Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Bagaimana Nasib Ekonomi Dunia 2013?

OPINI | 04 January 2013 | 10:26 Dibaca: 1258   Komentar: 0   0

13572698391090872857

Melihat dari apa yang telah terjadi di tahun 2012, ada beberapa prediksi ekonomi dunia di tahun 2013 ini. Prediksi pun tidak bersifat benar terjadi, tapi tentu bisa dijadikan rambu yang perlu diperhatikan. Prediksi ini meliputi keadaan ekonomi Amerika, Eropa serta isu Fiscal Cliff yang sekarang tengah marak dibicarakan.

Ekonomi Eropa Bangkit Masih ingat kan krisis ekonomi Eropa? Krisis moneter yang membuat Eropa tercerai berai. Dimulai dari Yunani, dan mulai merembet ke rekan-rekan Eropa-nya, seperti Irlandia, Portugal, Spanyol, Italia, bahkan Perancis.

Ekonomi Eropa Bangkit

Mungkin diantara kalian ada yg masih ingat dengan krisis ekonomi Eropa yang membuat Eropa tercerai berai. Dan tidak luput Inggris pun mengalami polemik, dikarenakan dampak yang berkelanjutan dari krisis keuanganan, krisis kawasan Euro, dan efek inflasi pada pendapatan dan biaya bisnis.

Namun mendekati akhir tahun 2012 dan sekarang memasuki tahun 2013, roda ekonomi Eropa pun berubah. Beberapa negara Eropa, seperti Italia, Spanyol, Portugal mulai mengalami pembenahan defisit. Dengan penurunan defisit terbesar oleh Portugal sebesar 80%, Italia dan Yunani yang menurun hampir dua pertiga, disusul Spanyol yang mengalami penurunan defisit sekitar 40%.

Seakan dewi Fortuna berdampingan dengan Yunani dan negara Eropa lainnya, ini menunjukan adanya perbaikan mendasar yang jelas.

Sihir Ekonomi Amerika akan menjadi “Pisau bermata dua”

Mengapa disebut Ekonomi Amerika “ajaib”?

Ketika pergerakan roda perekonomian Amerika cukup rendah atau kekurangan dana. Amerika mempunyai sebuah kekuatan sihir yang bernama QE (Quantitative Easing). Yaitu mencetak banyak uang demi meningkatkan suplai uang. Dan dari uang-uang itu Amerika akan membeli obligasi (surat utang) untuk jangka panjang.

Namun pada akhirnya QE bisa dibilang sebagai pisau bermata dua. Mengapa…? Seperti yang kita tahu semakin banyak uang yang dicetak, yang ada uang lama lama menjadi tidak berharga.

Dan lagi di tahun 2013 sebagai negara acuan, Amerika sedang resah dalam menetukan arah kebijakan, terutama isu fiscall cliff yang semakin santer terdengar. Apabila fiscal cliff disahkan, pajak akan tinggi dan tingkat pengangguran di Amerika pun meningkat.

Sementara utang Amerika yang terus meningkat dan “sihir” Bernanke dalam mencetak uang, akan makin menaikan inflasi jauh dari langit-langit. Dan pada akhirnya QE tak akan berakhir, dan bisa bernasib sama dengan Zimbabwe.

Ekonomi Dunia bagaikan Rollercoaster

Jika memang fiscal cliff disahkan pada awal tahun 2013 ini, besar kemungkinannya prediksi pasar dunia di tahun 2013 layaknya menaiki rollercoaster. Tegang dan akan banyak mengalami up and down – namun setidaknya rollercoaster adalah wahana “bermain” yang menyenangkan (fun).

So, Demikianlah perkiraan Ekonomi Dunia di tahun 2013, semoga kita bisa bijak dalam menghadapi situasi ini yah.

Source

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bangsa Tiongkok Besar karena Budaya Literasi …

Eko Prasetyo | | 01 March 2015 | 20:35

Kisah Sedih Sepiring Nasi …

Mira Marsellia | | 01 March 2015 | 18:32

“Joyride” Murah Meriah di Museum …

Yusticia Arif | | 01 March 2015 | 13:49

Bale Woro, Ruang Tunggu Unik di RSUD …

Mawan Sidarta | | 01 March 2015 | 19:02

Kompasiana - SKK Migas-Kontraktor KKS Blog …

Kompasiana | | 14 February 2015 | 13:45


TRENDING ARTICLES

Sejuta “Ahok” Lagi Akan Lahir …

Tjiptadinata Effend... | 3 jam lalu

Congor, Akal dan Iman Ahok …

Gan Pradana | 7 jam lalu

Calon-calon Pesakitan KPK Kasus Dana Siluman …

Salman | 10 jam lalu

Komplotan Begal DPRD …

Irham Rajasa | 10 jam lalu

Beraninya Pak Ahok …

Kamaruddin Mustari | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: