Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Amerika Banyak Hutang Tapi Bukan Negara Miskin

OPINI | 19 August 2011 | 12:34 Dibaca: 956   Komentar: 8   0

Biasanya orang banyak hutang pastinya miskin. Banyak yang menilai America akan bangkrut. Jangan terlalu senang dengan pemikiran America bangkrut. Sampai hari ini America memang negara konsumtif selama bisa punya kesempatan dapat hutangan ataupun masih ada negara lain yang kasih. Di balik hutang-hutang America jika para milyoner dunia yang cukup banyak dari America mengabung semua duitnya, tentunya neraca America cepat imbang,coba aja lihat ada google, microsoft, dell, Apple inc, Intel, dll itu baru dari computer ,belum lainnya . Dimana rata-rata company ini investasi di negara seperti China,India, taiwan,dll. Ini dari segi produksi computer,  untuk urusan kekayaan alam America bukan negara yang suka menjual cepat kekayaan alamnya. Dalam dunia perkayuan hutan-hutan di America  tentunya banyak kayunya, belum dari kekayaan alam yang tersembunyi lainnya. Negara America dan negara maju di kawasan Eropa punya prinsip selama bisa beli mengapa harus merusak yang ada. Hal lainnya yang tentunya kekayaan sulit di hitung dan di predisksi adalah kekayaan intelektual.

Bayangkan berapa banyak ilmuwan yang di punya America, yang tentunya jika akan menemukan penemuan yang berguna itu akan jelas-jelas memberikan hitungan sendiri. Selama ini hampir sebagian besar penemuan baik tehnologi , kedokteran, pertahanan keamanan, dll masih di kuasai oleh negara-negara maju sekelas America,German,Prancis,Belanda,Jepang,dll. Untuk yang berpikir America bangkrut perlu berpikir ulang karena kekayaan intelektual America sulit di prediksi. Makanya para milyoner Timur Tengah masih mempercayakan dananya untuk America kelolah , begitu juga dengan negara - negara yang masih mau kasih pinjaman seperti negara china contohnya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 11 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 11 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 18 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Janji di Atas Pasir …

Pena Biruku | 8 jam lalu

Green In Peace ~ Indonesia Adalah Pertiwi …

Benyamin Siburian | 9 jam lalu

Meningkatkan Kinerja PLN untuk Masyarakat …

Sulhan Qumarudin | 9 jam lalu

Senandung Pahit Lili …

Rahab Ganendra | 9 jam lalu

Wakil Rakyat: Dimiliki Rakyat atau Memiliki …

Josua Kristofer | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: