Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Imam Syahid

Mahasiswa, calon sarjana Tekhnik

Definisi Sumber Modal

OPINI | 29 April 2013 | 15:41 Dibaca: 2005   Komentar: 0   0

Definisi Sumber Modal

Sumber penawaran modal ditinjau dari asalnya,

pada dasarnya dapat dibedakan dalam sumber internal (internal sources)

dan sumber eksternal (external sources).

1. Sumber Internal

Modal yang berasal dari sumber internal adalah modal

atau dana yang dibentuk atau dihasilkan sendiri di dalam perusahaan.

Sumber internal atau sumber dana yang dibentuk atau dihasilkan sendiri di

dalam perusahaan adalah keuntungan yang ditahan (retained net profit)

dan akumulasi penyusutan. (accumulated depreciations). Berikut ini penjelasan dari keduanya.

Jenis modal yang berasal dari sumber internal perusahaan yaitu :

a. Keuntungan (Laba) ditahan

Keuntungan (laba) yang ditahan adalah besarnya laba yang

dimasukkan dalam cadangan atau ditahan, selain tergantung kepada

besarnya laba yang diperoleh selama periode tertentu, juga

tergantung kepada kebijakan deviden (dividend policy) dan kebijakan

penanaman kembali (plowing back policy) yang dijalankan oleh

perusahaan yang bersangkutan. Meskipun laba yang diperoleh

selama periode tertentu besar, tetapi oleh karena perusahaan

mengambil kebijakan bahwa sebagian besar dari laba tersebut

dibagikan sebagai dividen maka bagian laba yang dijadikan

cadangan adalah kecil. Hal ini berarti sumber intern yang berasal

`dari cadangan adalah kecil jumlahnya.

b. Depresiasi

Besarnya akumulasi depresiasi yang terbentuk dari depresiasi setiap tahunnya adalah tergantung kepada metode depresiasi yang digunakan oleh perusahaan

bersangkutan. Sementara sebelum akumulasi depresiasi itu

digunakan untuk mengganti aktiva tetap yang akan diganti, dapat

digunakan untuk membelanjai perusahaan meskipun waktunya

terbatas sampai saat penggantian tersebut. Selama waktu itu

akumulasi depresiasi merupakan sumber penawaran modal di dalam

perusahaan sendiri. Makin besar jumlah akumulasi depresiasi

berarti makin besar “sumber internal” dari dana yang dihasilkan di

dalam perusahaan yang bersangkutan.

2. Sumber Eksternal

Sumber eksternal adalah sumber modal yang berasal dari luar perusahaan,

Dana yang yang berasal dari sumber eksternal adalah dana yang berasal

dari kreditur dan pemilik, peserta atau penanam saham di dalam

perusahaan. Modal yang berasal dari kreditur adalah utang bagi

perusahaan yang bersangkutan dan modal yang berasal dari kreditur

tersebut adalah apa yang disebut sebagai modal asing. Metode

pembelanjaan perusahaan dengan menggunakan modal asing

dinamakan debt-financing.

Dana yang berasal dari pemilik, peserta atau penanam saham di dalam

perusahaan adalah merupakan dana yang akan tetap ditanamkan dalam

perusahaan yang bersangkutan, dan dana ini dalam perusahaan

tersebut akan menjadi “modal sendiri”. Dengan demikian pada dasarnya

dana yang berasal dari sumber eksternal adalah terdiri dari modal asing

dan modal sendiri.

Selanjutnya menurut Curt Sandig, dalam Bambang Riyanto, (1993),

dikemukakan bahwa perbedaan antara kedua bentuk modal tersebut antara

lain tercantum sebagai berikut :

Perbedaan Modal Asing dan Modal Sendiri :

Modal Asing :

1. Terutama memperhatikan

pada kepentingannya sendiri

yaitu kepentingan kreditur.

2. Modal yang tidak berpengaruh

terhadap penyelenggaraan

perusahaan

3. Modal dengan beban bunga

yang tetap tanpa memandang

adanya keuntungan atau

kerugian

4. Modal yang hanya sementara

turut bekerja sama di dalam

perusahaan

5. Modal yang dijamin dan

mempunyai hak didahulukan

(hak preferen)sebelum modal

sendiri di dalam likuidasi

Modal Sendiri :

1. Terutama berkepentingan

terhadap kontinuitas,

kelancaran, dan keselamatan

perusahaan

2. Modal yang dengan

kekuasaannya dapat

mempengaruhi politik

perusahaan

3. Modal yang mempunyai hak atas

laba sesudah pembayaran

modal asing

4. Modal yang digunakan di dalam

perusahaan untuk waktu yang

tidak terbatas atau tidak tertentu

lamanya

5. Modal yang menjadi jaminan dan

haknya adalah sesudah modal

asing di dalam likuidasi

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Real Madrid 1 – 0 Bayern Muenchen …

Arnold Adoe | | 24 April 2014 | 04:37

Pojok Ngoprek: Tablet Sebagai Pengganti Head …

Casmogo | | 24 April 2014 | 04:31

Rp 8,6 Milyar Menuju Senayan. Untuk Menjadi …

Pecel Tempe | | 24 April 2014 | 03:28

Virus ‘Vote for The Worst’ Akankah …

Benny Rhamdani | | 24 April 2014 | 09:18

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 3 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 4 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 8 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Capres Demokrat Tak Sehebat Jokowi, Itu …

Dini Ambarsari | 11 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: