Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Amerika Banyak Hutang Tapi Bukan Negara Miskin

OPINI | 19 August 2011 | 12:34 Dibaca: 987   Komentar: 8   0

Biasanya orang banyak hutang pastinya miskin. Banyak yang menilai America akan bangkrut. Jangan terlalu senang dengan pemikiran America bangkrut. Sampai hari ini America memang negara konsumtif selama bisa punya kesempatan dapat hutangan ataupun masih ada negara lain yang kasih. Di balik hutang-hutang America jika para milyoner dunia yang cukup banyak dari America mengabung semua duitnya, tentunya neraca America cepat imbang,coba aja lihat ada google, microsoft, dell, Apple inc, Intel, dll itu baru dari computer ,belum lainnya . Dimana rata-rata company ini investasi di negara seperti China,India, taiwan,dll. Ini dari segi produksi computer,  untuk urusan kekayaan alam America bukan negara yang suka menjual cepat kekayaan alamnya. Dalam dunia perkayuan hutan-hutan di America  tentunya banyak kayunya, belum dari kekayaan alam yang tersembunyi lainnya. Negara America dan negara maju di kawasan Eropa punya prinsip selama bisa beli mengapa harus merusak yang ada. Hal lainnya yang tentunya kekayaan sulit di hitung dan di predisksi adalah kekayaan intelektual.

Bayangkan berapa banyak ilmuwan yang di punya America, yang tentunya jika akan menemukan penemuan yang berguna itu akan jelas-jelas memberikan hitungan sendiri. Selama ini hampir sebagian besar penemuan baik tehnologi , kedokteran, pertahanan keamanan, dll masih di kuasai oleh negara-negara maju sekelas America,German,Prancis,Belanda,Jepang,dll. Untuk yang berpikir America bangkrut perlu berpikir ulang karena kekayaan intelektual America sulit di prediksi. Makanya para milyoner Timur Tengah masih mempercayakan dananya untuk America kelolah , begitu juga dengan negara - negara yang masih mau kasih pinjaman seperti negara china contohnya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pak Jokowi, Bapak Lihat Ini di Perbatasan? …

Fariastuti Djafar | | 30 January 2015 | 05:51

Saat Mega Mengajarkan “Ini Budi” kepada …

Zainudin Zen | | 30 January 2015 | 10:34

Rasionalitas PDIP yang Jungkir Balik …

Mochamad Syafei | | 30 January 2015 | 09:56

Kampanye Antirokok di Saudi …

Mariam Umm | | 30 January 2015 | 02:26

Ketika Istri Kecanduan Gadget …

Cahyadi Takariawan | | 30 January 2015 | 08:15


TRENDING ARTICLES

Menebak Strategi dan Langkah Presiden …

Harry Purnomo | 7 jam lalu

Jokowi dan Lobi Trisakti; Lepasnya …

Imam Kodri | 8 jam lalu

BG “Pembukaan” Pro JK, …

Hendrik Riyanto | 8 jam lalu

Gaya Kepemimpinan Jokowi vs Rakyat …

Christian Kelvianto | 12 jam lalu

Mengapa Pak JK Kehilangan Panggung? …

Anis Kurniawan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: