Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Rahmat Febrianto

Blogger dan siswa; @rfebrianto; 2eyes2ears.blogspot.com

Kebohongan Investasi TexStar Oil #1

REP | 25 May 2013 | 12:36 Dibaca: 941   Komentar: 3   0

Di artikel yang lalu tentang TexStar Oil saya berikan penjelasan tentang perusahaan itu  dan bahaya atau potensi penipuan investasi di TexStar Oil.

Nah, tanda-tanda penipuan investasi itu telah makin banyak terlihat. Salah satunya yang ditemukan oleh teman saya. Gambar yang diklaim oleh akun Facebook TexStar Oil sebagai Indonesia-Aceh Oil Field Development dengan nilai investasi mencapai 750 juta USD adalah sebuah penipuan investasi oleh TexStar Oil.

Berikut gambar klaim investasi oleh TexStar Oil tersebut.

13694596652019476972

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=104764329724682&set=a.104766373057811.1073741830.100005733451568&type=1&theater

Bandingkan dengan gambar yang berikut ini

13694597811480764845

http://www.lngworldnews.com/indonesia-pertamina-plans-to-complete-arun-lng-conversion-by-june-2013/

Bandingkan jumlah silo yang terdapat di kedua gambar tersebut.

Orang yang memiliki akun FB tersebut menyebutnya sebagai pengembangan ladang minyak (oil field development), kenyataannya adalah sebuah silo penampungan gas/LNG.

Penipuan investasi ini memiliki kesamaan klaim dengan VGMC yang mengklaim gambar-gambar dari berbagai sumber sebagai peralatan tambang emas mereka, yang kenyataannya bukan milik mereka atau bukan alat yang berhubungan dengan pertambangan emas.

Jadi, anda mesti berhati-hati dengan potensi penipuan investasi di TexStar Oil Company ini. Ada indikasi kuat bahwa mereka hanyalah sebuah money game. Jika anda khawatir dengan penyebarannya, maka saya dorong anda untuk melaporkan TexStar Oil ini ke US SEC. Konon berhadiah hingga USD 300 ribu.

RtF

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Mencintai Alam Ala Kebun Wisata …

Rahab Ganendra 2 | | 31 October 2014 | 23:42

Tim Jokowi-JK Masih Bersihkan Mesin Berkarat …

Eddy Mesakh | | 01 November 2014 | 06:37

Bahaya… Beri Gaji Tanpa Kecerdasan …

Andreas Hartono | | 01 November 2014 | 06:10

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 3 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 4 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 5 jam lalu

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 7 jam lalu

Susi Mania! …

Indria Salim | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Kesaksian Terakhir …

Arimbi Bimoseno | 9 jam lalu

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | 9 jam lalu

Topik 121 : Persalinan Pervaginam Pd Bekas …

Budiman Japar | 9 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Transjakarta: Busnya Karatan, Mental …

Gunawan Eswe | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: