Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Amirsyah

Abdi Negara/Pelayan yg berpindah2 tugas di Nusantara. Artikel Penulis adalah pendapat pribadi, tidak mencerminkan instansi selengkapnya

Gaji Pokok Hakim Terkait Kenaikan Gaji Pokok PNS 2013

OPINI | 06 May 2013 | 07:49 Dibaca: 3529   Komentar: 0   0

Gaji pokok PNS tahun 2013 telah dinaikkan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2013 tanggal 11 April 2013. Lantas bagaimana dengan gaji pokok hakim? Apakah mengalami kenaikan yang sama dengan PNS ataukah tidak?

Saat ini besaran gaji pokok hakim berpedoman pada Peraturan Pemerintah No.94 Tahun 2012 tanggal 30 Oktober 2012. Dalam PP No.94/2012 pasal 3 ayat (2) dan (3) tertulis:

ayat (2): Ketentuan dan besaran gaji pokok Hakim sama dengan ketentuan dan besaran gaji pokok pegawai negeri sipil.

ayat (3) : Dalam hal besaran gaji pokok Hakim lebih tinggi dari besaran gaji pokok pegawai negeri sipil, besaran gaji pokok Hakim tidak dinaikkan sampai setara dengan besaran gaji pokok pegawai negeri sipil.

Setelah membandingkan antara besaran gaji pokok hakim dalam lampiran I PP no.94/2012 dengan besaran gaji pokok PNS dalam lampiran PP No.22/2013, ternyata besaran gaji pokok hakim lebih kecil dari besaran gaji pokok PNS.

Berkenaan dengan hal tersebut diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa:

  1. Ketentuan dan besaran gaji pokok hakim mengikuti ketentuan dan besaran gaji pokok PNS dalam PP No.22/2012 karena besaran gaji pokok hakim dalam PP No.94/2012 lebih kecil dari besaran gaji pokok PNS dalam PP No.22/2013.
  2. Saat besaran gaji pokok hakim LEBIH BESAR dari besaran gaji pokok PNS, maka gaji pokok hakim tidak akan dinaikkan oleh Pemerintah. Dengan demikian yang berlaku adalah besaran gaji pokok hakim berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang besaran gaji pokok hakim.
  3. Saat besaran gaji pokok hakim SAMA BESARNYA atau SETARA dengan besaran gaji pokok PNS, maka Pemerintah akan menaikkkan besaran gaji pokok hakim sehingga lebih tinggi dari besaran gaji pokok PNS. Tentu saja kenaikan gaji pokok hakim yang lebih tinggi dari gaji pokok PNS akan ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah.

Namun untuk melaksanakan sebagaimana pasal 3 ayat (2) PP No.94/2012 diperlukan beberapa penyesuaian dalam sistem pembayaran gaji pns pusat yang telah menggunakan Aplikasi Gaji PNS Pusat (Aplikasi GPP) oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan sebagai institusi yang mengatur teknis pengelolaan pengeluaran APBN. Oleh karena itu diharapkan para hakim agar bersabar untuk sementara waktu bila memang besaran gaji pokoknya belum bisa dibayarkan sesuai PP No.22/2013.

Saya meyakini para hakim tetap akan mendapatkan besaran gaji pokok yang sama dengan PNS sesuai PP 22/2013 bila sistemnya telah diupgrade untuk memenuhi ketentuan dalam PP No.94/2012. Mungkin saja memerlukan waktu sedikit lama namun penantian tersebut akan terbayar dengan penyesuaian besaran gaji pokok hakim yang setara dengan PNS, pembayaran rapel kekurangan gaji atas kenaikan gaji pokok terhitung mulai bulan gaji Januari 2013 bahkan bisa jadi Pemerintah akan segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah yang baru tentang besaran gaji pokok hakimĀ  yang lebih besar atau di atas besaran gaji pokok PNS dalam lampiran PP No.22/2013.

Kesabaran akan memberikan buah yang manis pada saat panen. Tetap semangat melaksanakan tugas wahai para wakil Tuhan :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tarian Malinau yang Eksotis Memukau Ribuan …

Tjiptadinata Effend... | | 24 November 2014 | 11:47

Ini Sumber Dana Rp 700 T untuk Membeli Mimpi …

Eddy Mesakh | | 24 November 2014 | 09:46

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39

Nyicipi Rujak Uleg sampai Coklat Hungary di …

Mas Lahab | | 24 November 2014 | 16:16

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 7 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 9 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 10 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 11 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: