Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Novrita - Financial Planner

Perempuan biasa yang profesi utama nya adalah sebagai ibu rumahtangga dengan seorang putri yang sudah selengkapnya

Sukuk….. Sukri 004….. Apa Itu?

REP | 07 March 2012 | 02:27 Dibaca: 2348   Komentar: 6   0

“Assalamu ‘alaikum bu… ini saya Tia dari Bank Syariah X”, sapa dari telepon di seberang sana pagi tadi. Rupanya dia ingin memberikan info tentang penawaran Sukri 004. Memang saya pernah meminta dia waktu dulu, jika ada penawaran Sukuk tolong untuk diinfo ke saya. Nah, rupanya sekarang ini sudah mulai ditawarkan Sukuk Ritel seri 004.

Photobucket

Sebetulnya apa sih Sukuk Ritel itu?

Sukuk pada dasarnya adalah seperti Obligasi, yaitu surat hutang yang dikeluarkan oleh Pemerintah atau Perusahaan besar untuk memperoleh dana tambahan bagi pembiayaan proyek dan bisnis lainnya. Bedanya dengan Obligasi, maka Sukuk berbasis syariah. Jika pada waktu itu pernah dibahas ORI 008 (Obligasi Ritel Indonesia atau Obligasi Negara Ritel 008), maka sekarang kita cari tahu tentang Sukri, kebetulan akan ada penawaran Sukri 004.

Kepanjangan dari Sukri adalah Sukuk Ritel , yaitu merupakan surat beharga yang diterbitkan oleh pemerintah berdasarkan prinsip syariah yang ditawarkan kepada investor perorangan (WNI) di pasar perdana dalam negeri. Untuk yang akan terbit pada Maret 2012 ini adalah Sukri 004 dengan nama resmi nya : Sukuk Negara Ritel 004 (SR 004). Penerbitnya tentu saja Pemerintah Indonesia melalui Perusahaan Penerbit SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) Indonesia.

Sukuk negara ritel ini sudah mendapatkan Pernyataan Keseuaian dengan Syariah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan nomor DSN-MUI B-077/DSN-MUI/II/2012 tanggal 22 Februari 2012.

Dengan memiliki atau memilih instrumen investasi jenis ini kita akan mendapatkan pendapatan tetap atas investasi yang ditanamkan berupa kupon. Untuk Sukri 004, imbal hasilnya 6,25% per tahun dipotong pajak 15% atau 5,3125% nett. Jumlah pembelian Sukri 004 minimalnya dipatok pada nominal Rp. 5.000.000,- atau kelipatannya dan maksimal Rp. 5M,- .Dengan imbal hasil sebesar itu, maka bisa dihitung bahwa setiap 5 juta rupiah, setiap tahunnya akan diperoleh imbal hasil Rp. 265.625,- atau Rp. 22.135,- per bulan. Masih jauh lebih menarik dibandingkan dengan return yang ditawarkan deposito pada umumnya, yang rata-rata berada di kisaran 6% per tahun dipotong pajak 20% atau setara dengan 4,8%. Lebih menggiurkan Sukri 004 ini dong…

Memang jika dibandingkan denga deposito biasa, lebih menarik Sukri 004 ini. Dari sisi pajak lebih rendah, yaitu hanya 15% sementara pajak untuk bunga deposito 20% . Dari sisi imbal hasilnya pun untuk nominal Rp. 5jt jauh lebih tinggi dibanding deposito,dimana biasanya deposito akan memberikan imbal hasil yang lebih jika nominal investasi yang ditanamkan sekitar ratusan juta rupiah.

Untuk jangka waktunya berapa lama? Dan kapan tanggal yang berkaitan dengan Sukri 004 ini?

Jangka waktu yang ditetapkan untuk Sukri 004 ini adalah 3,5 tahun. Sedangkan waktu yang berkaitan dengan Sukri 004 ini, yaitu Masa Penawaran mulai 5 Maret – 16 Maret 2012, sedangkan Masa Penjatahan di tanggal 19 Maret 2012 dan Masa Settlement 20 Maret 2012. Tanggal Penerbitan pada 21 Maret 2012. Dan tanggal Jatuh Tempo nya adalah 21 September 2015.

Meski jangka waktunya 3,5 tahun bukan berarti tertutup untuk dicairkan sebelum jatuh tempo. Sukri 004 bersifat liquid, sebelum jatuh tempo boleh dijual kembali ke agen penjual dimana kita memesannya dan dengan harga yang berlaku di pasar (bursa). Oya, Sukri 004 ini juga dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

Persyaratan yang diperlukan untuk memesan Sukri 004 ini adalah WNI (Warga Negara Indonesia), yang dibuktikan dengan menunjukkan serta melampirkan copy KTP, dan juga mempunya NPWP.

Dimana memesan Sukri 004 ?

Pemerintah sudah menunjuk 24 Agen penjual yang terdiri dari 13 Bank dan 11 Perusahaan Sekuritas, yaitu :

  1. Bank Mandiri
  2. Bank Syariah Mandiri
  3. Bank Muamalat Indonesia
  4. Bank Negara Indonesia
  5. Bank Rakyat Indonesia
  6. Bank BRI Syariah
  7. Bank Central Asia
  8. Standard Chartered Bank
  9. Bank CIMB Niaga
  10. Bank UOB Indonesia
  11. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation
  12. Bank OCBC NISP
  13. Citibank NA

Perusahaan Sekuritasnya adalah :

  1. Mega Capital Indonesia
  2. Danareksa Sekuritas
  3. Bahana Securities
  4. Trimegah Securities
  5. Reliance Securities
  6. Sucorinvest Central Gani
  7. Andalan Artha Advisindo Securities
  8. Kresna Graha Sekurindo
  9. Batavia Prosperindo Sekuritas
  10. Ciptadana Securities
  11. Lautandhana Securindo

Seperti halnya penerbitan ORI atau Sukri seri sebelumnya, penerbitan Sukri 004 juga dimaksudkan untuk pembiayaan APBN , khususnya di bidang Pendidikan. Dengan membeli Sukri tentunya kita ikut berpartisipasi membantu negara dalam pembiayaannya sehingga perputaran uang berada di dalam negeri sendiri. Daripada negara harus meminjam dana ke luar negeri dan membayar bunga yang lumayan tinggi, bukankah lebih baik jika dibagikan ke rakyat sendiri melalui kupon Sukri.

Jadi bagaimana, tertarik untuk memesan Sukri 004? Masih ada waktu lho untuk memesan… batasnya sampai dengan tanggal 16 Maret 2012. Instrumen Investasi yang satu ini bagus untuk pemula yang ingin berinvestasi secara aman. Silahkan hubungi Agen Penjual yang telah ditunjuk Pemerintah. Tanyakan secara detail agar lebih tahu dan dapat informasi lebih banyak tentang Sukri 004.

Tidak pernah ada kata ‘Terlambat’ untuk berinvestasi…. Cari tahu tentang instrumen investasi yang hendak dipilih, bagaimana resiko dan manfaatnya.

Cerdaslah dalam Berinvestasi…. !

Novrita .. ur financial planner.. always be ur friend..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 14 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 15 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 16 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 17 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Kabinet Jokowi …

Jamaluddin Mohammad | 10 jam lalu

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 15 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 15 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 15 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 16 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: