Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Fikry Fatullah

Seorang suami, pemain bass tobat, writer dadakan, marketer simpanan, entrepreneur kepepet, pencinta Ubuntu. JuPe (Juragan selengkapnya

5 Kesalahpahaman Terbesar Bisnis Waralaba

OPINI | 14 February 2011 | 21:17 Dibaca: 365   Komentar: 13   1

Karena maraknya bisnis waralaba di Indonesia, masyarakat sering langsung mengambil kesimpulan bahwa bisnis waralaba adalah bisnis besar yang menguntungkan. Karenanya sering terjadi beberapa kesalahpahaman. Diantaranya:

Waralaba Adalah Skenario Untuk Cepat Kaya.
Terlepas dari apapun yang dibilang orang kepada Anda, bisnis Waralaba TIDAK PERNAH memberikan peluang untuk kaya dengan cepat. Proses investasi, menyewa tenaga kerja, pemilihan lokasi, dll. Adalah merupakan proses yang membutuhkan perhatian dan pemikiran yang matang. Mungkin Anda sering melihat di TV pemilik usaha waralaba jalan-jalan di pantai, berkendara mobil mewah, namun ini Adalah merupakan hasil bisnis waralaba yang sukses yang telah mereka jalani selama bertahun-tahun. Bahkan memulai menjalankan bisnis dengan merek waralaba yang sudah sangat terkenal pun membutuhkan dedikasi, waktu, dan komitmen finansial yang kuat. Namun bisnis waralaba memang terbukti dapat mempercepat laju bisnis Anda jika dibandingkan dengan Anda memulainya dari nol.

Tenaga Kerja Tersedia Berlimpah.
Karena kita sering membaca di media bahwa tingkat pengangguran di Indonesia itu tinggi, maka jika kita menyediakan lapangan pekerjaan maka otomatis para pencari kerja akan datang berbondong-bondong ke kita bukan? Mungkin tidak. Menemukan, melatih, mempekerjakan, dan me-manage tenaga kerja yang dapat diandalkan, berdedikasi, pekerja keras, dan ber-orientasi kepada konsumen (yang akan menjadi salah satu penentu sukses atau tidaknya bisnis waralaba Anda) mungkin akan menjadi pekerjaan terberat dalam memulai bisnis waralaba Anda.

Lokasi Dimana Saja Tidak Masalah.
Walaupun Franchisor yang baik akan membimbing Anda dalam mencari lokasi untuk bisnis waralaba Anda, pemilihan untuk lokasi usaha adalah tetap tanggung jawab Anda sepenuhnya. Anda harus betul-betul familiar dengan lokasi dimana akan dibukanya usaha waralaba Anda. Lokasi harus gampang di akses, fasilitas jalannya bagus, dan memenuhi syarat-syarat lain untuk menjalankan usaha.

Franchisee (penerima hak waralaba) Tidak Perlu Repot Memasarkan Usaha.
Walaupun Anda dapat mengandalkan brand waralaba yang dipasarkan Franchisor Anda secara nasional (ataupun global), Anda harus tetap memasarkan, mengiklankan, dan mempromosikan usaha Anda secara lokal di daerah Anda.

Bisnis Waralaba Itu Jaminan Sukses.
Tidak ada yang namanya jaminan sukses dalam bisnis apapun. Anda akan dengan mudah menemukan “Peluang Usaha Waralaba”, bukan “Jaminan Usaha Waralaba”.

www.forumwaralaba.com - Karena Waralaba Itu Lebih Untung.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Seluk Beluk Industri Plastik …

Dhanang Dhave | | 16 April 2014 | 13:07

Perang Saudara Kian Dekati Timur Eropa …

Adie Sachs | | 16 April 2014 | 17:51

Pelecehan Anak TK di Jakarta International …

Sahroha Lumbanraja | | 16 April 2014 | 13:53

Cinta Nggak Cinta Itu Bisa Dijelaskan, …

Gilang Parahita | | 16 April 2014 | 14:49

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


TRENDING ARTICLES

Akun Dinda Tidak Takut Komen Pedasnya Pada …

Febrialdi | 5 jam lalu

Prabowo Terancam Tidak Bisa Bertarung di …

Rullysyah | 6 jam lalu

Memalukan! Kapten Persebaya dan Pelatih …

Ethan Hunt | 15 jam lalu

Tolak Mahfud MD atau Cak Imin, PDIP Duetkan …

Ninoy N Karundeng | 15 jam lalu

Benarkah ‘Bertemu Dubes AS, Jokowi …

Kosmas Lawa Bagho | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: