Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Icha_nors

Berhenti melihat jam/waktu dan mulai melihat dengan mata

Berbisnis Pandan Chiffon Cake Labanya Selangit

OPINI | 13 January 2013 | 02:23 Dibaca: 2386   Komentar: 23   8

1358017467434018585
Dok. pribadi

Pernah merasakan sensasi kelembutan cake yang satu ini? Cake yang masih bersaudara dengan angel (bukan Angelina si putri yang sedang merundung itu) cake. Kelembutan nan ringan bak kapas itu sungguh membuat siapa pun ketagihan menggigitnya. Ditambah cita rasanya yang tidak eneg, dijamin tidak akan ada yang tidak menyukainya. Sangat bersahabat dengan lidah Indonesia karena berbahan santan dan minyak sayur bukan margarine. Perpaduan manis dan gurih inilah yang konon bisa melupakan sejenak urusan utang piutang ha..ha..

Dan inilah kiat memulai bisnis chiffon cake yang aku janjikan. Masih ragu untuk memulainya? Baiklah aku akan membeberkan semua rahasia sukses ini tanpa ada yang aku sembunyikan, karena keberhasilan Anda adalah kebahgiaanku. Ehmm..

Persiapan

Yang dibutuhkan dalam memulai usaha ini cukup sederhana, yaitu melakukan perhitungan kebutuhan modal secara akurat dan penetapan harga yang tepat agar memnuhi syarat untuk memperoleh keuntungan.

1. Melakukan survey/mencari informasi dan sumber memperoleh bahan baku.

2. Memperbanyak wawasan tentang pembuatan chiffon cake dan meracik bumbu /resep agar enak dan mempunyai cirri khas, misalnya rasa yang belum /jarang ada di tempat biasa. Jadi pembeli merasakan perbedaan chiffon cake yang Anda buat.

3. Mengutamakan tampilan dan kebersihan agar pembeli tidak segan untuk terus memburu chiffon cake buatan Anda.

Hambatan Bisnis

Meskipun chiffon cake ini tahan sampai beberapa hari dan bisnis ini juga tidak terlalu sulit untuk dilakukan, namun tak luput juga dari hambatan, seperti:

1. Perhitungan pembelian bahan baku yang kurang tepat sehingga terjadi kelebihan atau kekurangan stok bahan baku.

2. Pemasaran yang dilakukan kurang gencar sehingga hanya sedikit yang mengenal kelebihan chiffon Anda.

3. Rasanya yang tidak cocok di lidah konsumen. Contohnya, karena pertimbangan keunikan dan kelangkaan Anda lalu memodifikasi chiffon dengan rasa yang kurang familiar di lidah, misalnya “Pace chiffon cake.” Ya jelas pembeli pada lari semua, getir sih.

Strategi Bisnis

Sebenarnya, masih jarang yang menekuni pembuatan chiffon cake ini. Kebanyakan yang tersedia di toko-toko adalah cake-cake/bolu biasa. Namun strategi tetap penting untuk menjalankan bisnis ini:

1. Pelajari pesaing, ambil hal-hal yang baik dari mereka.

2. Lakukan modifikasi penyajian/toping dan rasa.

3. Memiliki cirri khas atau pembeda, baik itu dalam kemasan maupun nama agar mudah diingat pelanggan.

4. Melakukan promosi dari mulut ke mulut melalui orang-orang terdekat, saudara, teman atau suami/istri dan sangat mungkin anak-anak kita sendiri. Atau menggunakan media sosial yang gratis dan tidak terlalu menghabiskan waktu.

5. Tentukan harga yang kompetitif.

6. Melakukan survey atau minta masukan dari pelanggan yang akan menunnjang dan memajukan bisnis Anda.

7. Memberi pelayanan terbaik dan jangan sungkan memberi reward kepada konsumen yang loyal, misalnya dengan menggratiskan satu potong cake pada hari istimewa mereka.

Analisa Bisnis

Modal Awal

Dengan memanfaatkan peralatan dapur yang sudah ada, termasuk oven yang selama ini mangkrak, maka modal awal untuk sebuah chiffon cake bisa dihitung begini:

Terigu Rp. 2500

Gula pasir Rp. 3600

Telor RP. 8000

Santan Rp. 2000

Minyak Rp. 1250

Essen, garam, COT, BP, Rp. 1000

Plastic kemasan Rp. 1000

Jumlah Rp. 18.350

Belum termasuk tenaga dan gas

Dari bahan-bahan di atas, diperoleh hasil chiffon cake 23 potong. Harga jual yang disarankan RP. I800/potong.

Resep Chiffon Cake Pandan

Bahan A :

  • 7 butir kuning telur
  • 160 ml santan kental dan 1 sendok teh garam
  • 125 ml minyak goreng
  • 250 gr tepung terigu
  • ½ sendok teh baking powder
  • ½ sendok teh vanili bubuk
  • 1 sendok teh pasta pandan
  • 150 gr gula pasir berbutir lembut
  • 3 tetes essen pandan

Bahan B :

  • 8 putih telur
  • ¼ sendok teh cream of tartar
  • 150 gr gula pasir

Cara membuat :


13580178151446751547

Campuran bahan A

1358018023330823829

Kocokan bahan B

1358018192477444681

Masukkan bahan B ke bahan A, aduk rata

13580182951327089454

Tuang ke dalam loyang Chiffon

1358018458350056497

Tunggingkan loyang

  1. Campur kuning telur ,gula, santan, dan minyak goreng, essen pandan. Aduk hingga rata.
  2. Ayak tepung terigu, baking powder. Masukkan campuran tepung pada adonan kuning telur, aduk perlahan hingga rata. Tambahkan pasta pandan, aduk rata.
  3. Kocok putih telur hingga berbusa. Masukkan cream of tartar dan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga kaku.
  4. Campur adonan tepung dengan adonan putih telur. Aduk perlahan hingga rata.
  5. Panaskan oven dan siapkan cetakan chiffon.
  6. Alasi cetakan chiffon dengan kertas roti. Tuang adonan ke dalam cetakan lalu panggang dengan suhu 160oC selama 45 menit.
  7. Setelah matang, keluarkan kue dari oven lalu balikan/tunggingkan cetakan chiffon dan biarkan hingga kue dingin. Setelah dingin, lepaskan kue dari cetakan.
 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Supermaterial yang Akan Mengubah Wajah Dunia …

Rahmad Agus Koto | | 23 November 2014 | 11:02

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Nangkring dan Blog Reportase Kispray: …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Supermaterial yang Akan Mengubah Wajah Dunia …

Rahmad Agus Koto | 2 jam lalu

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 5 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 13 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 15 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri ini… …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51


HIGHLIGHT

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Di bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 8 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Mabate Wae | 8 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 8 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: