Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Widi Noor Cahya

Burning Lovely Untouchable Emotional | BLUE

Saldo Minimal Bank Mandiri yang Seenaknya Sendiri

REP | 10 June 2011 | 05:01 Dibaca: 2451   Komentar: 6   0

Sebagai bank pelat merah, Bank Mandiri seharusnya memberikan pelayanan maksimal kepada setiap nasabahnya. Namun sayang, nasabah Bank Mandiri justru merasakan sebaliknya. Kejadian ini menimpa seorang nasabah yang mengeluhkan rendahnya pelayanan Bank Mandiri, lewat supucuk surat kepada Monitor Indonesia, Rabu (18/5/2011).

DALAM surat itu, nasabah yang mengaku bernama Oci mengungkapkan Bank Mandiri menetapkan batas minimal saldo dari Rp50.000 menjadi Rp100.000 tanpa ada pemberitahuan terlebih dulu. Akibatnya, ketika ia akan menarik uang tunai, tercekal oleh mesin ATM.

Ini Dia Surat Lengkapnya:

Saya nasabah Bank Mandiri yang aktif sejak 2009. Alangkah terkejutnya saya ketika mau menarik uang tunai dari ATM di kawasan Tebet, Senin (9/5/2011) sore. Rencananya, saya ingin menarik uang sebesar Rp 1 juta, karena berpikir saldo saya masih mencukupi. Apa boleh buat, kalimat ‘saldo Anda tidak mencukupi’ muncul di layar ATM itu. Padahal, saldo saya saat itu masih di atas Rp 1.066.000

Saya lantas bingung, sebab sebelumnya saldo minimal di Bank Mandiri adalah Rp 50.000. Itu artinya, jika saya menarik uang Rp 1 juta, maka sisa saldo saya adalah Rp 66.000. Anehnya, niat itu ternyata tidak lagi bisa dipenuhi, karena sisa saldo minimal ternyata sudah berubah menjadi Rp 100.000. Mau tidak mau, saya menyerah dan pasrah menarik uang sebesar Rp 950.000. Maka saldo yang tersisa adalah Rp 116.000.

Kebetulan, seusai menarik uang itu, tiga orang petugas ATM yang mungkin ingin menambahkan pasokan uang ke dalam ATM itu, berpapasan dengan saya. Saya lantas bertanya kenapa saya tidak bisa mengambil uang sebesar Rp 1 juta. Petugas itu menjawab bahwa saldo minimal yang berlaku saat ini adalah Rp 100.000.
Kalau sudah begini, Bank Mandiri telah melakukan pembohongan sekaligus penipuan terhadap nasabahnya sendiri. Sebab setahu saya, tidak pernah ada pengumuman perubahan saldo minimal, baik lewat SMS, surat, atau iklan di media massa. Dengan demikian, masih layakkah Bank Mandiri dipercaya?
Apalagi, dengan naiknya jumlah saldo minimal, itu berarti Bank Mandiri dengan seenaknya bisa memanfaatkan uang tersebut untuk keperluannya sendiri. Selama saya tidak mampu menambah jumlah saldo minimal itu, maka selama itu pulalah Bank Mandiri bisa memanfaatkan dana itu. Jika nasabah seperti saya misalnya berjumlah satu juta orang, maka berapa banyak dana yang parkir di Bank Mandiri? Ke mana saja uang itu digunakan?
Semoga lewat surat ini, pihak Bank Mandiri bersedia memberikan penjelasan yang detail tentang masalah di atas.
sumber:

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kenapa Anak Metal Bajunya Selalu Hitam? …

Giri Lumakto | | 01 April 2015 | 21:57

Inilah Pasar Warisan Belanda di Malang …

Mawan Sidarta | | 01 April 2015 | 22:11

[Blog&Photo Competition] Saatnya Non …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:48

Lolos dari Tsunami, Menimba Ilmu di Perancis …

Ade Kadarisman | | 01 April 2015 | 23:13

Kompasiana dan Kompas Kampus Sambangi 5 …

Kompasiana | | 06 March 2015 | 08:32


TRENDING ARTICLES

Kontradiksi Ahok dan Jaya Suprana, Minoritas …

Pakde Kartono | 8 jam lalu

Benarkah Ada Udang Dibalik Batu Terkait …

Af Yanda | 9 jam lalu

Syaiful Jamil, Koin untuk Car For Nassar, …

Andrea Dietricth | 11 jam lalu

Batu Akik Aceh Yang 20 Ton Sekarang Katanya …

Ifani | 13 jam lalu

Haji Lulung Cs Tidak Korupsi Dana UPS …

Abd. Ghofar Al Amin | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: