
I'm an Islamic people born in the buginese land, fallen down to the dark side of the world, struggling hard finding the lights to come home...
Dibaca: 270
Komentar: 0
Nihil
“Orang bijak taat pajak” ini adalah semboyan yang ditujukan kepada seluruh warga negara Indonesia selaku faktor paling penting dalam proses pembangunan negara dalam segala bidang melalui peranan sumbangsih di dunia perpajakan. Pajak adalah bentuk peran serta masyarakat/warga negara dalam memajukan pembangunan dan pengembangan negara itu sendiri, baik dalam bentuk pribadi/perorangan maupun dalam bentuk organisasi/perusahaan.
Di malam apresiasi KPP Madya Makassar 26 Januari 2012 yang lalu dengan tema acara “A’ Bulo Sibatang” yang bermakna sinergi yaitu simbiosis mutualisme antara petugas pajak dan wajib pajak, KPP Madya Makassar memberikan penghargaan kepada 25 perusahaan wajib pajak yang memberikan pajak terbesar se-Sulawesi Selatan dan Tenggara. Acara ini diselenggarakan di Grand Hotel Clarion. Kepala KPP Madya Makassar Nyono Laksito menyampaikan bahwa pada tahun 2011 kemarin, jumlah pajak yang masuk ke kas pemerintah mencapai Rp 1,7 Triliun melebihi target yang diharapkan yaitu sekitar Rp 1,6 Triliun, dan ada sekitar 800 wajib pajak dari sektor perusahaan yang berperan serta di dalamnya.
Dari 800 perusahaan wajib pajak tersebut, PT. Hadji Kalla memiliki kontribusi terbanyak, mencapai sekitar 9%. PT. Hadji Kalla bahkan mengalahkan kontribusi pajak perusahaan-perusahaan dari daerah lain di wilayah Sulselrabar. Dengan presentase tersebut, PT. Hadji Kalla diperkirakan mengeluarkan pembayaran pajak ke kas negara hingga Rp 1 miliar lebih. Berikut 5 besar urutan pembayar pajak terbesar yang mendapat penghargaan dari KPP Madya Makassar:
Ibu Fatimah Kalla dalam hal ini selaku Direktur Utama PT. Hadji Kalla usai penerimaan penghargaan menyampaikan apresiasinya kepada KPP Madya Makassar dengan harapan-harapan sebagai berikut:
“sebab pajak merupakan kontribusi kita selaku bagian masyarakat terhadap negara untuk kemajuan daerah dan negara ke depan. Semoga pajak dapat menutupi segala kekurangan terhadap kemiskinan rakyat, baik masalah kesehatan maupun pendidikan,” sahut Ibu Fatimah Kalla sebelum menutup sambutan dan apresiasinya dalam acara tersebut.
Sumber: mediakalla.com