Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Solusi Bijak

Blogger and enthusiast for Tax, Family and Leadership

Membangun Sendiri Kena PPN?

REP | 08 May 2013 | 09:26 Dibaca: 1464   Komentar: 0   0

Kegiatan Membangun Sendiri

Kegiatan Membangun Sendiri

Rekan sekalian perlu memahami bagian ini dengan seksama agar tidak terkena sanksi dan denda imbas dari ketidak tahuan kita dalam menyikapi peraturan Dirjen Pajak untuk kegiatan rekan sekalian dalam membangun sendiri bangunan / rumah / ruko / rukan dan lain sebagainya.

Kegiatan Membangun Sendiri didefinisikan oleh Dirjen Pajak dalam regulasi PPN adalah kegiatan membangun bangunan yang dilakukan tidak dalam kegiatan usaha / pekerjaan oleh orang pribadi / badan yang hasilnya digunakan sendiri / digunakan pihak lain tertentu, termasuk di dalamnya kegiatan membangun bangunan yang dilakukan melalui kontraktor / pemborong tetapi atas kegiatan membangun tersebut tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) & kontraktor / pemborong tersebut bukan merupakan Pengusaha Kena Pajak (PKP).

PPN atas Kegiatan Membangun Sendiri dikenakan atas bangunan sebagai satu / lebih konstruksi teknik yang ditanam / melekat secara permanen pada satu kesatuan tanah dan/atau perairan dengan syarat:

- Konstruksi utamanya terdiri dari kayu, beton, pasangan batu bata / bahan sejenisnya, dan atau baja.
- Diperuntukkan bagi tempat tinggal / tempat kegiatan usaha.
- Luas keseluruhan paling sedikit 200m2 (Dua ratus meter persegi).

Kapan & dimanakah saat terhutangnya PPN?

- Saat terutangnya PPN atas Kegiatan Membangun Sendiri dimulai saat dibangunnya bangunan sampai dengan bangunan selesai dikerjakan.
- Kegiatan dilakukan secara bertahap dianggap merupakan satu kesatuan kegiatan sepanjang tenggang waktu antar tahapan tersebut tidak lebih dari 2 (dua) tahun.
- Tempat PPN terutang adalah di tempat bangunan tersebut didirikan.

Tarif PPN yang dikenakan dalam Kegiatan Membangun Sendiri adalah = 10% X 20% X jumlah biaya yang dikeluarkan.
- Jumlah biaya yang dikeluarkan adalah jumlah biaya yang dikeluarkan dan atau dibayarkan untuk membangun bangunan, namun tidak termasuk harga perolehan tanah.

Kewajiban Perpajakan terkait Kegiatan Membangun Sendiri adalah sebagai berikut :

- Penyetoran PPN disetorkan oleh dan atas nama pihak yang melakukan kegiatan.
- Dilakukan paling lambat pada tanggal 15 bulan berikutnya setelah berakhirnya masa pajak.
- Orang Pribadi / Badan yang melakukan KMS wajib melaporkan penyetoran PPN kepada Kantor Pelayanan Pajak yang wilayahnya meliputi tempat bangunan tersebut dengan mempergunakan SSP lembar ke-3 paling lama akhir bulan berikutnya setelah berakhirnya masa pajak.
- Kode MAP (Mata Anggaran Penerimaan) adalah 411211 sedangkan KJS (Kode Jenis Setoran) pada SSP adalah 103.

Contoh Kasus dan Cara Perhitungan KMS…

Temukan kami di Twitter : @solusi_bijak

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46


TRENDING ARTICLES

Indonesia VS Laos 5-1: Panggung Evan Dimas …

Palti Hutabarat | 7 jam lalu

Timnas Menang Besar ( Penyesalan Alfred …

Suci Handayani | 7 jam lalu

Terima Kasih Evan Dimas… …

Rusmin Sopian | 8 jam lalu

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 14 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Gerakan Desa Membangun: Sebuah Paradigma …

Yulio Victory | 7 jam lalu

Berbagai Pandangan “Era Baru Polri Dibawah …

Imam Kodri | 7 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 7 jam lalu

Pak Anies, “Tolong Selamatkan …

Nur Fatma Juniarti | 7 jam lalu

Resensi Buku Revolusi dari Desa: Saatnya …

Marya Rasnial | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: