Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Gunawan Ardiyanto

WRITERpreneur (AGOEN Writing School), AGOEN Consultant, AGOEN Business Clinic, AGOEN Property Engineering Coach, AGOEN Management selengkapnya

Peluang Usaha “Jasa Konsultan Pernikahan”

REP | 02 October 2012 | 00:42 Dibaca: 488   Komentar: 1   2

Jasa Konsultan Pernikahan

Beberapa hari yang lalu saya mendapat SMS dari seorang teman yang menawarkan seminar tentang komunikasi dalam pernikahan atau keluarga, kurang lebih isinya sebagai berikut :

“Salah seorang pakar ilmu tentang manusia, pernah mengatakan bahwa 80% orang gagal dalam hidup karena tidak memiliki kemampuan untuk berhubungan (berkomunikasi) dengan orang lain.

Hal yang sama berlaku dalam pernikahan. Menurut statistik, 90% pasangan bercerai karena masalah komunikasi. Ternyata komunikasi tidak semudah yang kita bayangkan. Karena penting untuk diingat bahwa : komunikasi tidak sama dengan sekedar bicara.


Dalam strategi perang Sun Tzu dikatakan, “Ada 3 jurus, kalau anda ingin memenangkan sebuah pertempuran : Kenali diri sendiri, kenali lawan, dan kenali medan” Hal yang sama juga berlaku dalam berkomunikasi, baik dalam kaitannya dengan  kehidupan pribadi, maupun profesional anda.

Untuk itulah, kami mengundang anda utk mempelajari lebih jauh tentang komunikasi yang sehat dengan lebih dulu mengenali diri sendiri, mengenali pasangan dan mengetahui dengan baik ‘the dos’ and ‘the don’ts’ untuk menuju  pernikahan idaman anda”.

Beberapa minggu ini saya juga melihat acara infotaintment di televisi yang meliput pernikahan beberapa artis yang mengeluarkan biaya ratusan juta bahkan sampai milyaran rupiah.

Orang sibuk mempersiapkan acara pesta pernikahan, rela mengeluarkan biaya ratusan juta bahkan milyaran rupiah untuk sewa gedung, catering, pakaian, undangan, souvenir, sound system, fotografi dan sebagainya. Pertanyaan saya apakah orang mau mengeluarkan biaya ratusan ribu atau beberapa juta rupiah untuk mempersiapkan pernikahan dalam bentuk yang lain? Seperti mengikuti seminar, membeli buku, membayar konsultan pernikahan dan sebagainya.

Hal lain yang juga perlu bahkan penting untuk dipersiapkan sebelum memasuki gerbang pernikahan seperti pengetahuan tentang cara mendidik anak, seks, psikologi, hukum, keuangan keluarga, berkomunikasi dan lain-lain.

Nah, saya melihat ini sebagai peluang usaha bagi Anda yang tertarik untuk menjadi konsultan pernikahan, memang ini bukan hanya murni bisnis semata, tetapi lebih untuk tujuan yang mulia dalam arti mempersiapkan keluarga yang baik, anak-anak yang baik, keluarga sejahtera lahir dan batin dan mengindarkan pernikahan dari perceraian.

Untuk menjadi konsultan pernikahan atau konsultan keluarga, anda bisa bekerja sendiri (jika anda mampu, memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup), dan akan lebih baik jika anda membentuk tim kecil yang terdiri dari beberapa orang yang memiliki latar belakang pendidikan, pengetahuan dan pengalaman dalam pernikahan, dengan latar belakang pendidikan seperti agama, psikologi, hukum, pendidikan anak, kesehatan (umum, ibu dan anak), seks, keuangan atau ekonomi keluarga, komunikasi dan lain-lain.

Jasa konsultan pernikahan atau keluarga ini bisa anda berikan dalam bentuk mengadakan seminar sehari, mengadakan kursus pra pernikahan dengan materi agama, pendidikan anak, pendidikan seks, komunikasi, keuangan keluarga, psikologi dan sebagainya dengan waktu pertemuan seminggu sekali (setiap hari Sabtu atau Minggu), atau dengan lama pertemuan 4 sampai 5 kali pertemuan sesuai dengan paket-paket yang dipilih.

Anda juga dapat melayani konsultasi pernikahan secara pribadi dengan biaya tertentu, di Jakarta biaya konsultasi pernikahan bisa mencapai Rp. 1 Juta, dengan 2 kali pertemuan, @ 1,5-2 Jam tiap pertemuan.

Untuk mendapatkan informasi tentang calon customer (calon pengantin), Anda bisa mendapatkannya dari antara teman-teman, keluarga, Kantor Urusan Agama, Masjid, Gereja, Vihara, Pura, dari infotainment dan sebagainya.

Untuk berpromosi anda, bisa menggunakan kartu nama, brosur, web, blog, facebook, BBM, Twitter dan sebagainya.

Tertarik menjadi konsultan pernikahan atau keluarga? AGOEN Consultant siap mendukung



Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Transjakarta vs Kopaja AC, Pengguna Jasa …

Firda Puri Agustine | | 31 October 2014 | 12:36

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | | 30 October 2014 | 22:57

Juru Masak Rimba Papua Ini Pernah Melayani …

Eko Sulistyanto | | 31 October 2014 | 11:39

Green Bay dan Red Island Beach, Dua Pesona …

Endah Lestariati | | 31 October 2014 | 11:47

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 2 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 6 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 6 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 7 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

(MA), Hakim dan Komisi Yudisial …

Muhammad Farhan | 8 jam lalu

Tessy Sang “Ksatria” Versus …

Pasti.golput | 8 jam lalu

Nangkring Bareng Paula Meliana …

Mila Vanila | 8 jam lalu

Sang Pelipur [Bingung] …

. .em-has | 8 jam lalu

Saya Mau Mempromosikan Jokowi di Luar Negeri …

Danielhombing | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: