Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Amerika Runtuh, What’s Next??

OPINI | 23 October 2010 | 02:27 Dibaca: 308   Komentar: 9   0

Setelah krisis ekonomi yg di terlihat di tahun 2008, saya melihat bahwa banyak negara yg belum benar-benar pulih dari krisis itu.. bahkan termasuk Amerika yg juga merupakan asal dari krisis itu.. ini membuktikan Amerika tidaklah kebal terhadap krisis..

Ini di ikuti oleh krisis di belahan dunia lain Asia dan Eropa.. kita mulai bisa melihat banyak negara jadi korban Yunan, Prancis (sekarang lagi mengetatkan ikat pinggang hehe.. banyak demo), bahkan Inggris..

Fenomena menarik adalah China mereka bertahan bahkan mengambil keuntungan… (juga India dan Surprisingly Indonesia!)..

Kalau Amerika tdk sukses berbenah mereka juga bisa runtuh… so what’s next?? inilah yg menarik..

Well biasannya kalau satu negara Super Power hilang maka akan di gantikan oleh Super Power baru.. salah satu negara terkuat di dunia ini adalah China.. dgn idiologi Komonis hibrid (ekonomi liberal)… pertannyaannya adalah apakah negara seperti China (atau yg lain) lebih baik (buat negara-2 lain) dari Amerika??

Yg jelas dari sisi kebebasa sangat berbeda.. kita bisa melihat apa yg mereka (pemerintah) lakukan terhadap orang-2 yg melakukan perubahan (diburu, dipenjara, dll).. bagaimana mereka memperlakukan orang-2 Tibet dan orang-2 Muslim China (Uyghur).. dgn tidak adanya kebebasan pers apa yg kita ketahui masih sedikit di banding apa yg benar-2 terjadi di sana.. sangat kontras dgn Amerika bahkan setiap hari kita bisa melihat rakyatnya (kulit putih, hitam, Imigran, Yahudi, Kristen, Budhha, Hundu, Islam, Atheis) mengkritisi pemerintah dgn bebas (hehe sama dgn Indonesia saat ini minus Yahudi tentunya).

Sekarang pertannyaan yg paling menarik… Apakah Indonesia Sudah siap dgn perubahan global yg akan (pasti) terjadi (tinggal masalah waktu saja)….

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Penambang Belerang Kawah Ijen yang …

Mawan Sidarta | | 17 September 2014 | 10:13

Referendum Skotlandia, Aktivis Papua Merdeka …

Wonenuka Sampari | | 17 September 2014 | 13:07

Seni Bengong …

Ken Terate | | 16 September 2014 | 16:16

[Fiksi Fantasi] Keira dan Perjalanan ke …

Granito Ibrahim | | 17 September 2014 | 08:56

Setujukah Anda jika Kementerian Agama …

Kompasiana | | 16 September 2014 | 21:00


TRENDING ARTICLES

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 7 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 7 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 8 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 9 jam lalu

Pak Ridwan! Contoh Family Sunday di Sydney …

Isk_harun | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Vox Populi Vox Dei? …

Angin Dirantai | 7 jam lalu

Kayungyun: Catatan Sang Pelacur …

Kang_insan | 7 jam lalu

Tentang “Hobi” Baru SBY di …

Daniel H.t. | 8 jam lalu

Kenikmatan DPR …

Tion Camang | 8 jam lalu

Kata Mawar …

Prayogo Tulus | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: