Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

William Perkasa

Hidup ini hanya sekali. Mengapa harus memberikan orang lain kesempatan untuk mengatur hidup. Uang tidak selengkapnya

Angsuran Logam Mulia (EMAS) Pegadaian Bukan Pilihan Investasi yang Menguntungkan

OPINI | 24 May 2013 | 14:01 Dibaca: 10495   Komentar: 13   1

loogix.com

Pegadaian dengan motto mengatasi masalah tanpa masalah dengan visi : Sebagai solusi bisnis terpadu terutama berbasis gadai yang selalu menjadi market leader dan mikro berbasis fidusia selalu menjadi yang terbaik untuk masyarakat menengah kebawah.

Dan Misi:Memberikan pembiayaan yang tercepat, aman dan selalu memberikan pembinaan terhadap usaha golongan menengah kebawah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Memastikan pemerataan pelayanan dan infrastruktur yang memberikan kemudahan dan kenyamanan di seluruh Pegadaian dalam mempersiapkan diri menjadi pemain regional dan tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

Membantu Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan menengah kebawah dan melaksanakan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya perusahaan.

Melihat visi dan misi yang dibuat oleh pegadaian diatas seperti tertulis dalam website pegadaian http://www.pegadaian.co.id/info-visi-misi.php kelihatannya hanya sebatas tulisan semata tetapi pada real dan teknis nya berbanding terbalik dari visi dan misi sebenarnya.

Kita ambil salah satu contoh dari tampilan menu simulasi emas di website pegadaian dengan sub menu pembiayaan emas. Coba dilihat perhitungannya, sebenarnya pegadaian memberikan angsuran logam mulia dengan mengambil serta memberikan suku bunga kredit berapa % untuk diberikan kepada nasabahnya/masyarakat.

Perhatikan perhitungan di bawah ini. Kalau pegadaian mengambil perhitungan emas dari logammulia.com sebagai acuan harga yang dibuat oleh ANTAM berapa harga yang di mark up oleh pegadaian dalam menjalankan usahanya.

1369377768312583904

Gambar diatas belum termasuk:

1. *) Uang Muka belum termasuk biaya Administrasi

2. *) Uang Muka belum termasuk biaya ongkos kirim

Dan ini price list harga yang dikeluarkan oleh website logammulia.com pada http://www.logammulia.com/gold-bar-id.php, pembandingan harga saya ambil dan screen shot pada waktu dan jam yang sama.

13693779151298700914

Kalau dihitung harga emas berdasarkan kurs dollar terhadap rupiah seperti ini perhitungannya.

Harga Emas pada Bursa Berjangka (Loco London) X Kurs Dollar terhadap Rupiah X 1 gr / 31,1

Kalau pada waktu yang sama harga yang saya cross check tepatnya jam 10.00 WIB harga emas running bursa berjangka = 1390 dan kurs dollar terhadap rupiah Rp. 9700 maka.

1390 X Rp. 9700 X 1 gr / 31,1 = Rp. 433537 / gram

Baca disini potensi keuntungan dan kerugian emas fisik dan online.

Sementara suku bunga BI untuk tabungan yang dibayarkan kepada nasabah adalah 5 s/d 7% per tahun perhitungannya seperti ini.

Bunga = ST x i x t/365 hari

ST = saldo terendah,

i= suku bunga tabungan per tahun,

t=jumlah hari dalam satu bulan,

365 = jumlah hari dalam setahun.

Maka kalau saldo terendah nya adalah Rp. 1.000.000,-

Rp. 1.000.000,- X  5 %  X  30/365 = Rp. 4109, 59.

Dengan melihat simulasi angsuran harga logam mulia diatas yang dibuat oleh PEGADAIAN, disini pegadaian memberikan suku bunga kredit kepada nasabah nya berapa % per tahun. Apakah layak suku bunga tabungan 5% memberikan nilai kredit sebesar harga diatas yang dibuat oleh pegadaian.

Adanya angsuran logam mulia (emas) yang dibuat oleh PEGADAIAN terhadap nasabahnya dapat disimpulkan sendiri bahwa Angsuran Logam Mulia Pegadaian bukan  Pilihan Investasi Yang Menguntungkan.

Related Artikel :

Potensi Keuntungan dan Kerugian Emas Fisik dan Online

Investasi Emas Online

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Agnezmo Masuk Final Nominasi MTV EMA 2014, …

Sahroha Lumbanraja | | 16 September 2014 | 19:37

60 Penyelam Ikut Menanam Terumbu Karang di …

Kompas Video | | 16 September 2014 | 19:56

“Penjual” Perdamaian Aceh …

Ruslan Jusuf | | 16 September 2014 | 17:33

Musim Semi di Australia Ular Berkeliaran …

Tjiptadinata Effend... | | 16 September 2014 | 15:54

Ibu Rumah Tangga, Profesi atau Bukan? …

Mauliah Mulkin | | 16 September 2014 | 13:13


TRENDING ARTICLES

Ahokrasi, Tepat dan Harus untuk Jakarta …

Felix | 10 jam lalu

Norman K Jualan Bubur, Tampangnya Lebih Hepi …

Ilyani Sudardjat | 10 jam lalu

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 13 jam lalu

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 14 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: