
Dibaca: 233
Komentar: 0
Nihil
UKM (usaha kecil menengah ) di Indonesia terutama di daerah masih tetap menjadi anak tiri dari kebijakan ekonomi bangsa ini. Faktor modal mungkin bukan maslah untuk para pengusaha besar yang mempunyai jaminan,tapi bagi usaha kecil itu menjadi hal yang sangat memberatkan. Kebijakan perbankan yang masih menganut asas “ketidakpercayaan” terhadap UKM membuat para pelaku UKM menjadi frustasi. Akhirnya jalan pintaslah yang di pilih. Bank keliling,Kosipa,Rentenir akhirnya menjadi sandaran yang paling bisa di harapkan oleh mereka,walaupun dengan bunga yang mencekik tapi mereka tidak punya pilihan,yang mencengangkan adalah mereka bisa tetap bertahan dengan bisnisnya walaupun punya beban hutang yang mencekik. Sebetulnya ini bisa menjadi bom waktu kehancuran ekonomi Indonesia,sampai kapan mereka bisa bertahan.Pemerintah seharusnya sudah tanggap dengan kondisi ini…atau kita tunggu saja bencana ekonomi nasional sebentar lagi akan melanda Indonesia.