Back to Kompasiana
Artikel

Moneter

Abu Albani

ABU ALBANI adalah aktifis dibidang dakwah dan terapis dibidang holistik http://www.abualbanicentre.com/ Email: albaniabu@gmail.com selengkapnya

Tips “Aman” dari Tuyul (Si-Mungil Pencuri Uang)…

REP | 27 July 2013 | 12:39 Dibaca: 1765   Komentar: 4   0

1374903315408560003

sumber gambar : catatansimiko.blogspot.com

Dear sahabat kompasia, kembali kami hadir untuk menyapa sahabat sekalian, semoga anda semua senantiasa diberikan kesehatan.  saat ini kembali kami membahas hal yang agak berbau “ghaib” hal yang demikian adalah realitas sehari-hari, semoga hal  ini menjadi tambahan ilmu berharga untuk kita.

Dari judul kami diatas “Tips aman dari pencurian TUYUL”…,  mungkin berikut ini  tanggapan dari sebagian kita, atau bisa juga anda…

halloww…hari gini masih percaya yang beginian ?

ah, jadul banget deh…

waduh… negara lain udah  wisata keluar angkasa dan ekspedisi ke planet mars kita masih bicara yang kayak beginian..???

Mungkin komentar diatas akan mewakili pendapat umum masyarakat dikota-kota besar seperti di Jakarta, intinya mereka tidak percaya atau tidak pernah mengalami hal yang demikian, atau bisa saja pura-pura tidak tahu…

Kalau kita sedikit membahas tentang, apakah kita percaya atau tidak percaya pada hal yang mistis, secara lisan umumnya tidak percaya ketapi dalam realitas/keyataannya mayoritas kita masih “melakukan” perbuatan tersebut, hal ini terbukti masih laris-manisnya “bisnis” paranormal atau masih banyak orang yang masih percaya pada ramalan bintang atau yang bersifat magic or klenik  or sejenisnya. ayo ngaku….he..

nahh.. kita kembali ke tema kita… mungkin sahabat sekalian sudah tahu istilah “TUYUL”  ?  atau bagi yang belum tahu… sedikit kami definisikan, TUYUL adalah makhluk ghaib yang berukuran mini menyerupai anak kecil/bayi  umumnya   berkepala plontos alias botak, tugasnya adalah mencuri uang “cash” secara ghaib.


Bagaimana mendapatkan tuyul tersebut..?

disini kami tidak mau cerita secara gamblang, takut nanti ada yang mau mempraktekan lagi… he..he…

tetapi berdasarkan kisah pelaku (suspect yg pernah tertangkap tangan),  TUYUL  ini didapat dengan tirakat tertentu dan ada perjanjian dengan sang juru-kunci. (perjanjian ini sangat berbahaya, selain merusak aqidah juga akan berpotensi membahayakan si-pelaku dikemudian hari, soo.. jangan ditiru dehh)

Apasih yang biasa dilakukan si- tuyul,  kelakuan sang-tuyul mirip-mirip dengan “koruptor” yaitu mencuri uang rakyat sedikit demi sedikit sedangkan  yang punya uang tidak mengetahuinya, biasanya baru ketahuan uangnya hilang setelah dihitung ulang esok harinya (uang tidak hilang semua, tetapi berkurang secara signifikan) nah klo koruptor itu ketahuannya pas udah dipembahasan APBN-P ternyata  baru ketahuan keuangan  negara udah DEFISIT.

Tuyul adalah makhluk metafisik  atau ghaib, sebesar apapun benteng penjagaan atau sekuat apapun pasukan pengamanan, seperti bodyguard, security, polisi, tentara atau pasukan khusus sekalipun biasanya akan “mudah” dibobol oleh sang tuyul…

Pernah juga ada orang yang sengaja menyimpan uang didalam atau diselipkan diantara lembaran kitab suci dengan harapan bisa aman, ternyata toh, tetap hilang juga… nah ini bukan kitab sucinya yang salah tetapi caranya yang tidak tepat, lagian kitab suci kan buat dibaca dan diamalkan dalam  kehidupan sehari-hari dan k lo mau nyimpan uang yaa di bank…

Ok.. buat sahabat yang sudah tidak sabar bagaimana tips mencegah atau mengamankan uang cash anda dirumah dari pencurian tuyul adalah :

1. Amankan uang anda di bank terpercaya.

2. Jika terpaksa mau simpan uang dirumah, ingat… maksud saya ini uang yang halal yaa.. bukan uang dari  encucian uang hasil korupsi yang  takut di  endus PPATK atau  KPK.

Berikut  ini tips mengamankan uang dari pencurian tuyul yang  telah kami praktekan, berikut tipsnya:

Siapkan tempat  untuk menempatkan uang bisa berbentuk kaleng atau brankas dan pastikan dapat tertutup dengan sangat rapat (tidak ada celah sedikit ) boleh  juga tabung yang mampu hampa udara. Kemudian hitung uang secara keseluruhan dan sebelum dimasukan hitunglah 2,5 %-nya untuk di Zakatkan atau di sedekahkan, nah jadilah uang ini ”bersih” dan murni hak anda.

masukan uang tersebut pada tempat yang anda sediakan, kemudian bacakanlah “alfatihah” atau doa’-do’a perlindungan dari kitab suci anda (bagi sahabat non-muslim) kemudian tutuplah rapat-rapat   lalu disinpan ditempat  yang aman.


Tips diatas  terlihat simple, tetapi berdasarkan pengalaman kami sangat efektif .

Selamat mencoba.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ahmad Dhani: Saya Dijanjikan Kursi Menteri …

Anjo Hadi | | 24 April 2014 | 23:45

Lost in Translation …

Eddy Roesdiono | | 24 April 2014 | 22:52

PLN Gagap Online …

Andiko Setyo | | 24 April 2014 | 23:40

Drawing AFC Cup U-19: Timnas U-19 Berpotensi …

Primata Euroasia | | 24 April 2014 | 21:28

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Partai Manakah Dengan Harga Suara Termahal? …

Chairul Fajar | 12 jam lalu

Siapa yang Akan Bayar Utang Kampanye PDIP, …

Fitri Siregar | 12 jam lalu

Riska Korban UGB jadi “Korban” di Hitam …

Arnold Adoe | 13 jam lalu

Tangis Dahlan yang Tak Terlupakan …

Dedy Armayadi | 16 jam lalu

Di Mana Sebenarnya MH370? Waspada Link …

Michael Sendow | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: