Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Widi Noor Cahya

Burning Lovely Untouchable Emotional | BLUE

Saldo Minimal Bank Mandiri yang Seenaknya Sendiri

REP | 10 June 2011 | 05:01 Dibaca: 2295   Komentar: 6   0

Sebagai bank pelat merah, Bank Mandiri seharusnya memberikan pelayanan maksimal kepada setiap nasabahnya. Namun sayang, nasabah Bank Mandiri justru merasakan sebaliknya. Kejadian ini menimpa seorang nasabah yang mengeluhkan rendahnya pelayanan Bank Mandiri, lewat supucuk surat kepada Monitor Indonesia, Rabu (18/5/2011).

DALAM surat itu, nasabah yang mengaku bernama Oci mengungkapkan Bank Mandiri menetapkan batas minimal saldo dari Rp50.000 menjadi Rp100.000 tanpa ada pemberitahuan terlebih dulu. Akibatnya, ketika ia akan menarik uang tunai, tercekal oleh mesin ATM.

Ini Dia Surat Lengkapnya:

Saya nasabah Bank Mandiri yang aktif sejak 2009. Alangkah terkejutnya saya ketika mau menarik uang tunai dari ATM di kawasan Tebet, Senin (9/5/2011) sore. Rencananya, saya ingin menarik uang sebesar Rp 1 juta, karena berpikir saldo saya masih mencukupi. Apa boleh buat, kalimat ‘saldo Anda tidak mencukupi’ muncul di layar ATM itu. Padahal, saldo saya saat itu masih di atas Rp 1.066.000

Saya lantas bingung, sebab sebelumnya saldo minimal di Bank Mandiri adalah Rp 50.000. Itu artinya, jika saya menarik uang Rp 1 juta, maka sisa saldo saya adalah Rp 66.000. Anehnya, niat itu ternyata tidak lagi bisa dipenuhi, karena sisa saldo minimal ternyata sudah berubah menjadi Rp 100.000. Mau tidak mau, saya menyerah dan pasrah menarik uang sebesar Rp 950.000. Maka saldo yang tersisa adalah Rp 116.000.

Kebetulan, seusai menarik uang itu, tiga orang petugas ATM yang mungkin ingin menambahkan pasokan uang ke dalam ATM itu, berpapasan dengan saya. Saya lantas bertanya kenapa saya tidak bisa mengambil uang sebesar Rp 1 juta. Petugas itu menjawab bahwa saldo minimal yang berlaku saat ini adalah Rp 100.000.
Kalau sudah begini, Bank Mandiri telah melakukan pembohongan sekaligus penipuan terhadap nasabahnya sendiri. Sebab setahu saya, tidak pernah ada pengumuman perubahan saldo minimal, baik lewat SMS, surat, atau iklan di media massa. Dengan demikian, masih layakkah Bank Mandiri dipercaya?
Apalagi, dengan naiknya jumlah saldo minimal, itu berarti Bank Mandiri dengan seenaknya bisa memanfaatkan uang tersebut untuk keperluannya sendiri. Selama saya tidak mampu menambah jumlah saldo minimal itu, maka selama itu pulalah Bank Mandiri bisa memanfaatkan dana itu. Jika nasabah seperti saya misalnya berjumlah satu juta orang, maka berapa banyak dana yang parkir di Bank Mandiri? Ke mana saja uang itu digunakan?
Semoga lewat surat ini, pihak Bank Mandiri bersedia memberikan penjelasan yang detail tentang masalah di atas.
sumber:

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 7 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 8 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 9 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Manajemen Konflik di Negeri Angkara Murka …

Yudhi Hertanto | 7 jam lalu

99,9% Arema Dibantu Wasit? …

Id Law | 7 jam lalu

For You …

Ahmad Maulana Jazul... | 7 jam lalu

Sejatinya Pemimpin…!!! …

Alex Palit | 7 jam lalu

Penggunaan Air Susu Ibu (ASI) …

Zainab Hikmawati | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: