Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Proposal Bisnis Catering

REP | 26 March 2013 | 04:09 Dibaca: 7131   Komentar: 0   0

PROPOSAL USAHA CATERING

A.Pendahuluan

Latar belakang

Pada saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan yang megah namun simpel dan efisien. Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya mereka lebih memilih untuk memesan makanan daripada membuatnya sendiri dengan alasan pertimbangan waktu dan tenaga walaupun memang sedikit mahal. Dari pemikiran inilah kami mempunyai ide untuk membuat bisnis catering makanan baik untuk makanan dalam kemasan box atau untuk hidangan pesta pernikahan.

Dalam memulai usaha dalam bidang apapun, maka :

1. Yang harus kita ketahui adalah peluang pasar dan bagaimana menggaet order. Bagaimana peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis ini dan bagaimana cara memperoleh order tersebut.

2. Harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas.

3. Persiapkan mental dan keberanian untuk memulai suatu bisnis. Singkirkan rasa malu, takut gagal dan perang batin antara berkeinginan dan keraguan. Kita juga harus siap menghadapi resiko, dimana resiko bisnis adalah untung atau rugi. Semakin besar untungnya maka resikonya pun semakin besar.

A. Analisa aspek manajemen

Ø Bisnis ini dimiliki bersama dengan sistem bagi modal.

Ø Bisnis ini dikelola secara bersama-sama dan tiap orang mempunyai tugas masing-masing, misalkan dari 5 orang, 3 orang bertugas membuat masakan dan penyajiannya, 2 orang bertugas mencari bahan masakan, mengantar pesanan dan melakukan perekrutan tenaga kerja apabila membutuhkan.

B. Analisa aspek Pemasaran

a) Target Pasar

Sudah menjadi kelaziman bahwa usaha catering bekerja berdasarkan pesanan. Kegiatan produksi dimulai apabila pesanan telah diterima. Maka, tanpa pesanan kegiatan produksi perusahaan catering tidak bekerja. Yang bekerja sepanjang tahun atau selama bisnis itu hidup adalah pemasaran, keuangan dan administrasi. Target pasar adalah seluruh kalangan masyarakat yang ingin berefisien waktu dan tenaga. Pesaing kita dari perusahaan catering lain. Dan kita juga mencoba bekerja sama dengan wedding organizer yang terbiasa mendapatkan orderan pernikahan, dari situ kita dapat menawarkan jasa catering kita.

b) Konsep pemasaran

Ø terdiri dari 3 elemen (Price+Place+Promotion) untuk produk,

Ø mensurvai para pesaing-pesaing.

Ø melakukan inovasi

– inovasi baru untuk produk yang akan jual.

Ø Harus mampu menciptakan hal-hal yang baru.

c) Produk dan penetapan Harga

Untuk menetapkan harga perlu melakukan riset dan membandingkannya dengan strategi harga yang akan ditawarkan. Tidak jarang harga yang ditawarkan terlalu mahal karena sistem produksi yang salah dan tidak efektif. Maka diperlukannya suplier yang mampu mensuplai bahan baku dengan harga yang benar-benar murah, sehingga bisa menghasilkan katering murah atau penggunaan kompor yang boros. Bahkan bisa saja komponen menu yang tawarkan salah. Sehingga perlu melakukan percobaan berkali-kali sampai menemukan formula yang pas dan bisa bersaing dengan catering murah lainnya.

Berikut ini contoh menu –menu nasi kotak :

DAFTAR MENU NASI KOTAK

Menu 1 Rp.17.500,-
Nasi putih
Kering tempe
Ayam goring laja
capcay goreng
Sambal
Lalap
Kerupuk
Buah
Airmineral

Menu2 Rp.18.500,-
Nasi Putih
Daging masak cabe ijo
Mie goring special
cah kombinasi
Sambal
Lalap
Kerupuk
Buah
Air mineral

MENU PAKET HIDANGAN PERNIKAHAN

Buffet utama 500 porsi menu 1

1. Kambing guling 2 ekor

2. Soto sulung 200 porsi

3. Sate ayam 200 porsi

4. Ice cream 200 cup

5. Siomay 200 porsi

Buffet utama 600 porsi menu 2

1. Kambing guling 2 ekor

2. Soto sulung 200 porsi

3. Sate ayam 200 porsi

4. Ice cream 200 cup

5. Siomay 200 porsi

6. Tekwan 200 porsi

7. Es dawet 200 cup

Buffet utama 800 porsi menu 3

1. Kambing guling 2 ekor

2. Soto sulung 200 porsi

3. Sate ayam 200 porsi

4. Ice cream 200 cup

5. Siomay 200 porsi

6. Bakwan malang 200 porsi

7. Pempek 200 porsi

8. Es dawet 200 cup

Buffet utama 1000 porsi menu exclusive

1. Kambing guling 2 ekor

2. Soto sulung 200 porsi

3. Sate ayam 200 porsi

4. Dim sum 200 porsi

5. Koran BBQ 200 porsi

6. Aneka pasta 200 porsi

7. D’ crepes 200 porsi

8. Cream soup 200 porsi

9. Ice cream 200 cup

10. Es dawet 200 cup

DAFTAR MENU HIDANGAN PERNIKAHAN

Rp. 40.000,- menu 1

Rp. 45.000,- menu 2

Rp. 50.000,- menu 3

Rp. 60.000,- menu 4

Nasi putih

Nasi goreng

Soup kimlo

Ayam panggang bumbu rujak

Daging lada hitam

Capcay

Salad bangkok/asinan

Kerupuk udang

Aneka buah segar

Aneka puding

Aneka softdrink

Aneka snack

Air es/Aqua

Nasi putih

Nasi goreng

Soup bakso jamur

Ayam panggang rica-rica

Daging masak paprika hijau

Kakap asam manis

Capcay

Salad bangkok/asinan

Kerupuk udang

Aneka buah segar

Aneka puding

Aneka softdrink

Aneka snack

Air es/Aqua

Nasi putih

Nasi goreng

Soup sosis telur puyuh

Ayam panggang bumbu padang

Empal balado

Kakap asam manis

Sambal goreng kentang ati

Capcay/soun goreng

Salad bangkok/asinan

Kerupuk udang

Aneka buah segar

Aneka puding

Aneka softdrink

Aneka snack

Air es/Aqua

Nasi putih

Nasi goreng

Soup buntut/soup iga

Ayam panggang bumbu padang

Empal balado

Kakap asam manis

Macaroni schotel

Salad bangkok/asinan

Kerupuk udang

Aneka buah segar

Aneka puding

Aneka softdrink

Aneka snack

Air es/Aqua

Makanan gubuk hidangan pernikahan

Aneka bubur

Rp. 9.000,-

porsi

Aneka juice

Rp. 6.000,-

porsi

Aneka pasta

Rp. 15.000,-

porsi

Batagor

Rp. 9.000,-

porsi

Bakwan malang

Rp. 10.000,-

porsi

Cone waffle ice cream

Rp. 7.000,-

porsi

Coto makasar

Rp. 12.000,-

porsi

Cream soup

Rp. 9.000,-

porsi

D’ Crepes

Rp. 12.000,-

porsi

Dim sum

Rp. 13.000,-

porsi

Es podeng

Rp. 6.000,-

porsi

Ice cream, doger, dll

Rp. 4.000,-

Cup

Empal gentong

Rp. 14.000,-

Cup

Kambing guling

Rp. 850.000,-

porsi

Korean BBQ

Rp. 14.000,-

Ekor

Laksa ayam

Rp. 10.000,-

porsi

Lontong cah gomeh

Rp. 20.000,-

porsi

Lontong kikil surabaya

Rp. 14.000,-

porsi

Martabak telor

Rp. 9.000,-

porsi

Mie bakso

Rp. 10.000,-

porsi

Mie kocok

Rp. 10.000,-

porsi

Nasi bali

Rp. 25.000,-

porsi

Nasi begana

Rp. 25.000,-

porsi

Nasi gudeg

Rp. 25.000,-

porsi

Nasi liwet

Rp. 25.000,-

porsi

Nasi pecel madiun

Rp. 20.000,-

porsi

Nasi rawon

Rp. 20.000,-

porsi

Pempek palembang

Rp. 10.000,-

porsi

Roll beef kebab

Rp. 15.000,-

porsi

Roti jala

Rp. 15.000,-

porsi

Salad bar

Rp. 12.000,-

porsi

Sate ayam

Rp. 11.000,-

porsi

Sate kambing

Rp. 12.000,-

porsi

Sate padang

Rp. 10.000,-

porsi

Siomay

Rp. 10.000,-

porsi

Soto ayam, betawi, dll

Rp. 10.000,-

porsi

Soup asparagus

Rp. 10.000,-

porsi

Strawberry chocolate

Rp. 13.000,-

porsi

Tahu campur

Rp. 10.000,-

porsi

Tekwan

Rp. 10.000,-

porsi

Tempura

Rp. 14.000,-

porsi

Tomyangkung soup

Rp. 20.000,-

porsi

Waffle ice cream

Rp. 11.000,-

porsi

Zupa soup

Rp. 17.000,-

porsi

Jajanan pasar tradisional

Rp. 25.000,-

Tampah

Dan variasi menu lainnya tergantung makanan yang dipesan. Berbagai masakan yang disesuaikan dengan pesanan. Mutu produk harus tetap terjaga kebersihannya baik produk itu sendiri maupun lingkungannya dan tentunya membuat menu – menu yang menarik selera dan mempunyai ciri khas yang berbeda dengan catering lainnya. Selain itu mutu pelayanan pun harus diperhatikan karena faktor yang sangat penting di dalam industri jasa guna mencapai tujuan bisnis ini yaitu untuk mendapat keuntungan ( profit ) dengan cara memuaskan konsumen.

d) Distribusi dan Promosi

Bisnis katering adalah bisnis kepercayaan dan “rasa”. Untuk membuka pasar dapat dimulai dari acara-acara kecil seperti :

Ø Hajatan keluarga yang dapat di kelola sendiri kateringnya dan di setiap meja penyajian dapat disediakan brosur dan kartu mana sebagai tanda pengenal dan promosi terhadap catering yang sedang dikelola. Jika pelayanan katering di acara tersebut di kelola dengan baik maka semua kenalan dan relasi akan mengetahui kemampuan catering tersebut.

Ø Untuk mengetahui kualitas dan nikmatnya masakan kita, kita bisa memulai dengan memasak dan menyajikan berbagai menu dalam setiap acara arisan keluarga, RT atau perkumpulan yang sedang di ikuti dan dengarkan komentar para tamu.

Ø Bermula dari acara – acara kecil yang di kelola maka kepercayaan kepada catering tersebut akan muncul dan akan tersebar dari mulut ke mulut ini terkadang lebih efektif dibandingkan menyebar brosur dan beriklan tanpa pernah menunjukkan kemampuan di sebuah acara.
Ø Dalam bisnis yang utama adalah kesinambungan order maka untuk memperoleh order konsep pemasaran yang lebih komprehensif perlu difikirkan. Penawaran door to door di instansi-instansi pemerintah juga bisa dilakukan dengan menawarkan promosi. Salah satu caranya adalah dengan menawarkan harga miring untuk setiap pemesanan dan Jangan segan memberikan sample masakan/mengundang makan orang-orang yang memiliki kuasa untuk mengambil keputusan di sebuah perusahaan/intansi..

C. Analisa aspek Operasional dan SDM

Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu dipersiapkan rapi. Mulai menghitung kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan itu. Untuk menjadi pengusaha catering tidak harus menjadi ahli masak dulu, tapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak, dapat dilakukan pengrekrutan. usaha catering ini dikelola bersama-sama dan setiap orang punya tugas masing-masing. Cara penjaminan mutu masakan dengan cara hanya akan berproduksi setelah mendapatkan pesanan jadi masakan dijamin masih segar.

D. Kiat-Kiat Pengelolaan Usaha Katering

Memiliki Visi

Menjadikan bisnis catering ini sarana jasa yang praktis, ekonomi, dan efisien dalam pemenuhan kebutuhan konsumen. Menjadikan bisnis ini berkembang dan langgeng walaupun banyak sekali pesaing – pesaing yang ada.

Rencana Matang

Rencana usaha diperlukan untuk perlindungan bisnis catering ini. Perlu memiliki wawasan yang luas, dan tiap masalah minimal telah periksa. Misalnya dalam paket catering pernikahan atau katering ulang tahun masalahnya apa saja. Mulai dari masalah produksi, staf, produknya (menu), pemasaran, logistik ,dan promosi, semuanya harus masuk “check-list”. Hal ini untuk menghindarkan situasi yang “chaos”(tumpang-tindih, RED), dan manajemen tambal sulam di masa mendatang. Anda tidak perlu membuat rencana kerja setebal 100 halaman misalnya, tapi cukup 2 halaman saja. Namun segala aspek dari bisnis katering telah Anda pikirkan.

E. Aspek Keuangan

Pada aspek keuangan ini, bisnis kami mendapat modal dari bagi modal yang terdiri dari 5 orang, perorangnya mengeluarkan modal Rp 2.000.000,00. Jadi Modal awal kita sebesar Rp 10.000.000,00. Berikut ini dapat ditampilkan proyeksi keuangan dalam 1 bulan.

Proyeksi Keuangan 1 bulan :

1. Kas Rp 10.000.000,00
Modal Rp 10.000.000,00
(Setoran untuk modal awal)

2. Perlengkapan Rp 1.000.000,00
Kas Rp 1.000.000,00
(Pembelian Perlengkapan)

3. Peralatan Rp 2.000.000,00
Kas Rp .2000.000,00
(Pembelian Peralatan)

Proyeksi Penjualan dalam 1 bulan

Minimal mendapat 4 kali pesanan :

Ø 2 x Partai Besar (Minimal 200 Porsi @ Rp 17.500,00) 2 x (200 Porsi x Rp 17.500,00) = Rp 7.000.000,00

Ø 2 x Partai Kecil (Minimal 50 Porsi @ Rp 18.500,00) 2 x (50 Porsi x Rp 18.500,00) = Rp 1.850.000,00

Perkiraan Pendapatan minimal 1 bulan Rp 8.850.000,00

Jurnal Transaksi dalam 1 bulan

Ø Biaya Angkut (4 @ Rp 50.000,00) Rp 200.000,00 Kas Rp 200.000,00

ØBiaya Tenaga Kerja (5 orang @ Rp 75.000,00 x 4 Pesanan) Biaya Tenaga Kerja Rp 1.500.000,00 Kas Rp 1.500.000 ,00

ØBiaya Bahan Baku(@ Rp 9.650,00). Rp 9.650,00 x 500 Porsi = Rp 4.825.000,00 Biaya Bahan Baku Rp 4.825.000,00 Kas Rp 4.825.000,00

Laporan Laba /Rugi dalam 1 Bulan

Ø Pendapatan Porsi Besar 2 x(200 Porsi x Rp 7.500,00) =Rp 7.000.000,00 Porsi Kecil 2 x (50 Porsi x Rp 8.000,00) =Rp 1.850.000,00 Rp 8.850.000,00

· Biaya-biaya Biaya Angkut =Rp 200.000,00

· Biaya Tenaga Kerja =Rp 1.500.000,00

· Biaya Bahan Baku =Rp 4.825.000,00

· Rp 6.525.000,00

· Laba Rp 2.325.000,00

F. Penutup

Sekian proposal catering ini disusun, dan dapat dijadikan sebagai acuan pengembangan bisnis. sekian dan terimakasih.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 6 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 6 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 7 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 13 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Air …

Hotman J Lumban Gao... | 7 jam lalu

Penguasaan Sumber Daya Strategis …

Kang Warsa | 7 jam lalu

Ironi Setalah Dialog Kerukunan dan …

Sapardiyono | 7 jam lalu

Kepercayaan untuk Pemimpin Baru …

Kasmui | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: