Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Fajar Triyanto

Learn to Learn..........

Pajak: Saya Bingung Mengurus Mutasi Subyek PBB dalam SPPT

OPINI | 18 June 2011 | 17:39 Dibaca: 2624   Komentar: 10   2

13083750551920515020

Tergelitik karena ada seorang teman kuliah yang baru saja membeli tanah namun sedikit mengalami kebingungan untuk mengubah nama subyek dalam SPPTnya agar tercatat atas nama teman saya tadi atau lazimnya di sebut Permohonan Mutasi Subjek pajak Bumi dan Bangunan. Bagaimana caranya ya?? (Ngelap keringet bentar…).

Hal pertama yang mungkin harus diingat adalah SPPT bukan merupakan tanda bukti hak atas sebuah bidang tanah. SPPT adalah surat yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk memberitahukan besarnya pajak terhutang kepada wajib pajak. Jadi janganlah kita menangis, panik, bingung manakala tanah yang kita miliki ternyata SPPTnya masih tercantum atas nama orang lain.

Langkah yang harus dilakukan untuk melakukan perubahan nama dalam SPPT.

1. Buatlah surat permohonan secara tertulis dari Wajib Pajak atau kuasanya mengenai perubahan subyek atau obyek pajak atau bisa juga dengan mengisi formulir permohonan yang sudah tersedia.

2. Siapkan Dokumen-dokumen pendukung

Dokumen yang harus disiapkan adalah :

a. Asli SPPT tahun yang bersangkutan;
b. Asli atau Fotokopi Surat Pelunasan PBB (STTS) tahun yang bersangkutan;
c. Fotokopi Sertifikat atau Akta Jual Beli atas nama Wajib Pajak yang baru;
d. Fotokopi SSB BPHTB;
e. Surat Kuasa dalam hal SPOP ditandatangani oleh Kuasanya;
f. Mengisi Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) dan LSPOP benar dan lengkap serta ditandatangani oleh Wajib Pajak/Kuasanya
g. Fotokopi KTP.

Jika dokumen-dokumen sudah tersedia kunjungi Kantor Pelayanan Pajak Pajak tempat obyek PBB atau tanah tadi terdaftar, agar lebih mudah dalam proses penyelesaiannya.Kalau mengendarai sepeda motor jangan lupa bawa helm, SIM dan STNK biar hati tenang dan perjalanan aman. Tempat Pelayanan Terpadu atau Kantor Pajak membuka pelayanan setiap hari senin s.d. Jum’at mulai sampai pukul 08.00 s.d. 17.00 setiap harinya.

Terus berapa lama nunggunya???

“Pasti berbulan-bulan yach???”

“Don’t Worry Be Happy”

Well, ada dua perlakuaan ujntuk memproses permohonan mutasi/Perubahan Obyek dan Subyek PBB ini.

a. 3 (tiga) hari sejak berkas permohonan mutasi diterima lengkap (apabila tidak dilakukan verifikasi lapangan).

b. 5 (lima) hari sejak berkas permohonan mutasi diterima lengkap (apabila dilakukan verifikasi lapangan).

Bagaimana?? Nggak Lama Khan???

Kenapa harus beda-beda?

3 hari jika obyek yang minta dimutasikan tersebut adalah secara keseluruhan tanpa adanya pemisahan bidang tanah atau pemecahan bidang tanah, sehingga tidak akan dilakukan verifikasi lapangan (cek lokasi). Sedangkan apabila obyek yang diminta mutasi tersebut erjadi pemecahan atau hanya bersifat sebagian saja, maka harus dilakukan verifikasi lapangan guna menentukan obyek dan subyek baru dalam pemenuhan kewajiban PBBnya.

Bayar nggak sih???

Well… untuk semua pelayanan administrasi di Kantor Pelayanan Pajak tidak dipungut biaya, alias Gratis.

13083754581957737685

Semoga bermanfaat.

Info lebih lanjut kunjungi www.pajak.go.id

Sumber Gambar

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 11 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 11 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 18 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Janji di Atas Pasir …

Pena Biruku | 8 jam lalu

Green In Peace ~ Indonesia Adalah Pertiwi …

Benyamin Siburian | 9 jam lalu

Meningkatkan Kinerja PLN untuk Masyarakat …

Sulhan Qumarudin | 9 jam lalu

Senandung Pahit Lili …

Rahab Ganendra | 9 jam lalu

Wakil Rakyat: Dimiliki Rakyat atau Memiliki …

Josua Kristofer | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: