Artikel

Andi Primaretha

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

adalah Social Media Head di Virtual Consulting. Antusiasme dengan dunia internet dan video game telah membawanya menekuni bidang internet/digital marketing. Selama berkarir di Virtual Consulting, Andi telah membawa Tupperware Indonesia menjadi The best Social Media Marketing Strategy in Asia Pacific 2010 versi Tupperware Worldwide serta menangani Toyota Yaris, Richeese, The Body Shop dan Rexona. Andi baru saja menyelesaikan pendidikan pasca sarjana di London School of Public Relations - Jakarta dengan jurusan Journalism and Media Studies. http://www.virtual.co.id/blog/author/andi/

Wah Berkebun Kini Bisa Dilakukan di Media Sosial


OPINI | 15 December 2011 | 16:49 Dibaca: 286   Komentar: 0   Nihil

1323942490465813762

Siapa sangka aktifitas berkebun yang biasanya harus dilakukan di pekarangan rumah atau ladang, kini benar-benar bisa dilakukan melalui media sosial. Adalah Social Garden, sebuah aktiftas berkebun berbasis web dan jejaring sosial dari Nutrisari yang memampukan para netizen Indonesia untuk tetap dapat menanam sayuran dan buah di tengah-tengah kesibukan kantor atau sekolah. Dengan mengunjungi www.nutrisarisocialgarden.com, kita bisa memilih jenis sayuran atau buah yang ingin kita tanam sekaligus memilih sosok gardener virtual yang nantinya akan membantu merawat tanaman kita di social garden.

Walau hanya melalui komputer, pengguna bisa tetap menikmati serunya aktifitas berkebun seperti memilih bibit pohon buah atau sayur, menyiram, memupuk, mencabut tumput, membasmi hama, memangkas daun hingga membungkus buah. Kemudian yang membuat social garden ini menarik adalah adanya sistem reward dengan adanya poin. Semakin rajin si pengguna melakukan aktifitas berkebun maka semakin banyak poin yang akan diraih. Proses pengumpulan poin tidak hanya berasal dari aktifitas kebun kita tetapi pengguna juga bisa membantu untuk merawat tanaman orang lain atau teman kita sebagai sarana untuk medapatkan poin tambahan. Ketika berhasil mencapai poin di angka tertentu, kita akan diberi sebuah status seperti Social Garden Hero dan Social Garden Master yang akan membedakan kita dengan gardener lainnya. Di akhir aktifitas berkebun akan ada panen tanaman sayuran atau buah yang telah kita rawat selama ini. Hasil dari panen tersebut nantinya akan disumbangkan kepada yayasan sosial.

Social Garden dari Nutrisari merupakan salah satu contoh teknik marketing digital yang semakin ngetrend saat ini baik di tanah air dan di dunia yaitu menggunakan pendekatan Gamification. Pendekatan tersebut berusaha mengaplikasikan teknik yang biasa dikenal di sebuah game ke dalam kampanye marketing. Dengan menggunakan teknik tersebut, konsumen atau pengguna secara luas bisa mengalami pengalaman yang diinginkan oleh brand dengan cara memainkan game tersebut. Walau begitu, teknik Gamification tidak hanya dikenal di dalam ruang lingkup marketing karena saat ini Gamification juga mulai banyak digunakan di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, hiburan, hingga pekerjaan.

Selamat Berkebun!


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: