Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Elkana Lengkong

koresponden mingguan Makassar Press,koresponden majalah Mingguan DETIK, koresponden Harian Umum Media Indonesia,kontributor Lativi, kontributor tvOne, selengkapnya

Konglomerat Chairul Tandjung Investasi Dana Penyertaan ke PT Bank Sulteng Rp 92 M

REP | 13 April 2013 | 15:44 Dibaca: 327   Komentar: 0   0

13658420271282091575

Gedung Baru PT Bank Sulteng diresmikan Gubernur Sulteng Drs H Longky Djanggola MSi bertepatan hari ini Sabtu (13/4) HUT Provinsi Sulteng ke 49

PALU-Pengusaha Konglomerat Chairul Tandjung, menginvestasikan dananya  ke PT Bank Sulteng sebesar 30 persen  atau sekitar  Rp 92  miliar. Investasi dana pemiliki PT Bank Mega dan  Trans Corporation ini sebelumnya juga diinvestasikan kepada PT Bank Sulut di Manado.

Gubernur Sulawesi Tengah  Drs H Longky Djanggola MSi menyatakan sangat apresiasi terhadap perhatian pengusaha konglomerat Chairul Tandjung dalam menginvestasikan dananya di PT Bank Sulawesi Tengah. “Investasi diberikan Pak Chairul Tandjung , patut saya berikan apresiasi, karena mau menanamkan dana segar seiktar Rp 92 miliar  untuk PT Bank Sulteng” kata H Longky Djanggola disela-sela pengresmian gedung baru PT Bank Sulteng di Jalan Sultan Hasanuddin Palu Sabtu (13/4) .

1365842385522766815

Gubernur Sulteng Drs H Longky Djanggola MSi

Gubernur Longky Djanggola menepis, dugaan pengusaha konglomerat pemilik PT Bank Mega ini, kedepan akan menguasai saham PT Bank Sulteng. “Saya kira hal itu tidak mungkin terjadi, jika kedepan saham PT Bank Sulteng akan dikuasai Chairul Tandjung pengusaha konglomerat Trans Corporation . Sebab ada ketentuan Undang-Undang perbankan yang membatasi kepemilikan saham , sebab  Chairul Tandjung sendiri kepada saya menyatakan untuk mengharamkan dirinya guna mengusai saham PT Bank Sulteng” kata H Longky Djanggola.

Pengamat perbankan Aryanto SE menyatakan dana segar ditanamkan pengusaha konglomerat Chairul Tandjung ke PT Bank Sulteng demi kemajuan ekonomi daerah Sulawesi Tengah sangat menguntungkan daerah ini.

1365842579997520417

Aryanto SE pengamat perbankkan

“Kalau dari segi bisnis Pak Chairul Tandjung ingin memperluas jaringan bisnisnya dengan melakukan penyertaan modal usahanya ke PT Bank Sulteng dan juga PT bank Sulut, tanpa harus membuka kantor Cabang. Selain itu juga pengusaha konglomerat Choirul Tandjung juga ingin membangkitkan ekonomi di Sulawesi. Meskipun kita ketahui  beliau adalah  pemilik PT Bank Mega, namun dengan memberikan dana penyertaannya ke PT Bank Sulteng punya dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah Sulawesi Tengah ini” kata Aryanto SE.

Menurut Aryanto SE dengan masuknya investasi dari luar Sulawesi Tengah, seperti masuknya dana penyertaan Pak Chairul Tandjung ke PT Bank Sulteng akan menggerakan semua sistim perekonomian di daerah ini. Menyangkut  kepemilikan saham menurut pengamat perbankan Aryanto SE, sesuai Undang-Undang perbankkan kepemilikan saham BUMN, swasta tidak boleh melebihi 50 persen.

“Saya kira dengan kepemilikan dana penyertaan sebanyak 30 persen dilakukan oleh Pak Chairul Tandjung ke PT bank Sulteng, tidak mungkin kedepan saham PT Bank Sulteng akan dikuasai  Pak Chairul Tandjung yang juga  pemilik PT Bank Mega” Tegas Aryanto SE.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membatik di Atas Kue Bolu bersama Chef Helen …

Eariyanti | | 02 October 2014 | 21:38

Ka’bah dan Haji Itu Arafah …

Lidia Putri | | 02 October 2014 | 18:06

Nasib PNPM Mandiri di Pemerintahan Jokowi …

Ali Yasin | | 02 October 2014 | 10:05

Teror Annabelle, Tak Sehoror The Conjuring …

Sahroha Lumbanraja | | 02 October 2014 | 16:18

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Ternyata, Anang Tidak Tahu Tugas dan Haknya …

Daniel H.t. | 6 jam lalu

Emak-emak Indonesia yang Salah Kaprah! …

Seneng Utami | 8 jam lalu

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 10 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 11 jam lalu

Dahsyatnya Ceu Popong! …

Aqila Muhammad | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Gara-gara Incest di Jerman, Nginap di Hotel …

Gaganawati | 7 jam lalu

Usul Gw kepada Anggota Dewan …

Bhre | 7 jam lalu

PKC # 3: Kekasih Baru …

Ervipi | 7 jam lalu

Ini Baru #Shame On You# Jika PSC Off Ticket …

Aprindah Jh | 8 jam lalu

Negeriku Tercabik …

Rahab Ganendra | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: