Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Primus74

Seorang pemulung ilmu yang tinggal di SWIS (Sekitar Wilayah Sudiang),Makassar. Penggemar Sepakbola, blogger, peneliti, aktivis selengkapnya

Manfaat Sekam Padi

OPINI | 01 March 2011 | 19:51 Dibaca: 5269   Komentar: 8   1

Padi adalah tumbuhan yang sangat penting bagi hidup manusia. Dari tanaman inilah beras dihasilkan. Namun tidak banyak orang tahu, sekam dari padi juga bermanfaat bagi manusia. Adalah Nursyamsu Mahyuddin, seorang pengusaha muslim dan ketua Komuntias Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) yang bisa memanfaatkan sekam padi.

“Kami di Bogor membutuhkan sekam untuk campuran media tanam bibit tanaman di dalam polibag, dalam bentuk sekam mentah atau sekam bakar (arang sekam). Kebutuhan kami sering tidak tercukupi dari penggilingan padi di sekitar kami, jadi kadang-kadang harus hunting ke tempat yang cukup jauh. Silakan Ibu mencari pembibitan tanaman atau yang memperbanyak tanaman hias”, ujarnya.

Selain itu, sekam juga dapat sebagai bahan bakar yang murah. “Kalorinya juga lumayan tinggi,” lanjutnya. Sudah banyak tungku sekam yang ada di pasaran. Diantaranya ada yang disebut Tungku SBY karena dipopulerkan Presiden SBY. Ada juga  member KPMI di Garut yg membuat dan memasarkannya, ikut dipamerkan dalam silaturahim nasional KPMI 2 tahun yg lalu di Bogor.

Jadi sekam padi pun merupakan komoditi yang dapat diperjual-belikan dan bernilai ekonomis. Ayo, siapa yang tertarik berbisnis sekam padi?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: