senior …

Hendrik Riyanto | | 29 August 2014 | 04:36

Jangan Mengira “Lucy” sebagai Film …

Andre Jayaprana | | 28 August 2014 | 22:59

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Mafia Migas dibalik Isyu BBM …

Hendra Budiman | 9 jam lalu

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 15 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 15 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 18 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 22 jam lalu


HIGHLIGHT

Daun Ilalang Publishing (Kembali) Menggeliat …

Rumahkayu | 9 jam lalu

Soal BBM, Bang Iwan Fals Tolong Bantu Kami! …

Solehuddin Dori | 9 jam lalu

Kebahagiaan Termurah, Termudah dan Bisa …

Seneng Utami | 9 jam lalu

Mengajari Anak Siap Kalah sejak Dini …

Daniel Yonathan Mis... | 9 jam lalu

Anak Kami Tak Diakui Kemdikbud (?) …

Nino Histiraludin | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: