Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Usi Saba Kota

Juara 1 olimpiade Kimia & Matematika sekandang ayam.

MoneyGram Vs. Western Union

REP | 23 February 2012 | 01:21 Dibaca: 11087   Komentar: 32   3

Pengiriman uang atau transfer instan sekarang menjadi pilihan bagi kita saat ini. Kalau dulu untuk mengirim uang kepada keluarga, teman, atau saudara akan memakan waktu lama, saat ini kita bisa melakukannya hanya dalam hitungan menit saja.   Pengiriman uang instan antar bank didalam negeri mungkin masih bisa dihitung cepat dan murah tapi pengiriman uang antar negara antar bank setidaknya memakan waktu berjam-jam bahkan kalau terpotong libur bisa mencapai beberapa hari.

Pilihan jasa transfer uang instan sekarang banyak sekali. Salah satunya Western Union yang pastinya sudah terlebih dahulu populer di negara kita, setidaknya di telinga saya sebelum MoneyGram.  Saya sewaktu sebelum mengikuti suami ke Amerika, suka dikirimi uang lewat Western Union. Seperti  orang kampung lainnya, kalau sudah setia dan terbiasa sama sesuatu, saya suka fanatik dan tidak mudah berganti pilihan.

Suatu hari entah apa alasannya, suami bilang kalau kala itu dia mengirimkan uang lewat MoneyGram. Aduh, nama itu belum familiar di telinga saya. Kantor pos, tempat dimana saya terbiasa mengambil uang lewat Western Union rasa2nya tidak memiliki logo MoneyGram ini. Suami saya lalu menyuruh saya membuka situs MoneyGram dan mencari agen terdekat di kota saya.

Bank CIMB Niaga rupanya salah satu agen yang ada di kota kecil saya. Saya lalu membuka-buka situs MoneyGram ini. Ternyata eh ternyata, kefanatikan saya meleleh setelah melihat kelebihan yang dimiliki MoneyGram. Apa itu?. Biaya kirimnya lebih murah dan nilai tukarnya lebih tinggi.

Contohnya saat ini, hari Rabu, tgl 22 Februari 2012 pukul. 19.07 wib saya membuka situs MoneyGram dan Western Union. Jika kita mengirimkan uang Seribu Dollar Amerika maka uang yang akan diterima keluarga kita di Indonesia adalah sebesar:

di MoneyGram: Rp 8.809.125 dengan biaya kirim sebesar US$ 16

di WesternUnion: Rp 8.750.800 dengan biaya kirim sebesar US$ 68

Atau biaya total yang harus dikeluarkan oleh si pengirim bila melalui:

MoneyGram = 1.016 Dollar

Western Union = 1.068 Dollar

Selisihnya sekitar = 52 Dollar untuk biaya kirim

Selisih uang yang diterima : Rp 8.809.125-Rp 8.750.800 = Rp 59.125

Lumayan ‘kan?.

Mungkin kalau kita mengirim hanya sekali ya tidak banyak selisih itu tapi kalau rutin, umpamanya tiap bulan atau tiap tiga bulan atau tiap dua minggu?. Akan jadi banyak selisihnya.

Setelah mengetahui kelebihan dari MoneyGram, suami selalu mengirim uang melalui MoneyGram. Saat ini pun saya selalu mengirim uang ke kampung dengan MoneyGram. Bila kita memiliki rekening di CIMB Niaga, itu lebih bagus lagi jadi kita tidak akan kena biaya materai tiap kita menerima uang kiriman. Uang yang kita terima akan masuk rekening dan kita bisa mengambilnya dari rekening kita langsung. It is so easy and cheap. Be smart about money.

Saya tidak memiliki kenalan, kerabat, teman, ataupun keluarga yang bekerja di MoneyGram atau bank CIMB Niaga. Saya menuliskan pengalaman saya hanya ingin mengajak pembaca untuk tidak menutup diri terhadap sesuatu yang baru. Kalau itu memang menguntungkan, kenapa tidak?. Apalagi ini urusannya soal uang.

Mari belajar hemat dari hal2 kecil.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kontroversi Panjat Pinang dan Serunya …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 11:15

Si Gagah yang Terlelap …

Findraw | | 03 September 2014 | 09:17

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | | 03 September 2014 | 08:39

Oase untuk Anak Indonesia …

Agung Han | | 03 September 2014 | 08:10

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Oposisi Recehan …

Yasril Faqot | 3 jam lalu

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | 5 jam lalu

Florence Sihombing Disorot Dunia …

Iswanto Junior | 7 jam lalu

Manuver Hatta Rajasa dan Soliditas Koalisi …

Jusman Dalle | 8 jam lalu

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Transparansi Pengadaan Alutsista di TNI …

Putra Perkasa | 8 jam lalu

Kontroversi Panjat Pinang dan Serunya …

Kompasiana | 8 jam lalu

Ala Backpacker menuju Negri di Atas Awan …

Wilda Hikmalia | 8 jam lalu

Krisis Kesetiaan …

Blasius Mengkaka | 9 jam lalu

Hadiah Istimewa Dari Pepih Nugraha …

Tur Muzi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: