Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Mohammad Kamil

Nothing Immpossible

Pendidikan Matematika (Artikel)

OPINI | 29 June 2013 | 20:20 Dibaca: 176   Komentar: 0   0

Nama : Rumayanti Patiung

Nim : 20100707075

Jurusan : Matematika (FKIP)

Universitas Muhammadiyah Sorong

ARTIKEL

PENDIDIKAN MATEMATIKA

Sampai sekarang ini belum ada kesepakatan yang pasti di antara para matematikawan tentang defenisi matematika. Sasaran penelaahan matematika tidak bersifat konkrit, tetapi berifat abstrak. Matematika tidak hanya berhubungan dengan bilangan-bilangan serta operasinya melainkan juga unsur ruang sebagai sasarannya.

Matematika adalah konsep ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan, besaran, dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan jumlah yang lainnya dengan jumlah yang banyak terjadi atau terbagi ke dalam 3 bidang yaitu : aljabar, analisis, geometri. Dalam pembelajaran matematika harus secara bertahap, berurutan serta berdasarkan kepada pengalaman yang telah ada sebelumnya. Matematika sebagai ilmu tentang struktur memerlukan penggunaan symbol-simbol dan hubungan, maka matematika memerlukan kemampuan memanipulasi aturan-aturan dengan operasi yang disepakati. Simbolisasi ini memungkinkan adanya komunikasi dan mampu memberikan keterangan untuk menyatakan suatu konsep baru. Penelaahan struktur-struktur sangat diperlukan untuk menyatakan suatu konsep dalam matematika harus dilakukan lebih dulu sebelum pemanipulasian symbol-simbol matematika berkenaan dengan ide-ide atau konsep-konsep abstrak yang tersusun secara hirarki dari penalaran deduktif dan saling berkaitan erat satu sama lain. Matematika memiliki peran deduktif yang berkenaan dengan ide-ide yang abstrak dan symbol-simbol yang tersusun secara hirarki serta aksiomatik, sehingga dalam belajar matematika memerlukan sesuatu aktifitas mental untuk memahami arti struktur, hubungan dan sombol, kemudian menerapakn pada situasi lain, sehingga terjadi pengetahuan dan keterampilan .

Pendidikan matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sebagian besar siswa atau orang tidak menyukai karena pemikiran mereka bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sangat membosankan, matematika adalah mata pelajaran yang sangat sulit, sangat susah untuk dipahami ataupun sangat sulit untuk dimengerti dan dikerjakan, sehingga pada saat mata pelajaran matematika akan mulai diajarkan oleh guru matematika, maka sebagian siswa sudah malas dan bosan untuk mengikuti dan mempelajarinya, padahal pendidikan matematika adalah salah satu mata plajaran yang sangat menyenangkan. Matematika merupakan salah satu penyumbang terbesar dalam mengembangkan kemampuan manusia dalam memanfaatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Matematika merupakan pelajaran yang sangat sederhana dan berkaitan erat didalam kehidupan kita sehari-hari. Matematika timbul karena pikiran-pikiran manusia yang berhubungan dengan ide, prose, dan penalaran. Ide-ide yang dihasilkan oleh pikiran-pikiran manusia itu merupakan system-sistem yang bersifat untuk menggambarkan konsep-konsep abstrak, di mana masing-masing system bersifat deduktif sehingga berlaku umum dalam menyelesaikan masalah. Matematika juga merupakan ilmu pasti, oleh karenamatematika dikatakan ilmu pasti karena matematika harus memiliki jawaban yang pasti, matematika tidak dapat diukur dengan menggunakan ilmu biologi atau ilmu sejarah tetapi matematika harus real atau nyata, tidak dapat dikerjakan dengan pola hafalan. Matematika dapat dianalisa dan dikerjakan lewat rumus yang nyata dan pasti.

Dalam kehidupan kita sehari-hari tidak lepas dari ilmu matematika, dimana setiap saat kita selalu berhadapan dengan matematika bukan hanya dengan menghitung tetapi dengan menggunakan sesuatu dikehidupan kita sehari-hari juga sangat berkaitan dengan matematika, bukan hanya pedagang, pengusaha tetapi seluruh lapisan masyarakat sangat bergantung pada matematika, oleh karena itu, matematika sangatlah penting. Di Indonesia khususnya peminat-peminat matematika sangat banyak dan tidak sedikit pula dari mereka telah mengharumkan nama bangsa Indonesia di forum dunia tentang pendidikan matematika. Oleh karena itu, matematika terus berkembang dan semoga semakin banyak di minati oleh seluruh kalangan karena matematika mengajarkan kita untuk menerima tantangan dan tantangan itu harus diselesaikan agar kita tidak penasaran.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 5 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 6 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 7 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Film Hollywood Terbaru ‘ Interstellar …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Selfie Produk: Narsisme membangun Branding …

Yudhi Hertanto | 8 jam lalu

Masa Kecil yang Berkesan di Lingkungan …

Amirsyah | 8 jam lalu

Kisruh Parlemen, Presiden Perlu Segera …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: