Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Orang Bijak Palsu

Pemerhati Kehidupan

Tips Kaya Milyader: Egois & Tidak Berbagi!?

OPINI | 04 March 2013 | 07:07 Dibaca: 745   Komentar: 3   0

1362329453288590418

ilustrasi : kapanlagi.com

Beberapa waktu yang lalu kompas.com pernah menayangkan tulisan tentang 15 pola pikir orang kaya. Pola pikir atau tips kaya ini disarikan dari pengarang buku How Rich People Think (Bagaimana Pola Pikir Orang Kaya), Steve Siebold, yang mengatakan bahwa orang kaya dan orang kebanyakan memiliki cara pandang yang sangat berbeda.

Dan dari 15 pola pikir itu yang paling menarik perhatian saya adalah pola pikir atau tips kaya pertama yakni : Orang kaya menganggap egois adalah hal positif. Orang kebanyakan beranggapan membantu orang lain adalah hal yang mulia, dan itulah yang membuat mereka miskin. Orang kaya berperilaku bahwa kalau mereka tidak bisa membuat diri mereka kaya dulu, maka mereka tidak akan bisa nantinya membantu orang lain.

Beberapa teman atau saudara penulis yang boleh dikatakan kaya kalau diperhatikan juga relatif egois dan lebih mementingkan dirinya sendiri diawal perjuangan mereka. Setelah mereka benar-benar berkecukupan baru mereka berbagi dan membantu orang lain.

Buat sebagian orang pola pikir model begini mungkin bisa jadi kontroversi. Apalagi buat orang-orang yang gemar berderma dan membantu orang lain. Pasti tidak sependapat dengan tips kaya model begini. Zig Ziglar dalam salah satu tips kayanya pernah berkata, anda bisa mendapatkan apapun yang anda inginkan di kehidupan jika anda membantu orang lain mendapatkan apa yang mereka inginkan. Yusuf Mansur, penulis seri buku Wisata Hati mengaku yakin benar bahwa bersedekah adalah kunci utama untuk menjadi kaya dan sukses. ”Banyak kejadian yang membuktikan itu dan perjalanannya ke berbagai daerah membuktikan keajaiban berbagi (sedekah). Dengan sedekah utang menjadi lunas, miskin menjadi kaya, susah menjadi senang, masalah mendapat solusi,” ujarnya penuh semangat.

13623295881364483897

kidungbumi.blogspot.com

Lalu mana yang benar…mana yang harus kita ikuti. Kedua ‘kubu’ yang menganjurkan tips kaya ini kedua-duanya kaya. Yang harus anda ikuti adalah apa yang anda yakini. Bisa salah satu dari kedua tips kaya diatas, kombinasi keduanya atau pakai cara anda sendiri. Yang terpenting adalah apa yang anda yakini bukan apa yang dikatakan orang. Kehidupan menghendaki manusia menemukan sendiri kebenaran yang dicarinya melalui perjalanannya. Itulah sebabnya kenapa bisa ada dua pola pikir yang sama-sama benar.

Terima kasih sudah membaca artikel Tips Kaya Milyader : Egois & Tidak Berbagi semoga kehidupan mengkayakan anda dalam banyak hal!

Artikel lain: Jadi Orang Kaya Dengan Bisnis Yang Menguntungkan || Jadi Orang Kaya Karena Berani Gagal || Macam-macam Kunci Sukses || Biarkan Orang Cina Sukses & Kaya || 2 M Sebulan : Cara Kaya ala Tukul

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Getar Aura Mistis di Sudut Pantai Baron …

Teguh Hariawan | | 21 September 2014 | 07:00

Biang Macet Kota Bogor …

Cucum Suminar | | 21 September 2014 | 07:16

Kompasiana - Yamaha Nangkring Heboh …

Rahmat Hadi | | 20 September 2014 | 21:49

Bingung Mau Buka Usaha Apa? Ini Caranya …

Yos Asmat Saputra | | 21 September 2014 | 06:39

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Pak SBY, Presiden RI dengan Kemampuan Bahasa …

Samandayu | 9 jam lalu

Setelah Ahok, Prabowo Ditinggal PPP dan PAN, …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

MK Setuju Sikap Gerindra yang Akan …

Galaxi2014 | 12 jam lalu

Ini Tanggapan Pelatih Valencia B tentang …

Djarwopapua | 20 September 2014 16:34

Kalau Tidak Mau Dirujuk, BPJS-nya Besok …

Posma Siahaan | 20 September 2014 13:00


HIGHLIGHT

Neraka Itu Bukan untuk Cinta …

Munajat | 7 jam lalu

Pengembangan UMKM di Era Transformasi …

Saikhunal Azhar | 8 jam lalu

Serangan Udara terhadap Gedung KPK …

Pical Gadi | 8 jam lalu

Memperingati “International Day of …

Sunu Purnama | 8 jam lalu

Tamu Tak Diundang …

Akhmad Fauzi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: