Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Ismail Elfash

orang biasa yang sedang belajar menulis, mengungkapkan isi hati dan sekedar berbagi

Pinjaman PKBL [Bank Mandiri]; Murah bunganya, Mudah prosesnya

REP | 28 July 2012 | 16:08 Dibaca: 27129   Komentar: 18   2

1343449308295960497

Modal adalah denyut nadi dalam bisnis. Tanpa modal, mustahil suatu bisnis bisa berjalan. Mengutip sedikit isi buku yang pernah saya baca, bahwa modal itu banyak jenisnya, diantaranya: niat/tekad,  kesehatan, pendidikan, ilmu, pengalaman, saudara/keluarga, dana/uang, dan seterusnya. Jangan membatasi diri bahwa modal itu adalah uang. Uang hanyalah salah satu jenis modal saja. Banyak modal-modal  lain yang bisa kita berdayakan. Pakar nisnis mengatakan; “apabila kita punya niat untuk mendirikan suatu usaha, kemudian kita action untuk memulainya, maka setengahnya modal usaha telah kita dapatkan”.

Jadi kunci untuk memulai usaha itu bukan uang. Tapi niat yang kuat, tekad yang kuat dan action.. action… action… Thingk big, start small, act now. Niat yang kuat akan melahirkan usaha yang hebat.

Sumber modal itu diantaranya; modal sendiri (tabungan), modal keluarga /saudara, dan modal dari lembaga permodalan (bank).

Mengajukan pinjaman ke Bank, bukanlah hal sulit, bahkan sangat mudah. Caranya tanyakan ke bank bagian kredit, isi formulir, lengkapi persyaratan, dan tunggu pencairan. Sampai di sini, saya yakin sangat gampang. Tapi episode yang tersulit adalah disetujuikah pinjaman kita? Karena bank dalam memberi kredit kepada seseorang melihat dari bisnisnya, rekam jejaknya (BI checking), kemampuan membayarnya, dan yang terpenting, eh terakhir adalah JAMINAN nya.

Kita harus tahu, produk bank. Diantaranya pinjaman/kredit. Pinjaman pun banyak jenisnya. Jenis menentukan kisaran bunga. Contoh jenis pinjaman/kredit; PKBL, KUR, Kredit Usaha Mikro, Kredit KTA, kerdit Multiguna dan lain-lain.

Tulisan ini akan membahas tentang PinjamanPKBL, yang bersumber dari pengalaman penulis. Dan sebagai kesimpulan dari mengajukan pinjaman PKBL [bank Mandiri] ini;  sangat murah bunganya dan sangat mudah prosesnya.

PKBL kepanjangan dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan. Program ini diwajibkan kepada semua perusahaan BUMN. Dimana ada keputusan presiden tentang menahan laba perusahaan BUMN (kalau tidak salah 2%)  untuk dana sosial /CSR.  PKBL terdiri dari PK=Program Kemitraan. Program ini diantaranya berupa pinjaman modal usaha. Dan BL=Bina Lingkungan. Seperti penanaman pohon, penghijauan, normalisasi kali, bantuan pembangunan mesjid, jalan warga dll. Sifat BL ini berupa hibah. Dana yang diberikan tidak perlu dikembalikan. Tapi, program BL ini, perusahan BUMN yang menentukan.

Pinjaman PKBL i, bunganya sangat murah yaitu 12% per tahun atau 0.5% per bulan. Jelas, lebih murah dibanding pinjaman KUR. Namun syarat untuk mendapatkan pinjaman PKBL ini diantaranya; usaha sudah berjalan, belum pernah mendapatkan pinjaman (peminjam pemula). Dan pinjaman PKBL ini, hanya boleh mendapatkan 2 kali pinjaman, selebihnya boleh mengajukan pinjaman, dengan jenis pinjaman yang berbeda.

Pinjaman PKBL Bank Mandiri

Pinjaman PKBL Bank mandiri ini, tidak banyak diketahui, walau oleh petugas bank Mandiri.  Ketika saya menanyakan PKBL, mereka malah balik bertanya PKBL.  Saya menanyakan di Bank Mandiri Bintaro, depan Bintaro Plaza. Saya disarankan bertanya ke bank Mandiri sektor II Bintaro. Lalu, saya  ke Bank Mandiri tersebut. Ternyata petugasnya pun tidak tahu. Tapi ada satu petugas yang menunjukan, katanya; “coba saja tanya ke bank mandiri MBDC Sudirman. Kantornya (sekarang) di depan Blok M Melawai“. Tanpa pikir panjang, saya menuju alamat tersebut. Dan, jreng! alamatnya ketemu. Perkantoran Bank Mandiri depan Melawai Blok M.

Saya bertanya tentang pinjaman PKBL. Dan ternyata benar ada. Selanjutnya saya di beri penjelasan bahwa pinjaman PKBL Bank Mandiri ini bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. UI memfasilitasi pinjamnnya dan memberikan pendampingan usahanya. Namun tempat pencairan dananya di Bank Mandiri ini. Atau boleh juga tanpa melalui UI, langsung mengajukan di sini, begitu kata petugasnya.

Cara Mengajukan Pinjaman PKBL Bank Mandiri

Saya tertarik, dengan pendampingan usaha melalui fakultas ekonomi, UI. Saya mengajukan pinjaman PKBL melalui UI. Caranya mudah. Tinggal isi formulir dan lengkapi persyaratan, nanti di survey. Semua proses lancar. Namuna ketika ditanya jaminan, saya glagapan. Saya tidak punya jaminan. Lalu, kata petugasnya, pakai saja jaminan orang tua. Mmm… orang tua saya di kampung. Tanah punya, tapi suratnya tidak ada. Dan harga tanahnya tidak seberapa. Kini giliran petugasnya yang bingung. Mungkin pikirnya, ini orang nekad amat. Petugasnya bingung, apalagi saya, lebih bingung. Ditengah keheningan petugas bank mandiri memberikan solusi jaminan, katanya: “Kamu pakai saja jaminan saudara yang sedarah dengan Ibu atau sedarah dengan bapak kamu”. Haahhh…, ada secercah harapan.

Inilah mudahnya pinjamnanPKBL Bank Mandiri. Boleh pakai jaminan orang tua, boleh pula pakai jaminan saudara yang sedarah dengan orang tua kita.

Akhirnya, saya bersilaturrahim ke uwak saya di Bitung, Tangerang. Saya mengutarakan niat untuk pinjam surat tanah. Akta Jual Beli Tanah. Uwak saya tidak keberatan, dia memberikan surat tanahnya ke saya. Saya lihat suratnya masih utuh, tidak pernah dibuka-buka. Bahkan lugunya uwak saya, katanya tidak tahu, kalau surat tanah ini bisa untuk pinjam duit. Dalam hati, saya bersyukur, ternyata dewa penolong itu uwak saya yang tidak kaya, tidak pintar bahkan kurang sukses. Namun jiwa penolongnya besar, rasa belas kasihnya mengalahkan ketidakpunyaannya. Terima kasih Uwak!

Karena jaminan saya pinjam, maka ada hal lain sebagai proses yang harus dilengkapi yaitu; ktp suami istri yang punya jaminan, surat keterangan tidak sengketa, surat keterangan belum sertifikat, surat keterangan persil dari kelurahan,  slipPBB,  foto rumahnya, serta harus ikut tanda tangan akad pencairan.

Proses panjang yang melalahkan tersebut, akhirya dapat dilalui. Dan tibalah, saat akad pencairan. saya mengajukan pinjaman Rp 20.000.000 tapi disetujui Rp 15.000.000. Tadak masalah, karena saya lagi butuh. Saya, istri saya, uwak saya, dan istri uwak saya, semua berkumpul di bank Mandiri Blok M, menandatangani segepok perjanjian kredit di atas materai. Perjanjian sudah ditandatagani, katanya tunggu pencairan besok pagi melalui transfer rekening.

Dan mudahnya lagi, ternyata pinjaman PKBL ini, tanpa biaya provisi dan tanpa potongan sedikitpun, kecuali asuransi yang hanya Rp 150.000. Pinjaman saya Rp 15.000.000, jangka waktu 3 tahun (katanya sengaja 3 tahun biar kamu tidak berat, karena cicilannya kecil. Tapi kalau kamu punya uang lunasi aja) dengan jumlah cicilan perbulan Pokok (Rp 15.000.000 : 36)= Rp 416.666  Bunga 0.5% x Rp 15.000.000 = Rp 75.000. Total cicilan Rp 491.666. Murah bukan?

Semua proses selesai, happy ending. Ada rasa haru dan bahagia, ternyata sesulit apapun masalah kalau dihadapi dan dijalani akan berakhir sukses.

Terima kasih kami haturkan kepada petugas Bank Mandiri, Pak Jaya, Pak Rohman dan Pak Dedi. Semoga semua kebaikannya dibalas Allah SWT.

Bagi anda yang berminat mengajukan pinjaman PKBL Bank Mandiri; Murah Bunganya, Mudah Prosesnya, silahkan hubungi Bank Mandiri Melawai Blok M.

Contact Person: Pak Jaya 081310103359

Atau kalau anda merasa kesulitan, atau mau sharing, saya siap membantu.

Selamat menjalankan ibadah puasa. Jadikan sabar sebagai penolong kita.

Salam sukses

ismailelfash@yahoo.com

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jebakan Batman di Museum Antonio Blanco …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 06:17

Bu Dokter, Anak Saya Kena Bangka Babi …

Avis | | 22 December 2014 | 07:05

Refleksi Hari Ibu; Dilema Peran Ibu di Era …

Agus Purwadi Umm | | 22 December 2014 | 02:24

Perbaiki Sikap Berkendaraan agar Hemat BBM …

Fajr Muchtar | | 22 December 2014 | 06:22

Voluntourism Blog Competition: Berikan Aksi …

Kompasiana | | 08 December 2014 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Gol Telat Skrtel, Bawa Liverpool Imbangi …

Achmad Suwefi | 10 jam lalu

Waspada Komplotan Penipu Mengaku dari …

Fey Down | 12 jam lalu

Dear, Bapak Jonru… …

Wagiman Rahardjo | 12 jam lalu

Fenomena Prostitusi Online sebagai Efek …

Gholal Pustika Widi... | 16 jam lalu

Sensasi Singkong Rebus Menteri Yuddy …

Andi Harianto | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: