Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Bayakku Serungkenate

terus berkarya dan berusaha ..

Proposal Kewirausahaan (Pendidikan)

REP | 26 December 2012 | 20:20 Dibaca: 4021   Komentar: 0   0

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas proposal kewirausahaan ini dengan tepat waktu. Pada kesempatan ini saya mengajukan proposal kewirausahaan dengan judul “Taman Langit” yaitu sebuah bimbingan belajar untuk mengembangkan bakat dan minat belajar siswa dalam belajar.

Dalam proposal kewirausahaan ini saya berharap menjadi salah satu solusi belajar bagi anak yang mengalami kesulitan dalam belajar, baik akademik maupun non akademik. Dengan menerapkan metode belajar sambil bermain sehingga dapat mengurangi resiko rasa bosan pada anak.

Selama ini perguruan tinggi hanya dipandang sebagai tempat berkumpulnya mahasiswa, yang terasingkan dari permasalahan yang dihapai oleh masyarakat. Perguruan tinggi memiliki tri darma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan merupakan proses dimana terjadi interaksi antar mahasiswa dan pengajar, penelitian merupakan salah satu bentuk identifikasi masalah dalam satu kondisi atau situasi baik dalam lingkungan perguruan tinggi maupun lingkungan masyarakat, sedangkan pengabdian kepada masyarakat adalah bentuk nyata mahasiswa sebagai pemberi solusi yang tepat terhadap persoalan masyarakat sehingga sangat diharuskan bagi mahasiswa untuk terjun langsung kedalam masyarakat lingkungan sekitar.

Parameter terbentuknya proposal ini menjadi hasil kerja nyata antara mahasiswa dengan kelompok masyarakat. Namun program ini tidak akan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya partisipasi dan minta yang tinggi dari perguruan tinggi untuk memajukan dan meningkatkan pendidikan serta kesejahteraan masyarakat lingkungan sekitarnya.

Akhir kata, atas terlaksananya proposal kewirausahaan ini, saya sampaikan terimakasih dan penghargaan yang luar biasa kepada semua pihak yang telah berperan serta untuk pelaksanaan program ini. Amin.

Jakarta, 12 Desember 2012

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………….1

DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………….2

A. LATAR BELAKANG…………………………………………………………………………..3

B. TUJUAN………………………………………………………………………………………………4

C. KONSEP DAN SISTEM PROGRAM…………………………………………………….4

D. DANA…………………………………………………………………………………………………6

E. BIAYA PENDANAAN…………………………………………………………………………8

F. TENAGA KERJA…………………………………………………………………………………8

G.MOTTO……………………………………………………………………………………………….9

A. LATAR BELAKANG

Semakin tinggi pendidikan seseorang maka semakin tinggi pula peluang mendapat pekerjaan. Namun, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS, 2012) jumlah penduduk yang bekerja di Indonesia pada Februari 2012 mencapai 112,8 juta orang, bertambah sekitar 3,1 juta orang dibanding keadaan pada Agustus 2011 sebesar 109,7 juta orang atau bertambah 1,5 juta juta dibanding keadaan Februari 2011. Dalam keadaan seperti ini maka maka masalah pengangguran termasuk yang berpendidikan tinggi dapat berdampak negatif terhadap stabilitas sosial dan kemasyarakatan. Kondisi tersebut didukung oleh kenyataan bahwa sebagian besar lulusan perguruan tinggi lebih mengutamakan sebagai pencari kerja (job seeker) ketimbang menciptakan lapangan pekerjaan (job creater). Hal ini bisa jadi disebabkan karena sistem pembelajaran yang diterapkan di perguruan tinggi saat ini lebih terfokus bagaimana menyiapkan para mahasiswa yang cepat lulus dan mendapatkan pekerjaan, tanpa mempertimbangkan bagaimana mempersiapkan lulusan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Sejalan dengan perkembangan pendidikan yang semakin berkembang dan menjadi salah satu pintu utama kemajuan suatu bangsa. Dunia globalisasi mengakibatkan persaingan dalam bidang intelektual, teknologi, ekonomi, budaya, dsb. Sehingga pendidikan yang saat ini berjalan merupakan salah satu persaingan global. Pendidikan merupakan salah satu aspek penting yang harus di kembangkan sesuai dengan kemampuan intelektual umum yang memadai.

Mahasiswa sebagai generasi muda yang memiliki intelektual, kreatifitas, inovasi dan keterampilan harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui program kewirausahaan di perguruan tinggi. Hal ini menjadi motivasi mahasiswa untuk berdinamika dalam lingkungan masyarakat sehingga mahasiswa peka terhadap lingkungan terdekatnya. Sejalan dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang bervariasi dari berbagai jenis usaha, mahasiswa harus mampu melihat peluang dalam membuka lapangan pekerjaan. Ketika lulusan perguruan tinggi mencari pekerjaan dan berharap mencari lowongan pekerjaan, maka mahasiswa harus kreatif dan cerdas melihat peluang usaha.

Oleh sebab itu, berdirinya bimbingan belajar ini merupakan salah satu bentuk dalam menghadapi pendidikan globalisasi. Sebagai wadah bagi para peserta didik untuk mengembangkan minat, bakat dan keterampilannya dalam bidang apapun sehingga mampu menghadapi dunia globalisasi dengan kemampuan yang mereka punya. Terbentuknya bimbingan belajar ini, dengan metode belajar yang menyenangkan sehingga mereka tidak lagi menganggap bahwa belajar itu merupakan beban.

Taman langit memiliki makna yang artinya kebebasan, keindahan, kenyamanan, kegembiraan. Taman merupakan tempat bagi sebagian orang merupakan sebagai tempat merefleksikan diri dari kejenuhan aktifitas sehari-hari, sebagai tempat bermain, mencari inspirasi. Dimana taman merupakan salah satu tempat yang indah untuk melihat keindahan langit dipadu dengan warna hijau daun-daun dan bunga-bunga yang ditata rapih. Dengan begitu, bimbingan belajar ini merupakan salah satu tempat bermain untuk anak-anak sebagai tempat mereka menuangkan segala kreativitasnya. Suasana yang bernuansa alam, bebas, edukatif, santai, membuat suasana belajar menjadi menyenangkan dengan keindahan alam semesta. Ini adalah salah satu proses belajar yang memiliki nilai lebih, menilai bukan hanya dari satu sisi, namun banyak hal yang harus dipelajari tanpa terfokus oleh materi pelajaran yang membosankan.

B. TUJUAN

1. Membangun sikap mental wirausaha bagi mahasiswa, yaitu percaya diri, mempunyai motivasi untuk mencapai cita-cita, mampu bekerja keras, kreatif, inovatif, berani mengambil resiko dengan perhitungan, memiliki kemampuan empati dan keterampilan sosial.

2. Mengembangkan wirausaha baru yang berpendidikan tinggi untuk menciptakan unit bisnis yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

3. Menumbuhkan jiwa bisnis kepada mahasiswa sehingga memiliki keberanian untuk memulai usaha dengan modal yang dimilikinya.

4. Meningkatkan peran mahasiswa dalam membangun lembaga pendidikan informal sebagai wujud aplikasi ilmu pengetahuan yang telah di dapat selama di perguruan tinggi.

5. Memberikan kesempatan belajar bagi peserta didik dengan metode pengajaran yang menyenangkan.

C. KONSEP DAN SISTEM PROGRAM

1. Konsep Program

Program Bimbingan Belajar “Taman Langit” merupakan bagian dari bentuk solusi dari masalah pendidikan. Antara lain : Kurangnya minat baca pada anak, Kurangnya motivasi belajar pada anak, Menurunnya kreatifitas anak, Tingkat pemahaman yang masih minim, Moral dan kebudayaan yang mulai terkikis oleh modernisasi, dsb.

Secara skematis, konsep program dapat di lihat pada Gambar 1.

anak didik <------> berhitung <----------------------> Tutor

anak didik <------> membaca <----------------------> Tutor

anak didik <------> IPA <-----------------------------> Tutor

anak didik <------> IPS <-----------------------------> Tutor

Gambar 1. Skema Konsep Bimbingan Belajar Taman Langit

2. Sistem Program

Sistem Program terbagi dalam :

a) Tahapan Pertama

Tahapan pertama di mulai dengan pencarian dana. Melalui sponsor 25% (dua puluh lima persen), dana pribadi 25% (dua puluh lima persen) dan dana hibah 25% (dua puluh lima persen).

b) Tahapan Kedua

Tahapan Kedua adalah dengan memberikan keterampilan untuk tutor yang akan menjadi pendamping saat belajar di setiap bidang yang di kuasainya. Memberikan training kepada pengajar sehingga mereka siap untuk menjadi pengajar yang diharapkan.

c) Tahapan Ketiga

Tahapan ketiga adalah sosialisasi bimbingan belajar “Taman Langit” kepada masyarakat luas. Khususnya kepada pelajar tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas.

d) Tahapan Keempat

Tahapan keempat ini merupakan tahapan pelaksanaan. konsep program belajar. Konsep ini menggunakan metode “belajar sambil bermain” dan “bermain sambil belajar”. Sebagai uji coba keberhasilan metode ini akan dilakukan dalam jangka waktu yang ditetapkan (enam bulan). Dimana waktu belajarnya adalah waktu yang ditentukan dalam tiga sesi. Setiap sesi merupakan kelas SD, SMP dan SMA. Dari tingkatan kelas, mereka belajar sesuai dengan minat yang paling mereka suka. Setiap kelas diberikan waktu 1,5 jam (satu setengah jam). Metode belajar dalam beberapa bulan akan berubah, tidak hanya belajar dikelas tapi juga akan belajar di tempat-tempat yang menyenangkan seperti : taman bermain, museum ilmu pengetahuan, taman rekreasi, museum sejarah, dsb

e) Tahapan Kelima

Tahapan kelima merupakan tahapan evaluasi dari pelaksanaan selama waktu yang ditentukan (enam bulan). Evaluasi ini berdasarkan atas kondisi objektif dan subjektif peserta didik sehingga akan menimbulkan rekomendasi selanjutnya agar memunculkan program yang baru (inovasi, kreatif, edukatif). Tahapan evaluasi dibutuhkan kerja sama antara pengajar yang aktif dalam perkembangan peserta didik.

D. Dana

Dana merupakan sejumlah pembiayaan yang harus disediakan untuk melengkapi kebutuhan alat tulis, papan tulis, peralatan belajar (meja, kursi), sewa tempat, membayar tenaga pengajar (tutor), dsb.

Besarnya dana diperkirakan sebesar Rp.10.000.000,00

Biaya Perlengkapan :

· Meja Rp.50.000 x 40 = Rp. 2.000.000

· Kursi Rp.50.000 x 40 = Rp. 2.000.000

· Papan Tulis Rp.100.000 x 4 = Rp. 400.000

· Spidol Rp.5.000 x 10 = Rp. 50.000

· Sewa tempat Rp.1.000.000 = Rp. 1.000.000

Biaya Pengajar (Tutor) :

· 1,5 jam Rp.30.000 x 3 = Rp. 90.000

· Tutor (10) Rp. 90.000 x 10 = Rp. 900.000

Seminggu 2x pertemuan dikali sebulan = Rp.7.200.000

Total seluruhnya = Rp.13.640.000

E. Biaya Pendanaan

Dari rincian tersebut diatas, maka bisa ditetapkan biaya yang akan dikenakan pada calon peserta didik.

· Biaya Pendaftaran : Rp. 150.000,00

· Biaya perbulan : Rp. 300.000.00

F. Tenaga Kerja

Tenaga kerja di bimbel “Taman Langit” disebut dengan tutor. Dimana tutor ini akan mendampingi belajar setiap murid. Tutor disini mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing. Selain itu mereka juga harus mampu menerapkan metode belajar yang menyenangkan sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menarik dan murid tidak akan bosan. Setiap tutor wajib memiliki kreatifitas mengajar menyenangkan, memiliki kemampuan menguasai kelas, menerapkan proses pembelajaran yang dimana tutor bukan guru yang selalu benar sehingga budaya belajar interaksi dua arah antara tutor dan murid akan terbentuk. Tutor merupakan seorang mahasiswa baik semester awal atau akhir. Yang jelas tutor memiliki kemauan, disiplin waktu, bekerja keras, inovatif, kreatif, berani memberikan kritik dan saran untuk kemajuan muridnya. Sistem kerja tutor fleksibel, menyesuaikan waktu tutor dan memberikan kesempatan untuk menambah waktu mengajar atau bertanggung jawab dari beberapa kelas.

Sasaran pengajar adalah mahasiswa jurusan keguruan. Mahasiswa yang mau mengaplikasikan teori belajar mengajar, penguasaan kelas, pengetahuan yang dikuasainya, bimbel ini merupakan salah satu tempat terbuka bagi mahasiswa tersebut. Sehingga mahasiswa keguruan setelah lulus akan siap menghadapi situasi kelas dan siswa.

G. Motto

Dengan prinsip mendidik dan membangun paradigma pendidikan yang berkarakter bimbel “Taman Langit” memiliki motto yaitu Belajar Menyenangkan Tanpa Batas. Dan motto untuk pengajarnya adalah Disiplin, Kreatif, Inovatif dan Bekerja Keras sebagai Wujud Membangun Pendidikan yang Berkarakter.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Indonesia 0 – 4 Filipina : #BekukanPSSI …

Angreni Efendi | | 26 November 2014 | 00:33

Bom Nuklir Ekonomi Indonesia …

Azis Nizar | | 26 November 2014 | 04:44

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Festival Foto Kenangan Kompasianival 2014 …

Rahab Ganendra 2 | | 26 November 2014 | 04:01

Ikuti Lomba Resensi Buku “Revolusi …

Kompasiana | | 08 November 2014 | 15:08


TRENDING ARTICLES

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 5 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 6 jam lalu

5 Kenampakan Aneh Saat Jokowi Sudah …

Zai Lendra | 11 jam lalu

Timnas Indonesia Bahkan Tidak Lebih Baik …

Kevinalegion | 11 jam lalu

Suami Bergaji Besar, Masih Perlukah Istri …

Cucum Suminar | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: