Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Elkana Lengkong

koresponden mingguan Makassar Press,koresponden majalah Mingguan DETIK, koresponden Harian Umum Media Indonesia,kontributor Lativi, kontributor tvOne, selengkapnya

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto: Kredit Fiktif Rp 12,5 Miliar KCP PT Bank Sulteng Bangkep Dalam Penyidikan

REP | 25 April 2013 | 16:53 Dibaca: 442   Komentar: 0   0

1366882796982170113

Kantor Pusat PT Bank Sulteng di Palu

PALU-Kasus  dugaan kredit fiktif sebesar  Rp 12,5 Miliar melalui Kantor Cabang Pembantu (KCP) PT Bank Sulteng  Banggai Kepulauan (Bangkep)   dengan tersangka “HA”  oknum Kepala  KCP PT Bank Sulteng Bangkep, hingga kini masih belum dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.  Karena masih dalam penyidikan Dit Reskrimsus Polda Sulawesi Tengah. Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Drs Ari Dono Sukmanto SH menyatakan kasus ini masih dalam proses penyidikan.

“Kasus dugaan kredit fiktif ini masih dalam proses penyidikan Dit Reskrimsus dan  belum dilimpahkan ke Jaksa” kata Brigjen Polisi Drs Ari Dono Sukmanto SH, menjawab pertanyaan, melalui pesan singkat Selasa (24/4).

13668834781490604519

Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Drs Ari Dono Sukmanto SH

“HA” (35 ) KCP PT Bank Sulteng  Bangkep (Banggai Kepulauan), Sulawesi Tengah, ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Dit Reskrimsus Polda Sulawesi Tengah. Tersangka diduga  terlibat dalam kasus pembobolan dana kredit nasabah fiktif  sebesar Rp 12,5  miliar..

Kasus dugaan kredit fiktif sebesar Rp 12,5 Miliar melibatkan tersangka HA oknum Kepala  KCP PT Bank Sulteng Bangkep  , membuat Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola sebagai pemegang saham pengendali PT  Bank Sulteng merombak total susunan Direksi melalui  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)  12 April 2013 di Palu.

.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sepotong Senja di Masjid Suleeyman yang …

Rumahkayu | | 19 April 2014 | 10:05

Pengakuan Mantan Murid JIS: Beberapa Guru …

Ilyani Sudardjat | | 19 April 2014 | 20:37

Kompas adalah Penunjuk Arah, Bukan Komando …

Dita Widodo | | 19 April 2014 | 21:41

Kakak-Adik Sering Bertengkar, Bagaimana …

Lasmita | | 19 April 2014 | 22:46

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: