Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Novyana Handayani

Dulu sempat menjadi jurnalis. Lima tahun saya rasa cukup, karena ternyata label media cetak hanya selengkapnya

Batik Rasa Gonggong, Motif Kain Sampai Mesin Cuci LG

REP | 21 May 2012 | 23:31 Dibaca: 623   Komentar: 1   0

Bagi sebagian orang nama gonggong terdengar tak biasa, terkesan aneh memang. Namun bagi masyarakat di Kepulauan Riau, hewan laut yang berjenis kerang-kerangan ini menjadi santapan nikmat. Tak perlu repot, cukup direbus dan dinikmati bersama sambal rasanya sungguh luar biasa.

Tapi gonggong yang satu ini, lebih dari luar biasa. Pasalnya hewan yang hidup di permukaan pasir ini dijadikan motif batik. Batik gonggong namanya, dipopulerkan oleh Bukti Selaras yang bertempat di Kota Tanjungpinang. Lewat tangan dingin perancang Efiyar M Amin, batik khas Kepri ini sudah mendunia hanya dalam waktu dua tahun.1337599374607050228

Dari tangan ke tangan, Batik Gonggong yang menjadi buah tangan sampai ke benua Eropa, Amerika bahkan ke Australia. Tak jarang, para wisatawan asing khusus datang ke butik untuk hunting batik unik yang satu ini.  Mulai dari kalangan ibu-ibu, hingga para pejabat juga mengkoleksi motif Batik Gonggong.

Yang paling rajin mengenakan baju dari batik ini, adalah Walikota Tanjungpinang, Suryatati A Manan. Malah beberapa waktu lalu Presiden SBY juga mengenakana batik ini. Batik gonggong juga sempat dikenakan pembaca berita SCTV.

Termasuk beberapa perusahaan dan kantor pemerintahan, menjadikan batik ini sebagai seragam. Tak hanya menjadi motif kain saja, kreasi batik ini sudah disulap menjadi aneka produk. Mulai dari bedcover hotel, wallpaper, hiasan dinding hingga wallpaper di dalam lift.

Malah, motif batik ini sudah dibeli oleh LG untuk dijadikan motif mesin cuci. Nah loh! Kini, Butik Selaras kini hadir dengan kreasi baru. Tak jauh berbeda dengan saat Batik Gonggong diluncurkan, nama Batik Dugong (duyung) sempat membuat orang mengernyitkan kening.

Namun ternyata batik yang dilaunching pada MTQ tingkat Provinsi Kepri ini cukup unik dan menarik. Langsung saja diminati tak hanya kaum hawa, tapi juga para lelaki. Kini berkat Butik Selaras, Kepri punya batik khas sendiri.13375998691389847463

Sampai-sampai setiap daerah di Kepri, kini punya batik masing-masing. Tak mau kalah, pemerintah provinsi juga membuat batik sendiri dengan menggandeng perancang Ramli. Tapi bagi saya, Batik Gonggong ala Butik Selaras tetap yang paling oke.(novyana handayani)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Ketika Rintik Hujan Itu Turun di Kampung …

Asep Rizal | | 21 October 2014 | 22:56

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Dari Body Mulus, Sampai Bibir Sexy …

Seneng | 6 jam lalu

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 13 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 14 jam lalu

Anda Tidak Percaya Alien, Maka Anda Sombong …

Zulkifli Taher | 14 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Berlari itu Menginspirasi …

Hanni | 7 jam lalu

Diari Santri: #15 Perak Laju …

Syrosmien | 8 jam lalu

Misteri Kartu di Mandala …

Aksa Hariri | 8 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 8 jam lalu

Ledakan Permintaan Jasa Rumah Sakit …

Petra Sembilan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: