Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Amirsyah

Abdi Negara/Pelayan yg berpindah2 tugas di Nusantara. Artikel Penulis adalah pendapat pribadi, tidak mencerminkan instansi selengkapnya

Gaji Pokok Hakim Terkait Kenaikan Gaji Pokok PNS 2013

OPINI | 06 May 2013 | 07:49 Dibaca: 3487   Komentar: 0   0

Gaji pokok PNS tahun 2013 telah dinaikkan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2013 tanggal 11 April 2013. Lantas bagaimana dengan gaji pokok hakim? Apakah mengalami kenaikan yang sama dengan PNS ataukah tidak?

Saat ini besaran gaji pokok hakim berpedoman pada Peraturan Pemerintah No.94 Tahun 2012 tanggal 30 Oktober 2012. Dalam PP No.94/2012 pasal 3 ayat (2) dan (3) tertulis:

ayat (2): Ketentuan dan besaran gaji pokok Hakim sama dengan ketentuan dan besaran gaji pokok pegawai negeri sipil.

ayat (3) : Dalam hal besaran gaji pokok Hakim lebih tinggi dari besaran gaji pokok pegawai negeri sipil, besaran gaji pokok Hakim tidak dinaikkan sampai setara dengan besaran gaji pokok pegawai negeri sipil.

Setelah membandingkan antara besaran gaji pokok hakim dalam lampiran I PP no.94/2012 dengan besaran gaji pokok PNS dalam lampiran PP No.22/2013, ternyata besaran gaji pokok hakim lebih kecil dari besaran gaji pokok PNS.

Berkenaan dengan hal tersebut diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa:

  1. Ketentuan dan besaran gaji pokok hakim mengikuti ketentuan dan besaran gaji pokok PNS dalam PP No.22/2012 karena besaran gaji pokok hakim dalam PP No.94/2012 lebih kecil dari besaran gaji pokok PNS dalam PP No.22/2013.
  2. Saat besaran gaji pokok hakim LEBIH BESAR dari besaran gaji pokok PNS, maka gaji pokok hakim tidak akan dinaikkan oleh Pemerintah. Dengan demikian yang berlaku adalah besaran gaji pokok hakim berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang besaran gaji pokok hakim.
  3. Saat besaran gaji pokok hakim SAMA BESARNYA atau SETARA dengan besaran gaji pokok PNS, maka Pemerintah akan menaikkkan besaran gaji pokok hakim sehingga lebih tinggi dari besaran gaji pokok PNS. Tentu saja kenaikan gaji pokok hakim yang lebih tinggi dari gaji pokok PNS akan ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah.

Namun untuk melaksanakan sebagaimana pasal 3 ayat (2) PP No.94/2012 diperlukan beberapa penyesuaian dalam sistem pembayaran gaji pns pusat yang telah menggunakan Aplikasi Gaji PNS Pusat (Aplikasi GPP) oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan sebagai institusi yang mengatur teknis pengelolaan pengeluaran APBN. Oleh karena itu diharapkan para hakim agar bersabar untuk sementara waktu bila memang besaran gaji pokoknya belum bisa dibayarkan sesuai PP No.22/2013.

Saya meyakini para hakim tetap akan mendapatkan besaran gaji pokok yang sama dengan PNS sesuai PP 22/2013 bila sistemnya telah diupgrade untuk memenuhi ketentuan dalam PP No.94/2012. Mungkin saja memerlukan waktu sedikit lama namun penantian tersebut akan terbayar dengan penyesuaian besaran gaji pokok hakim yang setara dengan PNS, pembayaran rapel kekurangan gaji atas kenaikan gaji pokok terhitung mulai bulan gaji Januari 2013 bahkan bisa jadi Pemerintah akan segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah yang baru tentang besaran gaji pokok hakimĀ  yang lebih besar atau di atas besaran gaji pokok PNS dalam lampiran PP No.22/2013.

Kesabaran akan memberikan buah yang manis pada saat panen. Tetap semangat melaksanakan tugas wahai para wakil Tuhan :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Foto: Slamet, Raksasa dari Pulau Jawa …

Hendra Wardhana | | 17 September 2014 | 12:29

Referendum Skotlandia, Aktivis Papua Merdeka …

Wonenuka Sampari | | 17 September 2014 | 13:07

Anggota BPK, Jabatan Karier atau Politik? …

Galumbang Sitinjak | | 17 September 2014 | 13:37

Etika Meng-counter Tulisan di Kompasiana …

Samandayu | | 16 September 2014 | 19:16

Setujukah Anda jika Kementerian Agama …

Kompasiana | | 16 September 2014 | 21:00


TRENDING ARTICLES

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 5 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 5 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 6 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 7 jam lalu

Pak Ridwan! Contoh Family Sunday di Sydney …

Isk_harun | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenaikan LPG 12 Kg Sebagai Sarana Berbagi …

Bai Ruindra | 7 jam lalu

Mesut Oezil: Playmaker tanpa Dukungan …

Agung Wicaksono | 7 jam lalu

Komunitas Membuka Pintu Rejeki …

Lazismu Pusat | 8 jam lalu

Jogjakarta, 17 September 2014 …

Ahmad Robitul Wafa | 8 jam lalu

Ternyata Gak Gampang Ya, Pak Jokowi …

Heno Bharata | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: