Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Bang Pilot

Nama asli : Muhammad Isnaini. Tinggal di Batu Bara, Sumut. Pemilik blog : http://bibitsawitkaret.blogspot.com/ . Menulis apa saja yang selengkapnya

Cara Mudah Mendapatkan Harta Karun

OPINI | 26 December 2012 | 20:19 Dibaca: 12356   Komentar: 0   0

Ini cara yang unik, menantang, murah, namun bisa berhasil
mendapatkan harta karun yang terpendam dan dijaga
ratusan memedi bin lelembut bin hantu alias jin kepala tujuh.

Modal utamanya cuma satu : berani !
Ingat, hantu itu berani kepada anda cuma kalau
anda takut padanya.
Tapi pesan saya, kalau ada banaspati di sono,
menjaga harta karun itu, sebaiknya anda bawa air dua timba.
Kalau ia mendekat, langsung siram pake air.
Banaspati adalah hantu berwujud kepala terbakar api berkobar-kobar.
Bawa juga sapu lidi bekas. Ini adalah senjata yang paling
ampuh kalo hantu-hantu itu tawuran sama anda.

Caranya :
Sore hari menjelang malam Jumat Legi, tangkap
tujuh ekor kodok atau katak. Katak puru yang ada di rumah-rumah.
Kurung. Menjelang tengah malam, matikan katak itu.
Lalu tusuk sate.

Lalu pergilah sendirian ke tempat yang anda duga ada harta karunnya.
Bawa korek api dan mancis, juga sedikit minyak lampu.
Kalau ada, bawa sedikit air keras.
Pangganglah katak itu di dekat TKP.
Ingat, begitu aroma daging katak menyeruak,
para hantu akan datang dalam berbagai wujud.
Jangan pedulikan, tetap konsen memanggang katak.

Setelah matang, bawalah sate katak keliling TKP, sambil menjajakannya.
“Jual panggang katak, jual panggang katak… !”
Jika ada hantu yang berminat, bilang sama dia bahwa
anda mau panggang katak itu ditukar dengan harta karun.
Jangan mau ditukar dengan uang, karena itu hanya daun.
Nanti hantu akan makin banyak mencoba menawar panggang katak anda,
tetap sabar sampai datuk panglima dirajanya keluar.
karena hanya ia yang bisa menyerahkan harta karun itu pada anda.

Bila anda sudah deal dengan sang raja jin, test lah emas yang ia
berikan dengan air keras. Bila palsu, jangan berikan panggang katak anda.
Ingat, jin itu sifat dasarnya adalah pembohong dan penipu.
Biasanya mereka mengganti emas dengan tembaga atau kuningan.

Bila anda sudah yakin dengan harta yang anda dapatkan,
berikan panggang kataknya dan katakan bahwa besok anda
akan datang sedekah panggang katak tujuh ekor lagi.
Lalu tinggalkan tempat itu dengan biasa saja, jangan lari.

Selamat menjadi milyuner !
Ingat, jangan ceritakan pada siapapun kalo anda dapat
harta karun, nanti datang oknum pemerintah, harta anda diambil,
lalu mereka telap tuh harta anda, biasa, korupsi…..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 9 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 10 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 11 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Nangkring “Tokoh Bicara”: Bupati …

Kompasiana | 8 jam lalu

Photo-Photo: “Manusia Berebut Makan …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Kisruh di DPR: Jangan Hanya Menyalahkan, …

Kawar Brahmana | 8 jam lalu

Saran Prof Yusril Ihza Mahendra Kepada …

Thamrin Dahlan | 8 jam lalu

Korupsi yang Meracuni Indonesia …

Cynthia Yulistin | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: