Back to Kompasiana
Artikel

Marketing

Al Rasyid

http://al-rasyid.blog.undip.ac.id/

Pengalaman Jualan Paling Ga Umum – Jual Emas Batangan 1 Ton

OPINI | 20 February 2012 | 22:22 Dibaca: 689   Komentar: 2   0

Berikut adalah pengalaman tentang jualan paling ga umum & isinya ketemu orang orang aneh. Dan banyak yang mengira, saya gila.. hehe :D

Penawaran produknya :

“Jual Emas Batangan 24 Karat Bersertifikat minimum order 1000kg (bisa dipecah per paket).

Ketentuan dari Perusahaan Distributor Emas kami adalah :

* Harga emas kami LEBIH MURAH 5% dari harga pasaran(CIC)

* Syarat pembelian emas batangan minimal 1000kg

* Kami mempersilahkan calon pembeli untuk mensurvei emas dengan “JURU TIMBANG” yang independen agar calon pembeli mengetahui keaslian “Kadar Emas” dan keaslian sertifikat

* Calon pembeli boleh menggagalkan transaksi apabila salah satu dari Kadar Emas atau Sertifikatnya tidak sesuai

* Harga Emas berubah mengikuti perkembangan

Untuk mengetahui Informasi Jual Emas Batangan Murni dan Tata Cara Pembelian Emas lebih lengkap silahkan Email atau chat via Gtalk di : jualemas99@gmail.com (HANYA UNTUK YANG SERIUS)”

Url Penawaran : http://jualemas.blogspot.com/

Beberapa foto bukti produknya :

13297295681714356022

Jual Emas Batangan

Barangnya sebenarnya memang ada, namun karena bukan hal yang umum dicari banyak orang, jadi terkesan bahwa hal ini penipuan, padahal bukan.. :)

Kesimpulan yang didapat dari pengalaman ini adalah “Indonesia adalah negri yang kaya raya”… ;)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Latahnya Pedagang Kaki Lima …

Agung Han | | 17 September 2014 | 04:16

Polemik Kabinet Jokowi-JK …

Mike Reyssent | | 17 September 2014 | 05:05

Potret-Potret Geliat TKW HK Memang …

Seneng Utami | | 17 September 2014 | 06:07

Pro-Kontra Pembubaran (Sebagian) Kementerian …

Hendi Setiawan | | 17 September 2014 | 08:17

Setujukah Anda jika Kementerian Agama …

Kompasiana | | 16 September 2014 | 21:00


TRENDING ARTICLES

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 3 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 4 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 5 jam lalu

Pak Ridwan! Contoh Family Sunday di Sydney …

Isk_harun | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: