Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Ilhammajehuri

di hati ini ingin menulis..... pikiran trus berpikir....

Durian

REP | 03 February 2012 | 04:41 Dibaca: 263   Komentar: 0   0

1334892393159084187613348925051427087236BUAH DURIAN BULUNGAN

TANJUNG PALAS - Untuk pelestarian dan pengembangan tanaman buah durian lokal khas Bulungan yang telah berusia 1oo Tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menetapkan kawasan tanaman buah durian di sepanjang Hulu Sungai Kayan. Hal ini dikatakan Bupati Bulungan H Budiman Arifin kepada Radar Tarakan usai pelaksanaan kontes durian di lapangan Agatis Tanjung Selor belum lama ini.

“Tanggal 26 (Januari) lalu saya sudah teken (tanda tangan, red) penetapan tentang kawasan buah unggulan,” kata Budiman. Buah unggulan yang dimaksud itu, lanjut dia, yakni buah durian lokal khas Kabupaten Bulungan. Menurut bupati, penetapan kawasan buah unggulan itu diperlukan, sebab hal itu merupakan salah satu upaya Pemkab Bulungan agar kawasan itu tidak terkena aktifitas lain, selain budidaya buah-buahan. “Kenapa harus diterbitkan SK? Agar kawasan itu tidak diganggu dengan usaha lain,” ucapnya.

Selain itu, penetapan kawasan buah unggulan itu juga dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat lokal. Utamanya petani buah-buah untuk terus mengembangkan budidaya buah di kabupaten ini. Dijelaskan Bupati dua periode itu, dalam Surat Keputusan itu menerangkan jika 50 sampai 100 meter dari bibir sungai Kayan merupakan kawasan khusus untuk pengembangan budidaya buah durian lokal. Namun lanjut dia, penerbitan SK itu bukan untuk mengambil hak-hak masyarakat utamanya petani yang memiliki perkebunan di daerah itu. “Siapapun yang memiliki kebun itu, pemkab tidak akan mengganggu,” terangnya.

Sementara itu terhadap penerbitan izin itu Budiman berharap agar kedepannya kawasan itu bisa dijadikan sebagai kawasan agro wisata sesuai dengan visi misi Kabupaten Bulungan periode kepemimpinan Budiman Arifin-Liet Ingai yang kedua kali ini. “Kedepan bagaimana ini (kawasan di sepanjang aliran sungai Kayan) bisa menjadi wisata buah unggulan lokal,”il

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengubah Hujan Batu Menjadi Emas di Negeri …

Sekar Sari Indah Ca... | | 19 December 2014 | 17:02

Haruskah Jokowi Blusukan ke Daerah Konflik …

Evha Uaga | | 19 December 2014 | 12:18

Artis, Bulu yang ‘Terpandang’ di …

Sahroha Lumbanraja | | 19 December 2014 | 16:57

Jalanan Rusak Kabupaten Bogor Bikin …

Opi Novianto | | 19 December 2014 | 14:49

Blog Competition Coca-Cola Sampai Akhir …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Singapura Menang Tanpa Perang Melawan …

Mas Wahyu | 3 jam lalu

RUU MD3 & Surat Hamdan Zoelfa …

Cindelaras 29 | 5 jam lalu

Potong Generasi ala Timnas Vietnam Usai …

Achmad Suwefi | 10 jam lalu

Penyebutan “Video Amatir” Adalah …

Arief Firhanusa | 11 jam lalu

Menteri Rini “Sasaran Tembak” …

Gunawan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: